Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

Acep Saepulloh oleh Acep Saepulloh
17 April 2026
A A
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar nama Cisarua? Kebanyakan orang langsung merujuk Cisarua yang berada di Bogor. Langsung terbayang wisata alam yang sejuk hingga kemacetan di akhir pekan. 

Di sisi lain, kalau mau ngulik lebih jauh, sebenarnya ada juga daerah lain di Jawa Barat yang dinamai Cisarua yakni Kecamatan Cisarua di Kabupaten Bandung Barat. Tidak hanya namanya yang mirio dan sama-sama terletak di Jawa Barat, kedua daerah ini punya nasib yang mirip. 

Dua Cisarua yang sama-sama berlokasi di kaki gunung dengan udara dingin dan banyak destinasi favorit

Namanya sama-sama Cisarua, letaknya sama-sama di kaki gunung, dan hawanya pun sama-sama sejuk hingga dingin. Itu saja sudah cukup membuat dua kecamatan bernama Cisarua ini terasa seperti saudara kembar. 

Cisarua di Kabupaten Bandung Barat bersandar pada kemegahan Gunung Burangrang. Sementara Cisarua di Kabupaten Bogor menjadi gerbang utama menuju keindahan Gunung Gede Pangrango.

Keberadaan gunung-gunung raksasa ini membuat pasokan udara segar dan oksigen murni tak pernah putus. Suhu di kedua tempat ini pun mirip. Di Cisarua Bogor, suhu rata-rata harian biasanya berkisar antara 18–24 derajat Celsius. Sementara Cisarua Bandung Barat sering terasa lebih “menusuk”, terutama di malam hari, yang bisa menyentuh 16 derajat Celsius atau bahkan lebih rendah lagi, berkat hamparan perkebunan teh yang luas di sekitarnya.

Tak hanya soal udara, kedua Cisarua ini adalah destinasi wisata favorit wisatawan nasional terutama Jabodetabek. Di Cisarua, Kabupaten Bogor, ada ikon wisata seperti Taman Safari Indonesia dan hamparan kebun teh Gunung Mas. Sementara di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berdiri destinasi leisure park ternama seperti Dusun Bambu Lembang.

Kalah pamor oleh tempat wisata baru yang lebih hits

Sayangnya, kesamaan nama bukan satu-satunya yang dimiliki kedua Cisarua ini. Nasib mereka dalam hal pamor dan branding pun nyaris identik, yaitu kalah bersaing dengan nama yang lebih “seksi” sebagai brand wisata. 

Di Bandung Barat, Kecamatan Cisarua seolah menjadi “korban” hegemoni Lembang. Banyak tempat wisata yang secara administratif dan GPS berada di wilayah Cisarua, tapi hampir selalu disebut sebagai Lembang.

Baca Juga:

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

Contoh paling kentara adalah Dusun Bambu. Foto-fotonya memukau, tapi caption yang beredar di media sosial hampir selalu berbunyi, “Healing di Lembang.” 

Asal tahu saja, Lembang memang sudah menjadi brand wisata yang terlalu kuat. Hampir semua area di Bandung Utara yang berhawa dingin, banyak pepohonan, dan pemandangan hijau langsung otomatis dibegal namanya menjadi Lembang.

Di Kabupaten Bogor, ceritanya tak jauh berbeda. Kecamatan Cisarua adalah jantung dari Bogor, tapi namanya hampir selalu tenggelam oleh kawasan Puncak. Orang Jakarta yang mau liburan jarang sekali bilang, “Mau liburan ke Cisarua”. Yang keluar dari mulut mereka pasti: “Mau liburan ke Puncak, Bogor.” Padahal Taman Safari Indonesia, Kebun Teh Gunung Mas, dan banyak spot hits lainnya secara resmi berada di Cisarua Bogor. 

Pada akhirnya, baik Cisarua Bandung Barat maupun Cisarua Kabupaten Bogor nasibnya sama seperti margarin, semua orang tahu rasanya, tapi tetap saja disebut mentega. Nama kedua Cisarua juga adalah bukti nyata bahwa nama besar di peta sering kali kalah oleh nama besar di kepala para wisatawan. Kalau tidak membranding nama dengan baik, nasib dua Kecamatan yang bernama Cisarua ini mungkin akan tenggelam dan terus-terus hidup dalam bayang-bayang Puncak dan Lembang.

Penulis: Acep Saepulloh
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Jogja Memang Istimewa, tapi Mohon Maaf Bandung Lebih Nyaman untuk Ditinggali.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 April 2026 oleh

Tags: Bandungbandung baratbogorcisaruacisarua bandung baratcisarua bogorlembangpuncak
Acep Saepulloh

Acep Saepulloh

Aa-aa milenial Bandung yang ngojol membelah kemacetan di pagi hari, berjibaku dengan debu sebagai petugas kebersihan di siang hari, hingga akhirnya melabuhkan lamunan menjadi sebuah tulisan di malam hari.

ArtikelTerkait

Tempat Wisata Religi di Bandung yang Cocok Buat Anak Rohis Terminal mojok

5 Tempat Wisata Religi di Bandung yang Cocok Buat Anak Rohis

17 Februari 2022
Nasi Goreng Liem : Tempat Tergila untuk Menikmati Nasi Goreng

Nasi Goreng Liem: Tempat Tergila untuk Menikmati Nasi Goreng

7 Oktober 2022
IPB Saya “Buang” demi Unsoed yang Katanya Nggak Terkenal (IG Unsoeda) fakultas teknik unsoed

IPB Adalah Kampus Impian Saya, tapi Saya Lebih Memilih Kuliah di Unsoed yang Katanya Nggak Terkenal Itu

13 September 2025
Flyover Ciroyom, Jalan Layang Paling Bermasalah di Bandung Saat Ini

Flyover Ciroyom, Jalan Layang Paling Bermasalah di Bandung Saat Ini

29 Juli 2024
Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

15 November 2023
Universitas Padjadjaran (Unpad) (Unsplash.com)

Unpad, Kampus Rest Area yang Cuma Menang Status Negeri Doang!

16 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menyesal Beli Motor Impian Honda Astrea Prima karena Akhirnya Cuma Nambah Beban Hidup Mojok.co astrea bulus

Astrea Bulus 1991 yang Saya Beli Lima Juta, Dibilang Teman “Ora Jaman”, Ternyata Malah Jadi Motor Paling Masuk Akal Buat Saya

5 Mei 2026
Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Pengalaman Mendaki Pertama Kalinya dan Nekat Langsung ke Lawu: Sebuah Kesalahan yang Nggak Bikin Saya Menyesal gunung lawu

3 Perilaku Pendaki Gunung Lawu yang Bikin Geleng-geleng, Eksklusif dari Penjaga Basecampnya Langsung

9 Mei 2026
Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

Derby UMR Rendah, Kemewahan yang Hanya Dimiliki oleh PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta

9 Mei 2026
Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau Mojok.co

Panduan Memilih Lele di Tenda Lamongan yang Sudah Pasti Enak dan Nggak Bau

6 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.