Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Tol Cibitung-Cilincing: Udah Sepi, Mahal, Nyusahin Warga Sekitar doang

Mohammad Arfan Fauzi oleh Mohammad Arfan Fauzi
3 November 2025
A A
Tol Cibitung-Cilincing: Udah Sepi, Mahal, Nyusahin Warga Sekitar doang

Tol Cibitung-Cilincing: Udah Sepi, Mahal, Nyusahin Warga Sekitar doang

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan tol memang proyek yang bisa dibilang mengubah wajah Indonesia dalam kurun waktu satu dekade ini. Perjalanan antarkota yang dulu di angka belasan jam, kini bahkan bisa terpangkas hingga sepertiganya saja. Tak heran jika banyak yang menyambut proyek tol dengan bahagia.

Perlu diperhatikan, tidak semua ya. Jadi jangan diplintir.

Saya masih teringat jelas di kisaran 2007-an, ada rumor bahwa area perumahan tempat saya tinggal akan dibangun akses tol menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Saya kira itu tak hanya rumor, sebab banner-banner juga bertebaran di area tanah kosong yang akan dijadikan proyek.

Tapi, nyatanya itu hanya isu. Bertahun-tahun, tanah tersebut kosong tanpa guna. Hingga akhirnya era kepemimpinan Presiden Jokowi, di mana pembangunan tol bak jamur di musim hujan, akhirnya proyek tersebut pun dimulai. Pembangunan tol Cibitung-Cilincing pun dimulai.

Awalnya sih seneng. Pikir saya, akses ke mana-mana jadi lebih mudah. Tapi ya awalnya aja, abis itu malah jadi sebel. Mobil proyek silih berganti datang mengotori jalan kompleks, suara paku bumi yang bikin kuping sakit, bikin hidup jadi nggak nyaman.

Puncaknya pas akhir 2020, pas banjir besar melanda area Cibitung, tol itu bener bener nyusahin. Tol tersebut seakan-akan membendung air dari arah Kali Sadang, sehingga tak bisa mengalir ke area resapan karena tanah tol lebih tinggi dari pemukiman warga. Alhasil ya banjir jadi lama surut dan dalem banget.

Tol Cibitung-Cilincing, pembawa keruwetan

Tapi okelah. Itu risiko tinggal di dekat proyek, toh katanya buat pembangunan juga kan? Sempat berharap jalan arteri pantura nggak macet karena banyak truk besar lewat karena dialihkan lewat tol.  Apalagi dijanjikan ada pintu tol dekat sini, pasti daerah sekitar akan maju nih. Itu prasangka baik saya.

Tapi, ketika proyek hampir jadi, tak ada tanda-tanda pintu tol dibuat di daerah sekitar perumahan. Padahal udah kesel karena orang proyek survei untuk kasih kompensasi seadanya, dan menjanjikan adanya kemudahan mobilitas. Nyatanya, tak ada sama sekali akses pintu tol Cibitung-Cilincing. Kalau mau ke tol, harus ke arah Cibitung dulu. Ya sama aja dong kayak mau ke tol Japek.

Baca Juga:

Jakarta Utara, Perwujudan Nyata “Jakarta Keras”, Tempat Paling Tepat untuk Membentuk Mental

Jalan Raya Plumpang Jakarta, Saksi Bisu Keganasan Lalu-Lalang Kontainer Tanjung Priok

Nah pas jadi itu tol, dengan segala keruwetan bahkan dari pas rencana, terus molor pembangunan dan bikin susah orang sekitar tol, saya sering memandang tol itu dari balkon rumah. Pemandangan yang terlihat cuma beton terhampar sesekali mobil pribadi lewat, yang volumenya nggak lebih banyak dari jalan utama perumahan saya.

Awalnya saya pikir mungkin karena tol Cibitung-Cilincing masih baru, orang belum pada tahu. Tapi kok ya aneh, mengingat tol ini kan masih di pinggiran Jakarta dan tujuannya juga ke area utara Jakarta. Aneh jika sepinya nggak ketulungan di tengah macetnya tol di Jabodetabek.

Tapi, ternyata, bukan karena orang-orang nggak tahu, tapi nggak mau. Semua gara-gara tarif.

Tarifnya mahal banget

Ternyata yang bikin orang nggak mau mengakses tol Cibitung-Cilincing itu karena tarifnya jahanam alias mahal banget. Buat golongan 1 aja hampir 70 ribuan jika full trip. Bandingkan dengan tol saingannya yang lahir lebih dulu yaitu JORR 1 dari Cikunir ke Tanjung Priok yang cuma 17 ribu, ya orang lebih milih lewat Cikunir dibanding Cibitung.

Padahal target pasar tol ini kan buat mempermudah akses logistik, di mana yang dituju pasti truk kontainer dari kawasan industri di area Cibitung dan Cikarang. Tapi kok ya ngasih harga seenak udel, alhasil sepi dah.

Lebih berisik petugas yang hampir setiap malem lagi maintenance tol daripada mobil yang lewat. Enak sih rumah jadi nggak terlalu berisik. Tapi gimana gitu rasanya. Tol Cibitung-Cilincing kan anggarannya besar, waktunya lama pula. Rasanya mubazir, terlebih ada isu mau dijual rugi juga.

Nyatanya, tidak semua jalan tol itu ada untuk memudahkan. Terkadang, keberadaannya malah bikin kita emosi. Salah satunya ya, tol Cibitung-Cilincing ini.

Penulis: Mohammad Arfan Fauzi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Jalan Layang MBZ: Jalan Tol yang Nggak Sekaya Namanya. Boro-boro Nyaman, Keamanannya Saja Diragukan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 November 2025 oleh

Tags: akses jalan tolcibitungcilincingpembangunan jalan tolTanjung Prioktol cibitung cilincing
Mohammad Arfan Fauzi

Mohammad Arfan Fauzi

Seorang pedagang ayam bakar yang juga wartawan media nggak terkenal.

ArtikelTerkait

Transjakarta Koridor 10 Jurusan PGC 2-Tanjung Priok, Bus yang Menguji Peruntungan Penumpang

Transjakarta Koridor 10 Jurusan PGC 2-Tanjung Priok, Bus yang Menguji Peruntungan Penumpang

12 September 2023
Beberapa Logical Fallacy dalam Pernyataan Yasonna Laily Mengenai Tanjung Priok dan Menteng

Beberapa Logical Fallacy dalam Pernyataan Yasonna Laoly Mengenai Tanjung Priok dan Menteng

27 Januari 2020
Panduan Singkat buat Kamu yang Mau Pergi ke Priok

Panduan Singkat buat Kamu yang Mau Pergi ke Priok

21 Januari 2022
Jalan Raya Plumpang Jakarta, Saksi Bisu Keganasan Lalu-Lalang Kontainer di Tanjung Priok

Jalan Raya Plumpang Jakarta, Saksi Bisu Keganasan Lalu-Lalang Kontainer Tanjung Priok

13 Oktober 2024
Jakarta Utara, Perwujudan Nyata "Jakarta Keras", Tempat Paling Tepat untuk Membentuk Mental

Jakarta Utara, Perwujudan Nyata “Jakarta Keras”, Tempat Paling Tepat untuk Membentuk Mental

14 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

17 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Kelas Menengah Dimatikan dengan Pajak dan Kenaikan BBM (Unsplash)

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

20 April 2026
Stop Geber-Geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

Stop Geber-geber Mesin di Pagi Hari! Itu Hal Konyol dan Malah Bikin Mesin Rusak, Ini Cara Memanaskan Motor yang Benar

18 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.