Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jakarta Utara, Perwujudan Nyata “Jakarta Keras”, Tempat Paling Tepat untuk Membentuk Mental

Lucky Maulana Azhari oleh Lucky Maulana Azhari
14 November 2024
A A
Jakarta Utara, Perwujudan Nyata "Jakarta Keras", Tempat Paling Tepat untuk Membentuk Mental

Jakarta Utara, Perwujudan Nyata "Jakarta Keras", Tempat Paling Tepat untuk Membentuk Mental (Fadi Herdiansyah via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tujuh tahun tinggal di Jakarta ternyata belum cukup membuat saya sepenuhnya mengenal kota ini. Meski sudah lama menetap di Jakarta, perbedaan Jakarta Utara dengan wilayah lainnya tetap saja mengejutkan bagi saya. Bagi saya, Jakarta Utara adalah wujud nyata quote “Jakarta itu keras”.

Ketika saya memutuskan pindah ke Jakarta Utara sebab urusan pekerjaan, saya dibuat kaget setelah Bus Transjakarta membawa saya dari Bundaran Senayan menuju Tanjung Priok. Deretan kontainer berisi barang impor nangkring membentang sepanjang pelabuhan nomor wahid di Indonesia itu. Pemandangan ini mengingatkan saya pada adegan seru dan beringas dalam film-film aksi berlatar kontainer seperti Deadpool, Iron Man 3, Lethal Weapon 2, dan Pacific Rim.

Belum lagi lalu lintas yang padat oleh hilir mudik truk-truk besar dengan ukuran roda yang besarnya tidak masuk akal. Membuat siapa saja yang melintasi jalanan itu ingin segera banyak-banyak mengucap istighfar.

 Jakarta Utara memang mengerikan

Tidak cukup sampai di situ, di Jakarta Utara juga terdapat fenomena rumah-rumah kontrakan yang lebih menyerupai kandang burung dara daripada sebuah bangunan yang layak dihuni manusia. Di wilayah Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan misalnya. Kontrakan dan kos-kosan dibuat ala kadarnya saja, dengan material dari kayu dan dinding berbahan triplek serta berbentuk sekat-sekat sampai dua lantai. Apa tidak kebablasan nekat? Yo, nekat banget.

Kondisi jalanan di Beting Remaja, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja juga masih berupa bekas jalan beton yang rusak dimakan usia sehingga bebatuannya ada di sana-sini. Jauh dari gambaran Jakarta yang ada di benak kita semua yang gemerlap dan mewah.

Belakangan, saya juga mengamati, di Kawasan Penjaringan dan Cilincing. Banyak berdiri pabrik dan gudang-gudang penyimpanan yang luput memperhatikan keselamatan para pekerjanya. Mereka bekerja dengan hanya mengenakan kaos dan celana pendek saja, tidak safety dan tentu saja dibayar dengan upah yang murah.

Sepertinya, tujuh tahun kemarin saya keliru menyematkan predikat “Jakarta Keras”. Padahal sepanjang hari cuma menetap di Jakarta Pusat atau sesekali bertandang ke Jakarta Selatan. Bermain-main sekitaran Sarinah sampai Taman Suropati, yang sepanjang mata memandang berdiri gedung-gedung pencakar langit dan rumah-rumah megah yang harganya juga selangit. Fasilitas jalanannya juga mulus dengan trotoar yang ramah pejalan kaki serta disabilitas. Saya menjadi sangat malu sendiri tatkala merasa pongah bisa survive di Jakarta yang keras menurut definisi saya yang lalu.

Tempat yang tepat untuk membentuk mental

Konon, Tanjung Priok dan sekitarnya masyhur dengan label keras, sebab letak geografisnya di pesisir. Terdapat pelabuhan sebagai pintu masuk orang-orang dari segala penjuru yang hendak menuju ke Jakarta. Tempat berkumpulnya orang yang mau buang duit dan orang yang mencari duit, serta beragam latar belakang lainnya. Namun di saat yang sama, minimnya kesempatan orang asli Priok untuk mengakses ekonomi di tanah kelahiran mereka membuat ketimpangan bukan omong kosong belaka.

Baca Juga:

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

Tol Cibitung-Cilincing: Udah Sepi, Mahal, Nyusahin Warga Sekitar doang

Berita penemuan mayat, tawuran, bajing loncat, dan perkelahian sudah menjadi kabar yang biasa. Mereka cuma bakal menjawab, “Oh, yang di sono.”

Saran saya, buat siapa saja yang mau merasakan kerasnya Jakarta, menetaplah sebentar di Jakarta Utara. Tanjung Priok, Cilincing dan Penjaringan siap memberikan sensasi pengalaman kerasnya hidup di Jakarta. Sebagai informasi tambahan, jangan lupa mempersiapkan tubuh yang sehat, mental yang kuat, dan seminimalnya sedia BPJS Kesehatan untuk jaga-jaga, itu pun kalau punya.

Penulis: Lucky Maulana Azhari
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kamu Bilang Jakarta Keras? Sini Maen Dulu ke Tanjung Priok

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2024 oleh

Tags: cilincingjakarta kerasjakarta utaraTanjung Priok
Lucky Maulana Azhari

Lucky Maulana Azhari

Pekerja swasta asal Tegal. Sudah 9 tahun berdomisili di Jakarta. Menaruh perhatian kepada sastra dan kota.

ArtikelTerkait

Danau Sunter Tempat Melepas Penat yang Murah Meriah di Tanjung Priok Mojok.co

Danau Sunter, Tempat Melepas Penat yang Murah Meriah di Tanjung Priok Jakarta

31 Oktober 2023
Rekomendasi 6 Tempat Makan di Fresh Market PIK, Pasar Paling Ideal di Jakarta Utara Terminal Mojok

Rekomendasi 6 Tempat Makan di Fresh Market PIK, Pasar Paling Ideal di Jakarta Utara

15 Oktober 2022
Panduan Singkat buat Kamu yang Mau Pergi ke Priok

Panduan Singkat buat Kamu yang Mau Pergi ke Priok

21 Januari 2022
Jalan Raya Plumpang Jakarta, Saksi Bisu Keganasan Lalu-Lalang Kontainer di Tanjung Priok

Jalan Raya Plumpang Jakarta, Saksi Bisu Keganasan Lalu-Lalang Kontainer Tanjung Priok

13 Oktober 2024
Dufan Jakarta Menjadi Sumber Kesedihan Keluarga Saya (Unsplash)

Katanya Dufan Jakarta Adalah Tempat Wisata Terbaik, tapi Malah Menjadi Sumber Kesedihan Kami

5 Oktober 2023
Tol Cibitung-Cilincing: Udah Sepi, Mahal, Nyusahin Warga Sekitar doang

Tol Cibitung-Cilincing: Udah Sepi, Mahal, Nyusahin Warga Sekitar doang

3 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Resign demi Jadi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

Resign demi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

18 April 2026
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
Derita Gen Z Bernama Sri- Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu (Unsplash)

Derita Gen Z Punya Nama Sri yang Sering Dikira Bibi Kantin dan Pembantu

21 April 2026
Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Bekerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak Mojok.co

Potret Mahasiswa Kuliah Sekaligus Kerja di Banten: Tampak Keren, tapi Aslinya Menderita karena Digaji Tak Layak

20 April 2026
Kelas Menengah Dimatikan dengan Pajak dan Kenaikan BBM (Unsplash)

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

20 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.