Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Rambut Rontok hingga Jemuran Hilang, Tinggal di Kos Putri Nyatanya Tidak Seindah Kata Orang-orang

Wahyu Tri Utami oleh Wahyu Tri Utami
14 September 2025
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu mitos yang sering banget beredar di kalangan mahasiswa atau perantau. Tinggal kos di putri itu pasti lebih rapi dan bersih daripada tinggal di kos putra atau kos campur. Kebalikan dengan kos putra yang digambarkan jorok dan tidak punya aturan, kos putri selalu saja digambarkan wangi, rapi, bersih. 

Sayangnya, setelah beberapa kali pindah kos, saya bisa pastikan itu hanyalah mitos belaka. Kenyataan di lapangan? Sama saja! Bahkan, kadang, kondisi kos putri lebih “ngeri-ngeri sedap” dibanding kos putra dan campuran.

ADVERTISEMENT

#1 Rambut rontok yang menyumbat saluran air jadi persoalan klasik di kos putri 

Dibanding kos putra dan kos campuran, persoalan rambut rontok di kos putri jauh lebih kompleks. Rambut rontok hampir bisa ditemukan di mana saja. Di kamar, di lorong, di sudut-sudut ruangan, yang paling parah di kamar mandi. 

Rambut rontok di kamar mandi bikin paling jengkel. Sebab, gumpalannya menutup saluran air hingga menimbulkan genangan. Kesalnya lagi banyak penghuni yang kurang peka dan jijik sehingga gumpalan rambut itu didiamkan begitu saja. Kondisi seperti ini dibiarkan hingga pengelola kos turun tangan.

#2 Wastafel berisi sisa makanan

Penghuni kos putri lebih sering menggunakan dapur daripada kos putra dan kos campur. Selain lebih hemat, beberapa di antaranya memang gemar memasak. Sayangnya, masih ada saja penghuni yang kurang peka dan membiarkan sisa makanan atau masakan di filter wastafel. 

Kondisi semacam ini sangat sering saya jumpai hingga akhirnya air di wastafel menggenang. Selain tidak nyaman bagi pengguna wastafel, sisa makanan/ masakan semacam ini bisa menimbulkan bau tidak sedap kalau dibiarkan. Bukan tidak mungkin juga mengundang kecoa dan tikus. 

#3 Sembarangan membuat pembalut 

Masalah lain yang sering terjadi di kos putri adalah pembalut. Masih ada saja penghuni kos yang membuang dengan cara sembarangan, misal di lubang kloset. Ada juga yang cara membuangnya sembarangan. Misal, tidak dibungkus secara rapi sehingga menganggu pemandangan dan menimbulkan bau yang tidak sedap.

#4 Di kos putri, jemuran dan bahan makanan sering raib 

Jangan kira tinggal di kos putri lebih aman dari pencurian. Nyatanya, jemuran hilang jadi persoalan yang masih ada saja dari dahulu hingga sekarang. Padahal pakaian yang dijemur bukanlah merek mahal. Selain jemuran, alat-alat masak dan bahan makanan sering raib tanpa jejak. Benar-benar mengesalkan. 

Baca Juga:

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

4 Rekomendasi Motor Second yang Cocok untuk Mahasiswa Pertama Kali Merantau

Pengalaman tinggal di beberapa kos menyadarkan saya kalau tiap jenis kos punya keunggulan dan kelemahan masing-masing. Dan, setelah mengalami sendiri, tinggal di kos putri tidak seindah imajinasi. Sama saja, malah kadang lebih rumit. Jadi kalau ada yang bilang, “Mending kos di kos putri, bersih!” saya cuma bisa senyum tipis sambil membatin: “Heh, coba dulu tinggal di dalamnya.” 

Penulis: Wahyu Tri Utami
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Keunggulan Tinggal di Kos Campur yang Jarang Disadari Banyak Orang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 September 2025 oleh

Tags: koskos campurkos perempuankos putrakos putrikos-kosanMahasiswapenghuni kos
Wahyu Tri Utami

Wahyu Tri Utami

Pembaca buku, penonton film, penulis konten. Sesekali jadi penyelam andal (di internet, bukan di air).

ArtikelTerkait

Catatan Keresahan Mahasiswa Jogja yang Nggak Punya Motor di Jogja: Boros, Susah ke Mana-mana, Sulit Cari Kerja!

Mimpi Buruk bagi Mahasiswa yang Kuliah di Jogja Adalah Tidak Punya Sepeda Motor. Pasti Boros dan Sangat Merepotkan

5 Mei 2025
Penderitaan Kuliah di Semarang dan Surabaya, Kota Mana yang Paling Menyiksa Mahasiswa?

Penderitaan Kuliah di Semarang dan Surabaya, Kota Mana yang Paling Menyiksa Mahasiswa?

13 Oktober 2025
Menganggap Skripsi Sudah Usang Adalah Pendapat Ngawur, Nyatanya Skripsi Masih Banyak Manfaatnya Kok! Mojok.co

Menganggap Skripsi Sudah Usang Adalah Pendapat Ngawur, Nyatanya Skripsi Masih Banyak Manfaatnya kok!

5 Agustus 2024
Tujuan Magang Buat Transfer Ilmu, Bukan Bikinin Kopi, doang! Terminal Mojok

Tujuan Magang Buat Transfer Ilmu, Bukan Bikinin Kopi, doang

28 Januari 2021
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

12 Januari 2026
Tabiat Dosen Gaib, di Kelas Tidak Pernah Ada, tapi Sogok Mahasiswa dengan Nilai A dosen muda

Kelakuan Dosen yang Bikin Ngelus Dada, Seenaknya Sendiri dan Bikin Naik Pitam Mahasiswa

11 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
Jalanan Surabaya yang "Liar" Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas Mojok

Jalanan Surabaya yang “Liar” Bikin Jiper Pengendara Tertib, Terlalu Banyak Pemotor yang Melanggar Lalu Lintas

24 Juni 2026
Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah yang Jadi Sarang Tikus (Unsplash)

Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah: Ketika Rumah Tua Berubah Menjadi Sarang Tikus

21 Juni 2026
Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau Mojok.co

Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau 

24 Juni 2026
Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Orang yang Bilang Indomie Warkop Lebih Enak Itu Aneh, Beneran

22 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.