Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Terminal Batu, Tempat Penuh Kenangan yang Kini Kesunyiannya Memekakkan Telinga

Iqbal AR oleh Iqbal AR
8 Mei 2023
A A
Terminal Batu, Tempat Penuh Kenangan yang Kini Kesunyiannya Memekakkan Telinga

Terminal Batu, Tempat Penuh Kenangan yang Kini Kesunyiannya Memekakkan Telinga (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Terminal Batu adalah tempat penuh kenangan. Sayangnya, kini tempatnya berangsur sunyi

Kenangan terkadang lahir dan muncul dari tempat-tempat yang tak terduga. Dari kamar mandi, dari gang sempit sudut jalan, dari warung makan kumuh di pinggiran kota, dan di warung kopi sempit di tengah deretan gedung. Kenangan juga kerap lahir dan muncul dari sebuah terminal kecil yang perlahan sunyi. Terminal yang perlahan kehilangan fungsi sebenarnya, terminal yang seperti hidup segan mati tak mau.

Terminal, seperti halnya stasiun atau bandara, adalah tempat yang cukup sentimental bagi banyak orang. Terminal adalah tempat di mana orang datang dan pergi. Di terminal kita kerap menjumpai orang-orang yang sedang melepas kepergian, atau orang-orang yang sedang menanti kedatangan. Kenangan tentang datang dan pergi inilah yang membuat sentimental. Dan di terminal kecil yang hidup segan mati tak mau inilah tersimpan kenangan-kenangan itu.

Iya, saya sedang berbicara tentang Terminal Batu, terminal satu-satunya yang ada di kota tempat saya tinggal, Kota Batu. Terminal Batu adalah terminal kecil, terminal yang perlahan sunyi, terminal yang sepertinya perlahan kehilangan fungsinya. Mengapa saya bilang terminal ini perlahan sunyi dan kehilangan fungsinya, ya karena mulai minimnya angkutan umum (entah itu angkot atau bus dalam dan luar kota) yang beroperasi di Kota Batu.

Era kejayaan Terminal Batu

Dulu, di era kejayaan angkutan umum, terminal ini nyaris tak pernah sepi. Setiap hari, terutama di jam-jam sibuk (jam pulang sekolah atau kerja), Terminal Batu nyaris penuh oleh angkot berbagai macam warna dan jalur yang siap mengantar siapa pun untuk pergi/pulang. Terlebih lokasinya yang berada di depan pasar besar Kota Batu, yang membuat riuh rendah terminal ini ini selalu ada. Meski kecil, tapi nyaris tak pernah sepi saat itu.

Kini, setelah era kejayaan angkutan umum mulai redup, riuh rendah Terminal Batu seperti kehilangan nyawanya. Riuh rendah dan kesibukan yang pernah terlihat perlahan sirna. Sudah tak banyak angkutan umum yang bersarang, yang menunggu orang pulang dari pasar atau anak yang pulang dari sekolah. Orang-orang lebih memilih untuk naik kendaraan pribadi atau ojek online yang lebih praktis. Terminal Batu perlahan menjadi tempat yang sunyi.

Meskipun kini perlahan sunyi dan kehilangan fungsinya, kenangan di Terminal Batu tak ikut hilang. Bagi saya dan beberapa orang, terminal ini menyimpan kenangan yang bermacam-macam. Kenangan yang tak sekadar soal mengantar orang pergi atau menanti orang datang, melainkan kenangan tentang kenakalan anak-anak remaja. Dan Terminal Batu menjadi salah satu saksi bisunya.

Di Terminal Batu, saya tidak punya kenangan terkait hal-hal sentimental seperti mengantar kepergian atau menunggu kedatangan seseorang. Tapi, saya punya kenangan tentang bagaimana kenakalan kecil yang pernah saya lakukan. Saya masih ingat sekitar lima tahun lalu, ketika saya masih kuliah, di mana saya sering sekali pergi ke Terminal Batu ketika bulan puasa.

Baca Juga:

Pengalaman Saya 3 Tahun “Menantang Maut” di Pacitan Hanya demi Bisa Berangkat Sekolah

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

Baca halaman selanjutnya

Warung “pojok”, warung sejuta cerita…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2023 oleh

Tags: angkutan umumKota Batusepiterminal batu
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Songgoriti, Gang Macan, dan Stereotip Negatif yang Tak Kunjung Lepas terminal mojok.co

Songgoriti, Gang Macan, dan Stereotip Negatif yang Tak Kunjung Lepas

12 Januari 2022
Tips Berwisata ke Jatim Park 1 supaya Puas dan Hemat, Saya Tulis karena Banyak Menyesal setelah Pulang

Tips Berwisata ke Jatim Park 1 supaya Puas dan Hemat, Saya Tulis karena Banyak Menyesal setelah Pulang

21 Mei 2025
Pos Ketan Legenda, Kuliner Legendaris yang Biasa Saja dari Kota Batu terminal mojok.co

Pos Ketan Legenda, Kuliner Legendaris yang Biasa Saja dari Kota Batu

13 Januari 2022
3 Bisnis Langka di Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Bisa Jadi Peluang Meraup Keuntungan Besar

3 Bisnis Langka di Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Bisa Jadi Peluang Meraup Keuntungan Besar

8 November 2024
4 Tempat Wisata di Malang Raya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi di Akhir Tahun karena Sudah Pasti Ramenya Nggak Masuk Akal

4 Tempat Wisata di Malang Raya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi di Akhir Tahun karena Sudah Pasti Ramenya Nggak Masuk Akal

13 November 2024
Jatinangor, Disukai Sekaligus Dibenci Mahasiswa

Panduan Memilih Angkutan Umum di Jatinangor bagi Calon Mahasiswa Baru, Beda Warna Beda Tujuan!

9 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
4 Kelebihan Kuliah di Samarinda yang Bikin Kuliah di Jogja Jadi Kelihatan Biasa Saja

Samarinda Tidak Ramah buat Mahasiswa yang Tidak Bisa Naik Motor karena Tidak Ada Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan!

21 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Alasan Wonogiri Masih dan Akan Selalu Jadi Ibu Kota Bakso Indonesia, Malang Minggir Dulu!

20 Mei 2026
Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri Mojok.co

Mal-Mal Jombang Kelewat Jadul Bikin Warlok Lebih Senang Ngemal di Mojokerto atau Kediri

19 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.