Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Terminal Batu, Tempat Penuh Kenangan yang Kini Kesunyiannya Memekakkan Telinga

Iqbal AR oleh Iqbal AR
8 Mei 2023
A A
Terminal Batu, Tempat Penuh Kenangan yang Kini Kesunyiannya Memekakkan Telinga

Terminal Batu, Tempat Penuh Kenangan yang Kini Kesunyiannya Memekakkan Telinga (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Warung “pojok”, warung sejuta cerita

Jadi, di Terminal Batu ada sebuah warung kopi kecil. Saya dan orang-orang lain menyebutnya sebagai “pojok”, sesuai dengan letaknya yang berada di sudut barat area terminal. Letaknya persis di depan warung makan bernama Warung Anda (fyi, itu warung masakannya enak, tapi tidak sering makan di sana). Di sanalah saya sering menghabiskan waktu ketika siang hari di bulan puasa.

Letaknya yang ada di sudut area terminal, membuat “pojok” ini jadi tempat yang pas untuk menghabiskan waktu di siang hari bulan puasa. Tempatnya agak tertutup, dan tidak terlalu kelihatan dari luar, apalagi dari jalan raya. Iya, kalian pasti sudah menebaknya. “Pojok” jadi tempat saya untuk mokel (mokah, atau membatalkan puasa di siang hari). Di tahun-tahun itu, nyaris setiap ingin batal puasa, saya pasti pergi ke sana, dan pasti akan ketemu sama teman-teman lain.

ADVERTISEMENT

Mengapa tempat itu jadi favorit saya waktu itu? Ya selain letaknya “strategis”, di sana juga murah. Apalagi kalau kebutuhannya hanya untuk mokel. Tinggal beli kopi atau es teh segelas dengan harga maksimal 5 ribu, dan makan mi instan yang harganya 5-7 ribu, kebutuhan untuk mokel sudah tercukupi. Selain itu, banyak teman-teman saya yang kesana juga untuk mokel. Jadi, kegiatan mokel saya tidak sepi-sepi amat. Ada temannya, lah.

Meeting point anak sekolah

Dan tidak hanya itu. Pada masanya, Terminal Batu menjadi semacam meeting point bagi anak-anak sekolah di zaman saya. Masa itu banyak sekali anak-anak dari berbagai macam sekolah yang ngumpul di terminal. Saat itu saya memang bukan bagian dari mereka, masih sangat jarang nongkrong di terminal. Saya tahu ini dari cerita teman-teman saya, mereka kerap sekali nongkrong di terminal sepulang sekolah.

Tujuannya macam-macam. Ada yang sekadar nongkrong sambil menunggu angkot yang akan mengantar mereka pulang. Ada juga yang nongkrong sembari merokok secara sembunyi-sembunyi di warung “pojok”. Ada yang mabuk secara sembunyi-sembunyi. Ada juga yang menjadikan terminal sebagai tempat berkumpul, konsolidasi, sebelum melakukan “pertarungan” dengan anak-anak dari sekolah lain.

Yang tersisa dari kesunyian Terminal Batu

Dan inilah kenangan yang masih tersisa dari sunyinya Terminal Batu. Kenangan masih melekat dalam benak saya dan benak banyak teman saya. Kenangan yang rasanya sulit sekali dilupakan. Sebab bagaimanapun, tiap sudut terminal, termasuk warung “pojok” akan jadi bagian dari proses kedewasaan saya, dan juga banyak teman saya.

Kenangan sepertinya hanya akan jadi kenangan. Warung “pojok” sekarang  sudah tidak ada, bergeser sedikit ke timur, menempati ruko yang masih ada di dalam area terminal. Sekarang juga jarang sekali saya jumpai anak-anak sekolah yang nongkrong dan menjadikan Terminal Batu sebagai meeting point.  Saya pun juga sudah tidak pernah lagi nongkrong di sana.

Eranya memang sudah berbeda, tapi kenangan itu masih ada, dan masih bisa dirajut kembali.

Baca Juga:

Macetnya Kota Batu kini bikin jengkel, semua gara-gara tata kota yang berantakan!

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya

Penulis: Iqbal AR
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Kota Batu Adalah Sebaik-baiknya Kota untuk Menetap walau Banyak Masalahnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2023 oleh

Tags: angkutan umumKota Batusepiterminal batu
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Pos Ketan Legenda, Kuliner Legendaris yang Biasa Saja dari Kota Batu terminal mojok.co

Pos Ketan Legenda, Kuliner Legendaris yang Biasa Saja dari Kota Batu

13 Januari 2022
Malang dan Batu Saling Sindir, tapi Saling Membutuhkan (Unsplash)

Malang dan Batu: Persaingan Sunyi Dua Saudara yang Tak Pernah Selesai Berkompetisi

15 Maret 2025
3 Alasan Angkot Solo Adalah Angkutan Umum Terbaik, Bikin Iri Kota-kota Lain Mojok

3 Alasan Angkot Solo Adalah Angkutan Umum Terbaik, Bikin Iri Kota-kota Lain

5 Januari 2024
Jalur Klemuk Penghubung Kota Batu-Pujon: Lebih Dekat dan Cepat, tapi Taruhannya Nyawa Mojok.co

Jalur Klemuk Penghubung Kota Batu-Pujon: Lebih Dekat dan Cepat, tapi Taruhannya Nyawa

5 Januari 2024
Jatinangor, Disukai Sekaligus Dibenci Mahasiswa

Panduan Memilih Angkutan Umum di Jatinangor bagi Calon Mahasiswa Baru, Beda Warna Beda Tujuan!

9 Juni 2025
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Modal 20 ribu rupiah, kamu bisa makan tiga kali sehari di Ngaglik, Jogjakarta

26 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya Mojok.co

Seminar perencanaan keuangan nggak guna selama nggak punya duitnya

24 Agustus 2026
Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

26 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.