Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Tak Perlu Mencari Pengganti Luka Modric

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
24 Desember 2022
A A
Tak Perlu Mencari Pengganti Luka Modric

Real Madrid (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Gelaran Piala Dunia yang berakhir memberi tahu kita akan banyak hal. Yang pertama, jelas, status GOAT Lionel Messi. Kita tak akan berdebat lagi. Fans CR7 tolong terima fakta. Yang kedua, penegasan bahwa “age is just a number” untuk Luka Modric. Kroasia boleh kalah, tapi tak ada yang menyangkal bahwa Modric tetaplah pemain yang mengerikan meski usianya jelas-jelas tak muda.

Luka Modric berusia 37 tahun. Hanya sedikit pemain yang masih tampil hebat di usia tersebut, dan lebih sedikit lagi pemain yang tetap luar biasa di usia tersebut. Dan ini jadi dilema, entah untuk Kroasia dan klub yang ia bela, Real Madrid.

Real Madrid jelas pusing. Trio gelandang mereka sudah menua. Casemiro sudah pergi menghabiskan masa tua dengan santai di klub semenjana, Kroos dan Modric tinggal menunggu kontrak mereka habis. Dan mau tak mau, mereka harus meregenerasi trio gelandang mereka. Tempat Casemiro biasa berdiri sudah diisi dengan hebat oleh Tchouameni. Tapi untuk tempat Kroos-Modric, ini masih jadi perdebatan.

Baiklah, Madrid punya Ceballos dan Camavinga. Tapi masih sering fans bicara tentang mencari pengganti Kroos dan Modric. Nama terakhir bahkan lebih kencang dibicarakan. Seakan-akan, mundurnya Modric adalah akhir dari Real Madrid. Masalahnya, situasinya tak menyenangkan untuk Los Blancos.

Modric jadi pemain yang hampir tak mungkin lagi diberi kontrak yang panjang, tapi jelas tak mungkin untuk tak dimainkan. Jelas ini jadi dilema. Tak mungkin memaksa pemain tua untuk tetap diperas tenaganya, sebagus apa pun. Tapi tak mudah juga menaruhnya di bangku cadangan.

Dan mau tak mau, yang klub lakukan adalah mencari penggantinya. Dan kita sebagai fans berharap sebisa mungkin, penggantinya ya carbon copy dari Modric. Tapi, bagi saya, itu jelas nggak mungkin.

Kenapa tidak mungkin? Sebab Modric itu adalah anomali dalam dunia sepak bola. Seperti Messi, Ronaldo, Mbappe, dan pemain hebat lainnya, Modric itu adalah satu dari keajaiban sepak bola. Mencari penggantinya, apalagi carbon copy, adalah tindakan sia-sia. Berapa banyak pemain yang digadang jadi the next Messi/Maradona/Zico/Pele dan jadinya gagal total?

Saya justru tak ingin mencari pengganti Modric. Trio baru nanti, tak boleh diberi embel-embel pengganti A, the next B, atau predikat-predikat lain. Biarlah Tchouameni dkk mencetak nama sendiri. Lagipula, mencari pengganti Modric itu sia-sia. Ia anomali, dan anomali jarang terjadi dua kali.

Baca Juga:

Selama Real Madrid Tidak Percaya dengan Strikernya, Lupakan Meraih Gelar UCL ke-16

Apa pun Bencana yang Menimpa Barcelona, Real Madrid lah (yang Dituduh Jadi) Penyebabnya

Bahkan jika nantinya Madrid tidak memakai formasi yang sama, tak masalah. Apa pun hasilnya, siapa pun pemain yang nantinya mengisi ruang Lukita, kita harusnya tak perlu ambil pusing. Kalau hasilnya hancur, ya sudah, itulah hukum alam. Tinggal cari pemain lagi, dan nggak harus juga yang mirip Lukita, nantinya malah terbebani.

Lihat kegagalan spektakuler Jovic, yang dibebani sebagai pengganti Cristiano Ronaldo. Madrid berusaha mencari the new fox in the box yang seperti Ronaldo, dan justru gagal meski Jovic bukanlah pemain yang buruk.

Pada akhirnya, ketika Madrid nanti tak lagi diperkuat Modric, ya, kita sebaiknya nggak usah berharap pemain baru nanti akan seperti Lukita. Siapa tahu trio baru nanti justru memberi kita permainan yang berbeda, dan tetap memberi gelar. Era sudah berganti, dan saatnya memberi waktu para pemain muda unjuk gigi.

***

Saya jadi teringat dialog Yanagi Shinji dengan Takeda Kousei di manga Worst!. Takeda ragu Armament generasi keenam nanti akan hancur. Tapi, Yanagi Shinji justru tak khawatir, karena kalau memang itu nasib dari Armament generasi keenam, ya sudah. Yang hancur bakalan hancur, apa pun yang kita lakukan, hasilnya akan sama saja.

Dan inilah yang saya pegang. Mau Bellingham, mau Enzo Fernandez, Locatelli, atau siapa pun itu yang didatangkan untuk mengisi pos Modric, saya tak begitu peduli. Andai hancur, ya sudah, Madrid pernah hancur, toh mereka akhirnya bangkit. Saya lebih bermasalah dengan ketakutan kita tentang pemain A tak akan bisa menggantikan Luka Modric. Sebab, ya, siapa yang bisa?

Apa pun bentuk Real Madrid setelah Luka Modric pergi nanti, ya sudah, terima saja. Real Madrid selalu punya petarung baru yang akan membela harga diri Santiago Bernabeu. Nggak usah takut kita nggak dapet pengganti Modric yang sepadan. Tim sebesar ini, nggak seharusnya takut karena kehilangan satu pemain.

Ingat, Madrid itu kaya, beli pemain itu masalah sepele. Nggak harus pake aktifin tuas ekonomi. Tinggal tunjuk, dapet. Kek gini kok khawatir to, Lur?

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bukan Ronaldo Atau Bale, Luka Modric Pemain Terbaik Real Madrid 3 Tahun Terakhir

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Desember 2022 oleh

Tags: luka modricreal madrid
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

eden hazard carlo ancelotti luis enrique david alaba vinicius junior real madrid vs chelsea mojok

Carlo Ancelotti dan Rasa Tidak Bahagia yang Diperlukan

24 September 2021
mo salah real madrid seto nurdiantoro Liverpool manchester united manchester city mojok.co

Liverpool Bakal Menang Mudah Melawan Real Madrid? Ah, Nggak Juga

22 Maret 2021
Surat Kecil untuk Cristiano Ronaldo: Pergilah Kasih, Kejarlah Keinginanmu messi

Surat Kecil untuk Cristiano Ronaldo: Pergilah Kasih, Kejarlah Keinginanmu

7 Juli 2022
Real Madrid, Klub yang Tidak Punya Zaman (Unsplash) la liga

Real Madrid, Klub yang Tidak Punya Zaman

9 Mei 2024
giant killing Real Madrid vs chelsea taktik sepak bola Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim terminal mojok.co

Eden Hazard Main 20 Menit Jauh Lebih Bagus dari Vinicius Junior dalam 3 Musim

29 Oktober 2020
kylian mbappe real madrid terminal mojok

4 Alasan Real Madrid Harus Membeli Kylian Mbappe

21 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
Rute KRL Duri-Sudirman, Simbol Perjuangan Pekerja Jakarta (Unsplash)

Rute KRL dari Stasiun Duri ke Sudirman Adalah Rute KRL Paling Berkesan, Rute Ini Mengingatkan Saya akan Arti Sebuah Perjuangan dan Harapan

15 Januari 2026
3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.