Tag: Kritik Sosial

Artikel

Kalau Terburu-buru, Kenapa Nggak Berangkat Kemarin Saja?

Avatar

Padahal kadang dalam hal ‘terburu-buru’ ini kita sedikit banyak merugikan orang lain, lho. Bikin kesel orang lain, bikin uring-uringan.

Artikel

Apa Salahnya Punya Cita-Cita Sebagai Peternak Ikan?

Avatar

Saat saya kecil dulu, tiap kali ditanya tentang cita-cita, maka saya akan menjawab bahwa cita-cita saya kelak ingin menjadi seorang peternak ikan.

Artikel

Bermesraan di Ruang Publik: Wajar atau Nggak Tahu Malu?

Avatar

Fenomena bermesraan di depan umum dewasa ini seolah menjadi pertunjukan biasa yang harus ditonton massa khususnya para kaum jomblo.

Artikel

Sejak Kapan Rokok Punya Gender?

Nadya Rizqi Aditya

Dari yang awalnya hanya perihal pekerjaan yang hanya boleh dikerjakan oleh kaum pria, hingga rokok yang seolah punya gender untuk penikmatnya.

Artikel

Saatnya Menulis Sejarah Korupsi di Daerah

Avatar

Buku ini jadi pemantik. Kalau Peter Carey, Sri Margana menulis sejarah korupsi di Pulau Jawa, kita bisa menulis sejarah korupsi di daerah masing-masing.

Artikel

Jadilah Society of Spectacle yang Baik dan Tidak Meresahkan

Rode Sidauruk

Saya baru berkenalan dengan Society of Spectacle ini saat belajar di mata kuliah Budaya Populer di tahun ketiga saya berkuliah.

Artikel

Lagu Entah Apa yang Merasuki “Demokrasi” Kita dan Efek Suara Gagak

Avatar

Saya telah terkena kecanduan ke-empat. Lagu “Entah Apa yang Merasukimu” terngiang-ngiang di kepala saya seperti kenangan bersama mantan, sulit dilupakan.

Artikel

Katanya Minim Membaca, Tapi Merasa Mengetahui Segalanya

Seto Wicaksono

Ya minimal membaca tautan berita atau informasi apa pun yang ada di linimasa media sosial dan dirasa bermanfaat, agar wawasan semakin luas.

Artikel

Menghakimi Status di Instastory: Pasal Mana Pasal?

Avatar

Seharusnya sebagai awam seperti saya dan umat manusia di dunia maya perlu diberi pengetahuan dan pasal-pasal bermedia sosial dengan arif dan bijak.

Artikel

Di Balik Aksi Selfie di Makam BJ Habibie

Avatar

Merasa was-was dengan brutalisme aksi selfie memang sah saja, rasanya tak pantas mengacak-acak makam BJ Habibie, pembesar negeri ini.