Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

Budi oleh Budi
1 April 2026
A A
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Di mata saya, Suzuki Katana adalah mobil legendaris di Indonesia yang lahir pada era 1980 hingga 1990-an. Mobil ini mirip dengan Suzuki Jimny SJ410 dengan versi 4×2 dan atap trepes. 

Katana dirancang sebagai SUV mungil yang tangguh untuk medan berat. Dengan bodi mengotak khas off-road, ground clearance tinggi, dan desain simpel, Kendaraan lawas ini sering disebut sebagai “jip kecil” yang representatif untuk pria yang suka petualangan.

Meski produksinya sudah lama berhenti, mobil ini masih beredar di pasaran dan digemari banyak orang. Salah satunya saya. Saya jatuh cinta pada Katana karena karakter bodinya yang jadul dan mudah dirawat. Walau memang penumpang mesti ekstra sabar karena harus menahan guncangan suspensi yang keras.

Baca juga Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita.

Mengapa banyak orang jatuh cinta pada Suzuki Katana?

Cinta pada Suzuki Katana datang dari sisi emosional dan praktis yang sulit dijelaskan. Bentuknya yang tegas, kotak, dan maskulin memberikan kesan kuat serta representatif bagi pengemudi laki-laki. Bukan mobil mewah yang “aleman”, tapi mobil petarung yang siap melibas jalan rusak, tanah berlumpur, atau bahkan genangan air di daerah pedesaan.

Ground clearance-nya yang tinggi membuat Katana unggul di medan off-road, sesuatu yang jarang dimiliki mobil modern sekelasnya dengan harga terjangkau. Lebih dari itu, Katana mewarisi mesin F10A 970 cc, 4 silinder SOHC karburator yang sama persis dengan Suzuki Carry 1.0. Mesin ini terkenal bandel, irit bahan bakar, dan sangat mudah dirawat. 

Suku cadang Suzuki Katana melimpah karena banyak yang dipakai di model Suzuki lain, termasuk Karimun Kotak dan Carry. Bagi yang suka mengutak-atik, konstruksi sederhana Katana memudahkan servis melakukan servis sendiri. Mulai dari membersihkan karburator hingga overhaul mesin. Tidak perlu peralatan canggih atau biaya mahal seperti mobil injeksi modern. 

Selain itu, harga bekas Katana relatif stabil meski usianya sudah puluhan tahun. Mobil ini cocok untuk hobi off-road ringan, daily driver di kota kecil, atau bahkan dimodifikasi. Komunitas Katana atau Jimny di Indonesia pun cukup solid, saling berbagi tips dan suku cadang.

Baca Juga:

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

Suzuki Escudo: Mobil yang Nggak Jelek, tapi Juga Nggak Bikin Kangen

Baca juga Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh.

Suspensi keras bikin sakit pinggang

Sayangnya, mobil ini bisa cukup menyiksa apabila belum terbiasa. Suspensi Katana menggunakan leaf spring atau per daun di belakang. Artinya, mobil ini memang dirancang untuk kekuatan di medan kasar, bukan kenyamanan. Akibatnya, setiap lubang atau undakan jalan terasa langsung ke badan. Dan, tidak semua orang bisa dihadapkan pada badan yang terus berguncang, posisi duduk tinggi dengan jok tipis dan keras. Kondisi itu bikin pinggang cepat pegal, terutama di perjalanan jauh. 

Kekurangan lainnya ada di kabin sempit, terutama untuk penumpang belakang atau orang bertubuh besar. Rem tanpa booster sehingga butuh tenaga ekstra saat menginjak, suara kabin kurang kedap, dan AC yang kadang kurang dingin karena desain jadul. Mesin 1.000 cc memang irit, tapi tenaganya terasa kurang bertenaga di jalan tol atau saat full load. Akselerasi lambat, dan handling di kecepatan tinggi terasa limbung karena bobot ringan dan suspensi kaku.

Banyak pemilik yang kemudian memodifikasi dengan mengganti per daun ke per keong atau shockbreaker aftermarket agar lebih empuk, tanpa hilang kemampuan off-road-nya. Solusi sederhana seperti tambah busa jok tebal juga sering dilakukan untuk mengurangi sakit pinggang.

Tetap suka walau sudah tahu kekurangan Suzuki Katana 

Rasa suka pada Suzuki Katana yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata itu sebenarnya sangat manusiawi. Di era mobil modern yang serba nyaman dan otomatis, Katana menawarkan pengalaman berkendara yang “murni” dan autentik. Saat memakainya, saya merasa terhubung dengan mesin, jalan, dan mobil itu sendiri, bukan sekadar alat transportasi. 

Saya suka, sebab tampilannya tetap keren. Mesin F10A yang bandel jarang mogok kalau dirawat dengan rutin, dan modifikasi off-road membuatnya semakin fun. Rasa suka ini mirip hobi koleksi barang jadul, ada nilai sentimental, nilai sejarah, dan kepuasan saat berhasil mengatasinya.

Bagi Anda yang tetap suka meski sudah merasakan sendiri “siksaan” suspensi, itu pertanda Katana memang punya tempat spesial di hati. Mungkin karena mewakili masa lalu yang lebih sederhana, atau karena memberi rasa petualangan di tengah rutinitas yang itu-itu saja.

Penulis: Budi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 April 2026 oleh

Tags: katanamobilmobil jadulsuzukisuzuki katanasuzuki katana jadul
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Menghambat Minat Belajar Sopir Mobil Pemula

5 Hal yang Menghambat Minat Belajar Sopir Mobil Pemula

24 Februari 2023
Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Sepeda Motor yang Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Motor Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

23 Juni 2024
3 Hal yang Wajib Diganti Saat Beli Mobil Bekas agar Tidak Menyesal Kemudian Mojok.co

3 Hal yang Wajib Diganti Saat Beli Mobil Bekas agar Tidak Menyesal Kemudian 

2 Januari 2026
Cuci Mobil di Car Wash Bikin Saya Resah dan Kadang Menyesal, Bukannya Bersih Malah Baret

Cuci Mobil di Car Wash Bikin Saya Resah dan Kadang Menyesal, Bukannya Bersih Malah Baret

27 Oktober 2025
Suzuki Satria 120 R dan Kenangan Cinta Pertama yang Sulit Dilupakan suzuki gsx r150 Suzuki GSX-S150 Touring Edition suzuki smash titan suzuki lets

Suzuki Smash Titan 2011, Motor Super Bandel Saksi Bisu Perjalanan Hidup

18 Juli 2023
4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

Rekomendasi 4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

22 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bandung Setelah Lebaran Jadi Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk Warlok Mojok.co

Bandung Setelah Lebaran Adalah Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk bagi Warlok

25 Maret 2026
Jakarta yang Keras di Dalam Ingatan Arek Surabaya (Unsplash)

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

27 Maret 2026
Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living Mojok.co

Kulon Progo Terkesan Santai karena Warlok Tidak Punya Banyak Pilihan Hidup, Bukan karena Menganut Slow Living

27 Maret 2026
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

29 Maret 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Pengalaman Menyenangkan Naik Kereta Whoosh, Kereta Cepat yang Jauh Lebih Baik ketimbang Kereta Cepat Taiwan

26 Maret 2026
Universitas Trunojoyo Madura Banyak Mahasiswa Abadi Gara-Gara Dosen Sering Ngilang Mojok.co

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

26 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan Hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi
  • Derita Jadi PNS/ASN di Desa: Awalnya Bisa Sombong Status Sosial, Tapi Berujung Ribet karena “Diporoti” dan Dikira Bisa Jadi Ordal
  • Backpackeran Naik KA Eksekutif Jogja-Jakarta Demi Menyembuhkan Luka, Malah Dibuat Kesal dengan Kelakuan Norak Penumpangnya
  • Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.