Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Susahnya Jadi Anak yang Punya Ibu Orang Kesehatan

Fanisa Putri oleh Fanisa Putri
20 November 2020
A A
Susahnya Jadi Anak yang Punya Ibu Orang Kesehatan terminal mojok.co

Susahnya Jadi Anak yang Punya Ibu Orang Kesehatan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak yang bilang kalau punya pasangan atau keluarga yang berasal dari dunia kesehatan itu rasanya seperti dapet dokter pribadi karena gak perlu pusing mikirin biaya konsultasi. Wong, tinggal chat WhatsApp aja atau tinggal datengin rumahnya, masalah kesehatan kamu beres! Nggak perlu repot-repot juga ke apotek buat nanyain resep obat karena suka ada stok obat di rumahnya.

Namun di balik manfaat-manfaat yang kamu rasakan, ternyata punya kerabat orang kesehatan itu ada sisi nggak enaknya, loh. Saya contohnya dan orang kesehatan itu adalah ibu saya sendiri. Sudah puluhan tahun bergelut di dunia kesehatan dengan tipe pasien yang beragam (termasuk anaknya), tidak lantas membuat perlakuannya sama. Mungkin kalau kamu berobat ke rumah sakit, akan ada dokter yang terlihat tekun dan sabar mengobati penyakitmu, tapi hal ini berbanding terbalik dengan ibu saya.

Kalau saya sakit, nih, baru batuk-batuk sedikit langsung disamber, “Minum aja es terosss!!+!” Dejavu dengan template jawaban ini? Betul sekali, ini template jawaban ibu-ibu kalau denger anaknya batuk, dikiranya batuk tuh penyebabnya cuma gara-gara es. Padahal kan bisa aja gara-gara keselek, menghirup lada atau debu, juga bisa, ya, kan?

Terus, kalau misalnya saya ngeluh nggak enak badan karena ngerasa demam, bukannya ngerasa khawatir atau berusaha buat ngecek kondisi badan saya, ibu saya dengan simpelnya cuma nempelin tangannya ke dahi saya kurang lebih 5 detik, terus beliau bilang, “Lebay! Ini kurang minum aja kamu.” DUARRR!! Ku menangisss membayangkan~

Loh, kok, ibu saya kalau lihat saya sakit perlakuannya nggak sama ya kalau dia lagi ngerawat pasien? Sampai-sampai pernah ada satu bulan saya jadi mudah sakit karena baru pindah dari Bandung ke Bogor yang suhunya beda total dari dingin ke panas. Ini bikin badan saya jadi gampang flu, komentar ibu saya cuma, “Kok kamu jadi penyakitan gini, sih?” Bikin saya cuma bisa jawab, “Bukan saya juga yang ngatur mau sakit kapan, Buuu. Emang saya yang mau kalau sakit?”

Permasalahannya tidak hanya itu saja. Dalam hal makanan pun saya dilarang macam-macam. Waktu saya TK di saat anak-anak lain bebas explore jajanan berwarna-warni kaya es serut, permen jagoan neon, gulali abang-abang, telur gulung pakai saus cabe (yang konon katanya dibuat dari tomat busuk dan cabe busuk yang diblender). Saya dilarang makan semua itu. Iya, dilarang karena nggak sehat, minyaknya kotor, mengandung pewarna, dll.

Bahkan dulu saya pernah ditipu sama ibu saya pas ketauan beli agar-agar pakai selasih. Ibu saya bilang kalau selasih itu ternyata telur kodok yang diambil sama abangnya malem-malem sebelum dia jualan. Perkataan itu bikin saya baru berani lagi buat makan selasih beberapa tahun kemudian.

Selanjutnya, urusan bumbu masak juga jadi hal yang bikin ibu saya rewel. Beliau anti banget sama penyedap MSG! Padahal MSG itu jadi bumbu penyelamat buat saya yang kemampuan masaknya dib awah rata-rata ini. Bahkan, sampai makan Indomie pun dijatah 2 minggu sekali. Hal ini pada akhirnya bikin saya sama adik terpaksa makan Indomie diem-diem pas tengah malem biar nggak ketauan. Lantaran, serewel itu ibu saya sama urusan penyedap dan kawan-kawannya.

Baca Juga:

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

Terus saya inget banget, sampai sekarang pun saya masih nerima bercandaan kayak gini,

“Ibu kamu bidan, ya?”

“Iya, kenapa?”

“Bisa ngelahirin sendiri, dong?”

Hadeeeh. Emangnya kalau ibu kamu dokter gigi, kalau dia sakit gigi, bisa ngobatin sendiri? Dia bor itu giginya sendiri, ya, kan, nggak. Apalagi melahirkan. Bisa dibayangin kamu mules-mules, terus kamu harus ngasih aba-aba ke diri kamu sendiri, “Ya terus, tarik nafasss, keluarin huh hah huh” Terus, bagian di antara anus dan vaginamu harus dijahit. Emang kamu bisa ngelakuinnya sendiri? Ya, kan, nggak~

Sudahlah, nggak semua hal yang kamu lihat dan kelihatannya enak, realitanya juga enak, Lur~

BACA JUGA Kebiasaan yang Merusak Kesehatan Fisik dan Mental, tapi Sering Dilakukan dan tulisan Fanisa Putri lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 November 2020 oleh

Tags: Ibuorang kesehatan
Fanisa Putri

Fanisa Putri

Saya suka T-rex, berharap suatu hari nanti bisa membawanya jalan-jalan keliling kompleks perumahan. Kalau lihat T-rex kabari saya lewat instagram @fanisaput ya!

ArtikelTerkait

Kanti Utami, Kesehatan Mental, dan Support System dalam Kehidupannya Terminal Mojok.co

Kanti Utami, Kesehatan Mental, dan Support System dalam Kehidupannya

22 Maret 2022
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
4 Hal Menyebalkan yang Membuat Ibu-ibu Kapok Pergi ke Posyandu Mojok.co

4 Hal Menyebalkan yang Membuat Ibu-ibu Kapok Pergi ke Posyandu

9 April 2025
Propaganda Khusus Dibalik Iklan Susu Formula

Propaganda Khusus di Balik Iklan Susu Formula

22 Desember 2019
Memaklumi Uang THR yang Dipegang Ibu dan Tak Kunjung Dikembalikan terminal mojok.co

Memaklumi Uang THR yang Dipegang Ibu dan Tak Kunjung Dikembalikan

16 Mei 2021
ibu

Dapat Tawaran Skripsi Jadi dan Calon Istri Saat Mudik Lebaran dari Ibu

24 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Americano Dianggap Maskulin Lebih dari Es Kopi Susu (Unsplash)

Ketika Americano Dianggap Lebih Maskulin ketimbang Es Kopi Susu

6 Juli 2026
Sebagai Warga Jogja, Pantai Bantul Lebih Menarik untuk Dikunjungi Dibanding Pantai Gunungkidul

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

9 Juli 2026
Pengalaman Menjadi Penulis Novel Online Lebih dari 3 Tahun: Kalah sama Cerita Panas, Karier Jalan di Tempat

Pengalaman Menjadi Penulis Novel Online Lebih dari 3 Tahun: Kalah sama Cerita Panas, Karier Jalan di Tempat

9 Juli 2026
Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak Terminal

Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak

6 Juli 2026
Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius Mojok.co

Potensi Pantai Cibugel Indramayu jadi sia-sia karena nggak diurus secara serius

11 Juli 2026
Di Madura, Biaya Oleh-oleh Haji Hampir Sama Besarnya dengan Biaya Keberangkatannya, Bikin Orang Jadi Enggan Berangkat  

Banyak Orang Madura Mampu Berangkat Haji tapi Nggak Berani karena Harus Beli Oleh-oleh buat Tetangga, Bisa Habis Puluhan Juta!

10 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.