Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Surabaya Darurat Curanmor, Modus Baru Bikin Cemas Warga

Chusnul Awalia Rahmah oleh Chusnul Awalia Rahmah
12 Januari 2025
A A
Surabaya Darurat Curanmor, Modus Baru Bikin Cemas Warga (Pexels)

Surabaya Darurat Curanmor, Modus Baru Bikin Cemas Warga (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah menjadi rahasia umum kalau tingkat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) itu tinggi. Baik portal berita online, unggahan media massa, hingga pewara di radio sering mengumumkan laporan kehilangan.

Pada September 2024 lalu, tercatat 136 motor hilang. Kecamatan Gubeng menduduki peringkat pertama sebagai area rawan curanmor, diikuti Wonocolo dan Tambaksari.

Di Surabaya, Honda Beat menjadi tipe sepeda motor yang paling banyak diminati maling. Memang sebenar-benarnya “motor sejuta umat”. Umat maling saja suka sama Honda Beat.

Setelah menjadi pendatang di Surabaya selama 3 tahun, saya menyadari bahwa modus curanmor ini sangat beragam. Beberapa pekan terakhir, saya kembali bersua dengan metode curanmor lain yang berhasil bikin saya geleng-geleng kepala.

Menyamar sebagai teman anak kosan

Awalnya, saya cukup terkejut dan ada sedikit rasa tidak terima, ketika salah satu kandidat kos saya di Surabaya, memiliki aturan yang menyebalkan. Katanya, di kosan ini nggak boleh bawa teman. Sudah begitu, di sana ada CCTV yang setia mengawasi.

jelas saya terheran-heran. Aturan nggak masuk akal. Setelah ngobrol agak panjang dengan ibu kos, saya jadi paham penyebabnya.

Pasalnya, salah satu anak kos kehilangan sepeda motor dengan modus yang membuat ibu kos merasa kecolongan. Wanita muda, terlihat masih belia, mengaku sebagai kawan dari salah seorang penghuni kos. Dia menyampaikan bahwa dimintai tolong temannya untuk mengambil motor ke kampus.

Tentu saja ibu kos mengiyakan. Nyatanya, izin tersebut menjadi malapetaka karena beberapa jam kemudian, sang pemilik motor pulang. Dia bilang kalau nggak meminta tolong teman untuk mengambil motor di kosan. Modus seperti ini lumayan sering terjadi di Surabaya.

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Mencuri kesempatan ketika Surabaya diguyur hujan

Yang satu ini masih begitu hangat. Pekan ini, di kantor tempat saya praktik kerja, sepeda motor milik salah seorang siswa magang raib.

Di tengah guyuran hujan pukul 4 sore, diperkirakan maling motor melancarkan aksinya. Sebab, seorang pegawai keluar pukul 3 sore dan melihat bahwa motor tersebut masih terparkir rapi.

Lebih lagi, kejadian ini terungkap ketika CCTV memang sedang tidak merekam kejadian nahas tersebut. Hanya ada rekaman live view yang dapat ditonton. Janggal, memang. 

Bisa-bisanya sepeda motor itu raib dari peredaran ketika semua pintu lantai bawah kantor ini berbentuk kaca. Siswa magang tersebut baru menyadari bahwa motornya hilang satu jam setelahnya.

Maling motor di parkiran universitas

Ini lumayan sering terjadi di Surabaya. Parkiran kampus menjadi salah satu ladang paling subur bagi pelaku curanmor. Namun, tetap saja, saya kadang heran. Kok maling itu berani sekali.

Di parkiran kampus itu banyak mahasiswa beraktivitas, keadaan jadi ramai. Namun, mereka bisa dengan mudah menggasak motor di sana.

Kendati cukup menyebalkan ketika menjadi antrean super panjang, pengecekan STNK di parkiran kampus bisa menjadi pencegahan curanmor. Mahasiswa cuma kudu sabar aja. Tapi ya nggak masalah sebetulnya. Ketimbang motornya jadi korban curanmor, kan.

Nah, melihat fenomena ini, saya merasa Pemerintah Surabaya seharusnya lebih aktif. Memang, harus ada kolaborasi antara pemerintah dan warga. Namun, akan jauh lebih efektif kalau pemerintah juga ikut mengawali. Ingat, ini statusnya sudah “darurat curanmor”. Entar menyesal, lho.

Penulis: Chusnul Awalia Rahmah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 15 Alasan yang Menegaskan Bahwa Surabaya Bukan Lagi Tempat Tinggal Terbaik Bagimu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2025 oleh

Tags: curanmorcuranmor surabayaSurabayatingkat kriminalitas surabaya
Chusnul Awalia Rahmah

Chusnul Awalia Rahmah

Seorang pembaca dan pengamat yang mengonsumsi dunia lewat barisan kata dan jendela kedai kopi. Menemukan keseimbangan hidup lewat manisnya dessert.

ArtikelTerkait

Taman Apsari Surabaya, Pusat Peradaban Muda-Mudi Menandingi Jalan Tunjungan. No Apsari, No Party!

Taman Apsari Surabaya, Pusat Peradaban Muda-Mudi Menandingi Jalan Tunjungan. No Apsari, No Party!

2 April 2024
Rest Area 754 A Tol Surabaya-Gempol Mirip Mal: Nggak Cuma Restoran dan Kafe, Toko Baju pun Ada di Sini

Rest Area 754 A Tol Surabaya-Gempol Mirip Mal: Nggak Cuma Restoran dan Kafe, Toko Baju pun Ada di Sini

23 September 2025
Trans Jatim Surabaya Mojokerto, Transportasi Terbaik Jawa Timur (Unsplash)

Trans Jatim Surabaya-Mojokerto Menyelamatkan Warga Pinggiran Jawa Timur yang Mendambakan Transportasi Umum yang Bisa Diandalkan

1 Oktober 2023
5 Dosa Wali Kota Surabaya yang Tercatat dalam Ingatan Warga

4 Tempat yang Cocok untuk Jadi Titik Kumpul Wong Mumet di Surabaya

23 November 2024
Pidato Wali Kota Diputar di Lampu Merah Surabaya: Inovasi yang Sia-sia, Cuma Jadi Polusi Suara Mojok.co

Pidato Wali Kota Diputar di Lampu Merah Surabaya: Inovasi yang Sia-sia, Cuma Jadi Polusi Suara

23 November 2023
Surabaya Memang Sarangnya Curanmor: Ditinggal Sebentar, Motor Langsung Hilang!

Surabaya Memang Sarangnya Curanmor: Ditinggal Sebentar, Motor Langsung Hilang!

28 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.