Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Stasiun Tandes Surabaya, Menjadi Stasiun Red Flag karena Terlalu Kecil dan Dilupakan oleh Pembangunan

Tiara Uci oleh Tiara Uci
5 Maret 2026
A A
Stasiun Tandes Surabaya, Stasiun Red Flag sekaligus Anak Tiri (WIkimedia Commons)

Stasiun Tandes Surabaya, Stasiun Red Flag sekaligus Anak Tiri (WIkimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Surabaya barat adalah kawasan elite. Di sini, berdiri perumahan mewah seperti Ciputra dan Graha Family. Pembangunan di wilayah ini juga sangat pesat. Semuanya ada. Namun, di tengah geliat modernisasi, ada stasiun kecil yang terlihat muram, sepi, dan jauh dari kata gemerlap. Namanya Stasiun Tandes Surabaya.

Stasiun Tandes Surabaya berada di lokasi yang strategis. Ia juga dekat dengan kawasan industri dan dekat pemukiman berkembang. Bahkan, stasiun yang berdiri pada 1 Februari 1903 ini berada di jalur utama rel kereta di barat Jawa Timur. Oleh sebab itu, stasiun ini seharusnya yang ramai pengunjung dan berkembang seperti Stasiun Gubeng dan Pasar Turi. 

Sayangnya, yang ramai bukan penumpang, melainkan keluhan. Jadi, para penumpang memandang Stasiun Tandes Surabaya ini sebagai stasiun fred flag. Berikut beberapa alasan yang bisa saya kumpulkan.

#1 Sulit menemukan lokasi Stasiun Tandes Surabaya

Meskipun berada di kawasan padat penduduk, lokasi Stasiun Tandes Surabaya cukup “terpencil”. Bahkan, untuk yang jarang ke sana, pasti akan kesulitan menemukan lokasi stasiun ini. Kamu harus masuk gang dengan papan informasi stasiun-nya kurang terlihat dari jalan raya. Sangat sering calon penumpang yang kesasar dan terlewat.  

Banyak orang yang mengeluh sudah fokus mencari lokasi stasiun, tapi tetap terlewat dan terpaksa putar balik. Mencari stasiun saja sudah seperti mencari pacar yang sering hilang tanpa kabar. 

#2 Tidak punya lahan parkir

Stasiun Tandes adalah stasiun tipe III, alias stasiun kecil, sehingga tidak semua kereta akan berhenti di sini. Stasiun Tandes Surabaya sendiri hanya melayani kereta komuter jalur pendek sedang menuju ke Lamongan dan Bojonegoro. Oleh karena itu, bangunan stasiun ini kecil dan lahannya terbatas. 

Saking kecilnya, stasiun ini tidak memiliki lahan parkir yang memadai. Kalau ada penumpang yang menggunakan motor, biasanya akan parkir di dekat rumah warga.  Kalau membawa mobil, saya bisa memastikan kamu akan sulit, bahkan tidak bisa parkir. Jadi, mending lupakan saja keinginan naik kereta dari stasiun ini. 

Sulitnya lahan parkir membuat banyak orang urung naik kereta dari Stasiun Tandes Surabaya. Mereka, termasuk saya, memilih untuk ke stasiun besar meski agak jauh. Ya mau bagaimana lagi. Kami terpaksa.

Baca Juga:

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

#3 Buruknya integrasi transportasi publik dengan Stasiun Tandes Surabaya

Sudahlah parkir sulit, lahan sempit dan terbatas. Stasiun Tandes Surabaya ini juga tidak terintegrasi dengan transportasi publik seperti Suroboyo Bus, federal, maupun Semanggi Bus. Ini jelas merepotkan penumpang. 

Sebenarnya bisa saja menggunakan layanan ojek online. Namun, bagi banyak orang, pilihan ini akan membuat pengeluaran mereka jadi lebih banyak. Bahkan lebih mahal ketimbang tiket komuternya.

Sebagai contoh, tarif ojek online dari dari perumahan Benowo (Tandes) menuju ke stasiun itu Rp12 ribu. Sementara itu, harga tiket kereta dari Stasiun Tandes Surabaya ke Lamongan hanya Rp6 ribu. Ya masa mahalan ongkos ke stasiunnya ketimbang ongkos pulang kampungnya. Kan jadinya lucu ya. 

#4 Fasilitasnya sangat terbatas 

Lantaran stasiun kecil, fasilitas di dalam Stasiun Tandes Surabaya juga terbatas. Area duduknya terbuat dari kayu dengan bentuk memanjang dan ukurannya tidak terlalu besar, penjual makanan dan jajanan pun jarang. Ada toilet, tapi cuma satu.

Saya rasa, mempertimbangkan toilet yang cuma satu, tidak ada lahan parkir, dan transportasi publik nggak tersambung, maklum kalau banyak yang menghindari stasiun ini. Kalau memang harus keluar biaya lebih untuk ojek online, mending sekalian ke Gubeng, misalnya.

Meskipun memiliki beberapa kekurangan, bukan berarti Stasiun Tandes Surabaya nggak punya kelebihan. Stasiun ini terbilang bersih dan pelayanan petugas di sana sangat ramah. 

Stasiun kecil memang sering menjadi korban prioritas pembangunan. Modernisasi kerap berpusat pada stasiun besar. Sementara itu, stasiun kecil seperti Stasiun Tandes seperti setengah mati untuk bisa bertahan.

Padahal, wilayah Surabaya barat berkembang pesat sebagai kawasan hunian dan industri. Sehingga, potensi penumpangnya sebenarnya besar. Namun, karena tidak ada perbaikan fasilitas dan akses, yang terjadi justru stasiun yang cenderung sepi dan mulai terlupakan.

Saya membayangkan pemerintah mau memugar Stasiun Tandes Surabaya menjadi stasiun besar. Semata karena sayang sekali potensi penumpang yang besar kok terlewat begitu saja.

Penulis: Tiara Uci

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Stasiun Gubeng, Stasiun Terbesar yang Mencerminkan Karakter Orang Surabaya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Maret 2026 oleh

Tags: stasiun pasar turiStasiun Surabaya GubengStasiun TandesStasiun Tandes SurabayaSurabayaSurabaya barat
Tiara Uci

Tiara Uci

Alumnus Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya. Project Manager perusahaan konstruksi di Surabaya. Suka membaca dan minum kopi.

ArtikelTerkait

Rest Area 754 A Tol Surabaya-Gempol Mirip Mal: Nggak Cuma Restoran dan Kafe, Toko Baju pun Ada di Sini

Rest Area 754 A Tol Surabaya-Gempol Mirip Mal: Nggak Cuma Restoran dan Kafe, Toko Baju pun Ada di Sini

23 September 2025
Surabaya Nggak Nyaman di Mata Arek Suroboyo Sendiri eri cahyadi

2 Problem Mendesak di Surabaya yang Perlu Ditangani Eri Cahyadi ketika Terpilih Nanti

13 November 2024
SMA Komplek Surabaya, Kumpulan SMA Prestisius di Surabaya yang Isinya Siswa dengan Otak Setara Jimmy Neutron

SMA Komplek Surabaya, Kumpulan SMA Prestisius di Surabaya yang Isinya Siswa dengan Otak Setara Jimmy Neutron

24 Februari 2024
5 Tempat Horor di Surabaya yang Bisa Didatangi untuk Wisata Uji Nyali Terminal Mojok

5 Tempat Horor di Surabaya yang Bisa Didatangi untuk Wisata Uji Nyali

4 Agustus 2022
Culture Shock Orang Jogja Saat Merantau ke Surabaya

Surabaya Itu Romantis kalau Malam, kalau Siang Jangan Harap!

5 Oktober 2023
masjid di dekat alun-alun Jember

Malang This, Bondowoso That, Gimana kalau Jember Aja yang Jadi Ibu Kota Jatim?

29 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

20 April 2026
Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Warga Depok Habiskan Hampir 2 Juta Rupiah per Bulan Cuma buat Kerja di Kawasan Senayan, Dedikasinya Tinggi!

16 April 2026
Honda Supra X 125 Motor Terbaik? Ngawur, yang Terbaik Tetap Karisma (Unsplash)

Tak Hanya Supra, Honda Karisma Juga Jadi Tulang Punggung Keluarga Kelas Menengah di Indonesia

16 April 2026
Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna Mojok.co

Derita Jadi Satu-satunya Sarjana di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serba Bisa dan Sempurna

18 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.