Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Soto, Sroto, Coto, Sauto, Tauto: Apa Bedanya?

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
15 Januari 2022
A A
Soto, Sroto, Coto, Sauto, Tauto: Apa Bedanya? terminal mojok.co

Soto, Sroto, Coto, Sauto, Tauto: Apa Bedanya? (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada banyak hal di dunia ini yang memiliki kemiripan dalam hal penamaan. Nama “Dian”, misalnya. Ada yang ditulis “Dyan”, seperti nama saya, ada pula “Diyan”, bahkan “Dhian”. Meskipun mirip, saya berani bertaruh bahwa pemilik nama-nama tersebut tentu berbeda dari segi fisik maupun sifat. Lha wong anak kembar saja nggak mungkin plek ketiplek, og.

Selain nama orang, kemiripan penamaan juga sering terjadi pada nama makanan. Contohnya: Soto, sroto, coto, sauto, dan tauto. Nah, loh, mirip, kan? Sama-sama berakhiran –to. Tapi soal rasa, tampilan, bumbu dasar, dan bahan pelengkap, kelimanya jelas berbeda.

#1 Soto

Soto adalah nama umum dari makanan berkuah yang berisi sayuran, daging, ataupun jeroan. Selama kamu masih di wilayah Indonesia yang sudah dialiri listrik, menemukan soto adalah hal yang paling mudah. Meskipun demikian, beda tempat, beda pula rasa sotonya. Soto Lamongan, memiliki cita rasa khas dari penggunaan bubuk koya. Soto mi Bogor, mengunakan mi kuning sebagai isian dan dilengkapi dengan risoles. Soto Betawi, kuahnya lebih kental karena menggunakan santan dan disajikan bersama dengan emping.

#2 Sroto

Sroto adalah salah satu varian soto yang berasal dari Sokaraja, Banyumas. Ciri khas dari sroto ini adalah penggunaan kacang tumbuk yang memberikan sensasi rasa gurih. Tapi, kacang tumbuk pada sroto bukan diolah seperti bumbu kacang pada pecel, ya. Kacang pada sroto cukup ditumbuk dengan cabai, bawang merah, bawang putih saja, tanpa dicampur kencur.

Bagi yang tidak terbiasa, siraman sambal kacang tumbuk pada sroto pasti akan terasa aneh di lidah. Gimana, ya? Soto, kok, pakai sambal kacang? Nganu banget.

#3 Coto

Kalau coto ini merupakan soto khas Sulawesi Selatan. Konon, diperlukan sekitar 40 macam rempah untuk membuat coto yang nikmat. 40 rempah yang disebut dengan rampa patang pulo ini, di antaranya bawang merah, bawang putih, lada, jinten, kemiri, pala, cengkih, asan, kayu manis, kunyit, dll.

Isian coto biasanya berupa potongan daging sapi dan jeroan yang direbus lama. Sedangkan kuahnya, cenderung kental karena menggunakan air tajin atau air cucian beras. Biasanya, satu porsi coto dihidangkan bersama dengan buras, yaitu lontong khas Makassar.

#4 Sauto

Kalau yang satu ini, Tegal poenya, Lur. Diberi nama sauto karena merupakan akronim dari soto dan tauco. Tauco sendiri merupakan fermentasi dari biji kedelai yang dihaluskan bersama terigu. Berbeda dengan soto pada umumnya yang kuat dengan rasa bawang, sauto khas Tegal justru memberikan sensasi rasa manis, asem, dan asin. Satu porsi sauto biasanya disajikan dalam mangkok kecil, sehingga isian sauto, seperti daging, babat, ayam, dan daun bawang, tampak membumbung tinggi.

Baca Juga:

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

4 Menu yang Wajib Dicicipi di Spesial Soto Boyolali Hj. Hesti Widodo

#5 Tauto

Tauto adalah sebutan soto versi orang Pekalongan. Sama halnya dengan sauto, tauto juga menggunakan campuran tauco sebagai bumbunya. Hanya saja, tauco pekalongan ini beda dengan tauco made in Tegal. Alhasil, wujud kuah yang dihasilkan antara sauto dan tauto pun berbeda. Tauto lebih keruh dan bumbunya lebih kuat dibandingkan sauto.

Selain itu, daging yang digunakan ada tauto adalah daging kerbau, bukan daging sapi seperti soto ada umumnya. Hal tersebut tak lepas dari sejarah Pekalongan sebagai kota pesisir utara pulau Jawa yang dulu, kental dengan budaya Hindu-jawa. Sehingga, penggunaan daging sapi pada makanan tidak diperbolehkan karena sapi dianggap sebagai hewan yang suci dan dikeramatkan.

Bagaimana? Sudah tidak bingung lagi, kan, membedakan antara soto, sroto, coto, sauto, dan tauto? Di antara kelimanya, mana yang jadi favorit kamu?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Januari 2022 oleh

Tags: cotosautosotosrototauto
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Soto Garing Klaten, Soto Tanpa Kuah yang Ternyata Rasanya Nggak Seburuk Itu

Soto Garing Klaten, Soto Tanpa Kuah yang Ternyata Rasanya Nggak Seburuk Itu

18 Februari 2024
Memandang Keanekaragaman Indonesia dari Semangkuk Soto

Memandang Keanekaragaman Indonesia dari Semangkuk Soto

18 Februari 2020
Soto Pak Sabar Montongsari Weleri: Rasa Sotonya Tawar, Rasa Tehnya Ambyar Mojok.co

Soto Pak Sabar Montongsari Weleri: Rasa Sotonya Tawar, Rasa Tehnya Ambyar

6 Mei 2024
Kue Khas Palembang yang Jarang Diketahui Orang dan Terancam Punah Terminal Mojok

Culture Shock Orang Jawa Nyobain Soto Ayam ala Palembang

13 Desember 2022
Soto Kriyik Purbalingga Nggak Kalah Enak dari Sroto Banyumas yang Legendaris Mojok.co

Soto Kriyik Purbalingga Nggak Kalah Enak dari Sroto Banyumas yang Legendaris

24 September 2025
3 Rekomendasi Soto Tauco Tegal Paling Lezat

3 Rekomendasi Soto Tauco Tegal Paling Lezat

3 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Ternyata Bus Trans Jatim Nggak Ada Bedanya dengan Angkot, Ngebut dan Ugal-ugalan!

4 Mei 2026
Ambigunya Jurusan Agribisnis, Masuk Fakultas Pertanian tapi 80% yang Dipelajari Justru Ilmu Ekonomi jurusan pertanian

5 Alasan Jurusan Pertanian Nggak Akan Pernah Bisa Dihapus, meski Lulusannya Banyak yang Jadi Pegawai Bank

2 Mei 2026
Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan Mojok.co

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

4 Mei 2026
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • KRL Jakarta Memang Bikin Stres, tapi Kelakuan Penumpangnya Masih Lebih Manusiawi daripada KRL Jogja
  • Anak Betah Jadi Mahasiswa Abadi karena Sibuk Organisasi dan Ogah Garap Skripsi, Ortu di Rumah Pura-pura Memahami padahal Terbebani
  • Dilema Gen Z: Resign Kerja Kena Mental karena Mulut Ortu dan Tetangga, tapi Bisa “Gila” Kalau Bertahan di Kantor yang Isinya Orang Toksik
  • Kuliah di Malang karena Label Kota Pelajar: Berujung “Tersesat” karena Menormalkan Perilaku Tak Wajar Mahasiswa
  • Kerja Mati-matian di Australia, Tabungan Sampai Setengah Miliar tapi Nggak Bisa Dinikmati dan Terpaksa Pulang usai Kena Mental
  • Ancaman “Indomi” bagi Generasi Muda Minang: Ketika Inyiak Berubah Jadi Opa dan Oma

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.