Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

5 Sisi Gelap Kerja Freelance dari Situs Penyedia Pekerjaan Lepas

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
25 Agustus 2024
A A
5 Sisi Gelap Kerja Freelance di Situs Penyedia Kerja Mojok.co

5 Sisi Gelap Kerja Freelance di Situs Penyedia Kerja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada kemampuan yang sia-sia. Skill yang kita punya bisa membawakan penghasilan dua kali lipat lebih besar. Selain memanfaatkan skill yang kita miliki untuk mendapatkan gaji bulanan dari perusahaan, skill tersebut juga bisa kita tawarkan kepada orang-orang di luar sana yang membutuhkan bantuan. Caranya dengan kerja freelance atau kerja lepas. 

Banyak tawaran pekerjaan dari situs-situs penyedia jasa. Sebut saja Upwork, Udemy, Fiverr, hingga Sribulancer. Awalnya kebanyakan orang memanfaatkannya sebagai pekerjaan sampingan. Artinya, mereka masih memiliki pekerjaan formal di kantor, sekaligus mengisi waktu luang dengan melakukan pekerjaan sampingan dari situs-situs tadi. 

Akan tetapi, sekarang ini banyak orang mengandalkan pekerjaan freelancer sebagai sumber pendapatan utama. Mereka nggak tercatat sebagai karyawan suatu perusahaan secara resmi. Alasannya sih bermacam-macam, seperti membangun portofolio dan skill hingga percaya bahwa penghasilan menjadi seorang freelancer lebih menggiurkan.

Memang nggak bisa kita sangkal bahwa berkarier sebagai freelancer menawarkan berbagai fleksibilitas. Di sisi lain, pendapatannya juga nggak main-main. Apalagi kalau kliennya nggak kaleng-kaleng.  Akan tetapi, di balik kerja freelance yang digadang-gadang menguntungkan itu, tersimpan banyak sisi gelap yang mesti dihadapi. 

#1 Pekerjaan yang nggak stabil

Okelah, banyak yang bilang bahwa menjadi freelancer itu menguntungkan. Bisa WFH kapan saja, terbebas dari politik kantor, hidup lebih balance, dan terhindar dari kemacetan yang selalu dihadapi karyawan kantoran.

Akan tetapi, tahukah kamu bahwa pekerja yang paling rentan dan terancam ya freelancer. Freelancer nggak memiliki jaminan sosial, rawan kehilangan pekerjaan, dan nggak punya akses ke perlindungan hak-hak pekerja. Intinya mereka bekerja dalam kondisi nggak stabil. Ini karena freelancer adalah pekerja prekariat.

Mengingat freelancer adalah pekerja prekariat, mereka pasti harus menghadapi kondisi-kondisi yang juga termasuk sisi gelap lainnya seperti berikut ini.

#2 Bukan cuma banting tulang, freelancer siap banting harga

Freelancer kadang disebut sebagai “kelompok pekerja nggak menentu”, asal usul julukan itu salah satunya karena mereka belum tentu mendapatkan tugas untuk dikerjakan di hari itu. Terutama bagi freelancer yang baru bergabung di situs penyedia jasa. Untuk bisa mendapatkan tugas atau request dari klien, sering banget para freelancer pemula ini banting harga.

Baca Juga:

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

Mereka mau nggak mau harus menurunkan tarif jasa sampai serendah-rendahnya. Kalau bisa sih lebih rendah dibandingkan user lain yang satu niche dengan mereka. Siapapun pembeli pasti akan mencari jasa dengan harga termurah, kan? Maka dari itu, alasan banting harga ini semata agar mereka segera dapat klien.

Klien yang memakai jasa mereka nantinya akan memberikan rating dan review yang (kalau bagus) akan mendatangkan klien baru. Sementara itu, user yang belum punya rating dan review kebanyakan nggak akan dipromosikan oleh situsnya. Jasa dan akun mereka nggak akan muncul di hasil pencarian teratas.

#3 Lebih palugada dibandingkan budak korporat

Nggak cuma siap banting harga, freelancer pun banyak yang rela menjadi palugada. Apa yang klien mau, mereka siap ngasih. Bahkan, klien nggak minta pun mereka tetap menyediakan jasa tambahan secara cuma-cuma.

Misalnya, jasa utamanya adalah content writing. Sebagai bagian dari promosi, dia menambahkan jasa editing, meta description, SEO, sampai desain foto sampulnya. Padahal, jasa-jasa tambahan tersebut bisa menjadi jasa tersendiri dan dibayar lebih tinggi. Alasannya apa lagi kalau bukan agar klien puas serta ngasih rating dan review bagus.

#4 Kalender freelancer isinya tanggal hitam semua

Freelancer memang bisa WFH dan WFA, tapi itu bukan berarti kehidupan seorang freelancer otomatis work life balance. Di beberapa situs penyedia kerja freelance, pekerja lepas dituntut untuk selalu aktif atau minimal online. Dalam hitungan hari atau bahkan jam mereka nggak online, klien potensial akan melayang dan mereka nggak akan dipromosikan oleh situsnya. Keharusan untuk selalu aktif dan online membuat waktu untuk menikmati hidup semakin terbatas. Kerjanya bisa sih sambil liburan. Tapi, porsinya banyak kerja atau liburannya, tuh?

Belum lagi, pekerja lepas kerap dibebani dengan deadline yang nggak ngotak dari kliennya. Namun, mereka terpaksa harus tetap mengerjakan meskipun deadline mepet. Sebab, klien adalah dewa. Bintang dari klien yang berbicara. Rating dan review jelek berpengaruh banget ke akun si freelancer.

#5 Freelancer bisa langsung kaya? Bohong!

Waspadalah kepada freelancer yang bilang bahwa dia bisa beli rumah, mobil, dan perhiasan dari hasil freelance doang. Dia menceritakan yang manis-manisnya saja. Sebab pada kenyataannya, kerja freelance berarti siap dengan naik turunnya pendapatan. Fluktuasi ini disebabkan karena nggak ada tugas dari klien, nilai dolar turun, hingga kebijakan baru situs penyedia jasa. Selain itu, sering banget freelancer harus menghadapi yang namanya bayaran nyangkut dan kena potongan komisi.

Setiap pekerjaan memang ada plus minusnya. Cari duit pun butuh kerja keras dan usaha ekstra. Memilih berkarier sebagai freelancer mungkin banyak cuannya, tapi harus juga siap dengan semua sisi gelapnya. 

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA  5 Ide Usaha ketika Pensiun Agar Tetap Aktif dan Nggak Cerita Soal Kejayaan Masa Muda Melulu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Agustus 2024 oleh

Tags: freelancefreelancerpekerja lepaswfawfhwfo
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Pengalaman (Hampir) Ditipu Lowongan Kerja Freelance di Upwork: Serem!

Pengalaman (Hampir) Ditipu Lowongan Kerja Freelance di Upwork: Serem!

28 Januari 2024
ibu-ibu pekerja wfh diganggu anak komputer perempuan wabah corona bekerja di rumah perempuan karier mojok

4 Tips WFH yang Sulit Diterapkan Ibu-ibu

7 Mei 2020
Jenis-jenis Situs Freelance Berdasarkan Sistem Kerjanya terminal mojok freelancer

Ini 5 Hal yang Saya Temukan Selama Sebulan Menjadi Freelancer Ecek-ecek

10 Agustus 2023
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

3 Januari 2025
Penonton Bayaran Live Shopee, Pekerjaan Freelance Aneh yang Cuannya Bener-bener Gede, Kerja Dikit Gaji Elit!

Penonton Bayaran Live Shopee, Pekerjaan Aneh yang Cuannya Bener-bener Gede, Kerja Dikit Gaji Elit!

24 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

Bukan Cuma Sambal yang Manis, Chinese Food di Jogja Juga Ikutan Jadi Manis

20 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya Mojok.co

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.