Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Pakai Connects di Upwork Berbayar padahal Belum Tentu Dapat Proyek, Bikin Rugi Freelancer

Rully Novrianto oleh Rully Novrianto
15 Mei 2024
A A
Pakai Connects di Upwork: Berbayar padahal Belum Tentu Dapat Proyek, Bikin Rugi Freelancer

Pakai Connects di Upwork: Berbayar padahal Belum Tentu Dapat Proyek, Bikin Rugi Freelancer (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak muncul kebijakan connects berbayar di Upwork, banyak freelancer yang merasa dirugikan dan memilih pergi dari platform satu ini.

Saya selalu tertawa jika melihat video di Instagram yang membahas “manisnya” kerja freelance di platform Upwork. Karena yang kebanyakan dibicarakan umumnya hanya tentang penghasilan puluhan bahkan ratusan dollar per proyek. Kebanyakan video yang seliweran di media sosial tidak membicarakan bagaimana “kerasnya” memperoleh sebuah proyek di Upwork.

Saya ingin membahas sesuatu yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi freelancer di Upwork, yaitu penggunaan connects. Apakah kalian pernah merasa bahwa penggunaan connects ini sedikit merugikan para freelancer? Mari kita bahas lebih lanjut!

Apa itu connects di Upwork?

Sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita bahas terlebih dahulu apa itu connects. Bagi kalian yang belum tahu, connects adalah semacam mata uang virtual atau token di Upwork yang digunakan untuk mengajukan penawaran atau proposal pada proyek-proyek yang ada di situs freelance tersebut.

Setiap kali kalian mengajukan proposal, beberapa connects akan terpotong dari akun kalian. Ada proyek yang membutuhkan 4, 8, 12, dan yang terbesar 16 connects. Jadi, semakin banyak proposal yang ingin kalian ajukan, semakin banyak pula connects yang harus kalian keluarkan.

Kejanggalan penggunaan connects di Upwork

Sekarang, mari kita bahas mengapa penggunaan connects ini bisa merugikan bagi para freelancer di Upwork. Pertama-tama, connects ini tidaklah gratis. Ya, kalian harus membayar $0,15 untuk mendapatkan satu connects tersebut.

Memang sih pihak Upwork akan memberikan 40 connects gratis untuk pengguna baru, 30 connects untuk pengguna yang mendapat lencana Rising Talent, dan 10 connects setiap bulannya untuk pemilik akun Basic.

Jadi, selain harus bersaing dengan freelancer lain untuk mendapatkan proyek, kalian juga harus mengeluarkan uang untuk membeli connects. Sedikit ironis, bukan?

Baca Juga:

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

3 Pekerjaan yang Bisa Bikin Kamu Kaya di Jogja Tanpa Jadi Budak Freelance

Selain itu, connects yang kalian gunakan di Upwork untuk mengajukan proposal tidak akan dikembalikan meskipun proposal kalian tidak diterima atau kalian membatalkannya. Jadi, jika kalian mengajukan proposal dengan harapan besar untuk diterima namun akhirnya tidak berhasil, connects kalian akan hilang begitu saja.

Solusi yang bisa dilakukan freelancer demi meminimalisir kerugian connects di Upwork

Tentu saja, kita tidak bisa hanya mengeluh tanpa memberikan solusi, bukan? Jadi, mari kita pikirkan beberapa solusi yang mungkin bisa membantu mengatasi kejanggalan penggunaan connects di Upwork.

#1 Pertimbangkan dengan matang sebelum mengajukan proposal

Sebelum mengajukan proposal, pertimbangkan dengan matang apakah proyek tersebut benar-benar sesuai dengan keahlian dan minat kalian. Jangan sampai kalian menghabiskan connects di Upwork untuk proyek yang tidak kalian sukai atau tidak sesuai dengan keahlian kalian. Pilihlah proyek yang benar-benar menarik dan memiliki potensi besar untuk diterima.

Karena connects tidak gratis, gunakanlah dengan bijak. Jangan mengajukan proposal secara sembarangan hanya untuk menghabiskan connects yang kalian miliki. Pilihlah proyek-proyek yang benar-benar kalian yakin bisa kalian kerjakan dengan baik.

#2 Berikan proposal yang menarik

Ketika mengajukan proposal, pastikan untuk memberikan proposal yang menarik dan memikat hati klien. Buatlah proposal kalian seunik dan secerdas mungkin agar klien tertarik untuk memilih kalian sebagai freelancer yang mereka butuhkan.

Ingat, kalian tidak hanya bersaing dengan freelancer lain di Upwork, tetapi juga harus memikat hati calon klien dengan proposal kalian.

#3 Berikan pelayanan terbaik

Setelah kalian berhasil mendapatkan proyek, berikanlah pelayanan terbaik kepada klien. Buktikan bahwa kalian adalah freelancer yang profesional dan dapat diandalkan. Dengan memberikan pelayanan terbaik, kalian akan mendapatkan reputasi yang baik di platform Upwork dan peluang untuk mendapatkan proyek-proyek yang lebih besar di masa depan.

Jadi teman-teman freelancer, penggunaan connects di Upwork memang memiliki beberapa kerugian bagi para freelancer. Namun, dengan pertimbangan yang matang, penggunaan yang bijak, proposal yang menarik, dan pelayanan terbaik, kalian masih memiliki peluang besar untuk sukses di platform ini.

Penulis: Rully Novrianto
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pengalaman (Hampir) Ditipu Lowongan Kerja Freelance di Upwork: Serem!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Mei 2024 oleh

Tags: connects upworkfreelancefreelancersitus freelanceUpwork
Rully Novrianto

Rully Novrianto

I'm just a Maserati in a world of Kia.

ArtikelTerkait

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Jadi Penulis Freelance, Mending Cari Pekerjaan Lain daripada Ngeluh Setiap Hari mencari tema tulisan

4 Orang yang Nggak Cocok Jadi Penulis Freelance, Mending Cari Pekerjaan Lain daripada Mengeluh Setiap Hari

2 Oktober 2024
Pekerja Freelance Disepelekan, Dianggap Nggak Menghasilkan karena Nggak Punya Kantor dan Kerjaan Tetap Mojok.co

Pekerja Freelance Disepelekan, Dianggap Nggak Menghasilkan karena Nggak Punya Kantor dan Kerjaan Tetap

21 April 2024
Freelance Memang Menggiurkan, tapi Tidak Semua Orang Cocok Menjalaninya Mojok.co

Freelance Memang Menggiurkan, tapi Tidak Semua Orang Cocok Menjalaninya

16 Januari 2025
3 Pekerjaan yang Bisa Bikin Kamu Kaya di Jogja Tanpa Jadi Budak Freelance pak ogah

3 Pekerjaan yang Bisa Bikin Kamu Kaya di Jogja Tanpa Jadi Budak Freelance

18 Agustus 2025
Pengalaman (Hampir) Ditipu Lowongan Kerja Freelance di Upwork: Serem!

Pengalaman (Hampir) Ditipu Lowongan Kerja Freelance di Upwork: Serem!

28 Januari 2024
pph 21 mojok.co

4 Langkah Mudah Memahami Penghasilan Kena PPh 21 atau Nggak bagi Freelance

22 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Lampung Bukan Tempat Merantau untuk Orang Lemah

Lampung Itu Nama Provinsi, Bukan Nama Kota. Pas SD Pernah Belajar IPS Nggak sih?

8 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Malang Bukan Lagi Kota yang Dingin dan Asri, Kini Ia Menjelma Jadi Kota Panas dan Tak Menyenangkan

10 Juni 2026
Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

Orang Kampung yang Punya Jabatan di Tempat Kerjanya Sering Lupa kalau Tetangga di Tempat Tinggalnya Bukan Bawahan

6 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.