Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Maaf-maaf Saja, bagi Saya, Semarang Lebih Superior ketimbang Jogja dan Bandung

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
24 Juni 2023
A A
Kepala Manyung Bu Fat, Kuliner Pedas Semarang yang Wajib Dicoba

Kepala Manyung Bu Fat, Kuliner Pedas Semarang yang Wajib Dicoba (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semarang “mengasapi” Bandung dan Jogja sebagai tempat yang pantas untuk ditinggali. PR kalian banyak, Bos

Dengan kesadaran penuh saya merasa beruntung nggak pernah tinggal di kota romantis macam Jogja dan Bandung. Sekali pun banyak orang yang merasa kedua kota tersebut begitu menyenangkan untuk dijadikan tempat bermukim. Bahkan, tempat tinggal setelah pensiun. Ada beragam latar belakang dan opini yang menguatkan perasaan beruntung pada diri saya.

ADVERTISEMENT

Salah satu latar belakang paling kuat saya merasa beruntung nggak pernah tinggal di kota romantis adalah pernah kuliah di Kota Semarang selama lebih dari empat tahun. Mungkin kamu bakal sedikit heran ketika saya mengatakan bahwa Kota Semarang lebih layak ditinggali ketimbang Jogja dan Bandung. Percayalah, saya nggak asal ngomong.

Angka kriminalitas rendah

Kenapa saya bilang Semarang lebih superior, karena satu hal: kriminalitas yang rendah.

Mengutip data dari BPS (Badan Pusat Statistik), selama 2020 terdapat 8.551 kasus tindak kejahatan yang dilaporkan di DIY. Kalau di Bandung angka kriminalitas pada 2020 sedikit lebih rendah dari DIY. Hanya ada 3.351 kasus krimal yang dilaporkan di kota kembang.

Sementara laporan tindak kejahatan pada periode yang sama di Kota Semarang jauh lebih rendah dari DIY dan Bandung. “Cuma” ada 599 laporan tindak kejahatan yang terjadi selama 2020 di kota lumpia. Nggak sampai 20 persen dari total kasus krimal yang dilaporkan di Bandung.

Data memang bisa didebatkan, karena banyak kasus kriminalitas yang tidak dilaporkan karena berbagai faktor. Tapi, untuk poin selanjutnya, akan berbeda.

Tidak masuk kota termacet di Indonesia

Saya akui beberapa titik di Kota Semarang kerap mengalami kemacetan. Misal yang kerap saya alami saat melintasi Jalan Kaligawe. Namun, separah-parahnya macet di Kota Semarang belum separah Jogja dan Bandung. Sebab, kedua daerah tersebut masuk kategori kota paling macet di Indonesia berdasarkan data dari Inrix (lembaga analisis transportasi).

Baca Juga:

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Dilansir dari travel.okezone.com, Bandung dan Jogja memiliki rata-rata kemacetan selama 45 jam dalam setahun. Pantas saja banyak masyarakat Bandung dan Jogja mengeluhkan macet di daerahnya.

BTW, jadi keingetan tiba-tiba. Romantis, tapi kalau nggak toleran? Buat apa ya lur?

Baca halaman selanjutnya

Salah satu kota paling toleran

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2023 oleh

Tags: BandungJogjaSemarang
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Sejarah Sengkarut Bisnis Miras Jogja, Saling Sikut demi Berjualan Air Perdamaian

Sejarah Sengkarut Bisnis Miras Jogja, Saling Sikut demi Berjualan Air Perdamaian

18 Juli 2024
Beginilah Rasanya Hidup di Kos 250 Ribu per Bulan di Bandung dari Awal Kuliah Hingga Lulus: Tempatnya Menyedihkan, tapi Saya Terima dengan Lapang Dada

Beginilah Rasanya Hidup di Kos 250 Ribu per Bulan di Bandung dari Awal Kuliah Hingga Lulus: Tempatnya Menyedihkan, tapi Saya Terima dengan Lapang Dada

12 Mei 2025
Prambanan Jazz Café: Manifestasi Festival Musik atau Sebatas Jual Nama? terminal mojok.co

Prambanan Jazz Café: Manifestasi Festival Musik atau Sebatas Jual Nama?

14 November 2021
Kasih Tahu Saya dong, Bagaimana Rasanya Clubbing?

Kasih Tahu Saya dong, Bagaimana Rasanya Clubbing?

1 Desember 2019
Sejarah Gunung Manglayang yang Konon Disebut Pusaka Dewa terminal mojok

Sejarah Gunung Manglayang yang Konon Disebut Pusaka Dewa

1 Desember 2021
Pucang Gading, Perbatasan Semarang dan Demak yang Nggak Nyaman Ditinggali

Pucang Gading, Perbatasan Semarang dan Demak yang Nggak Nyaman Ditinggali

7 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026
Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya Mojok.co

Perpustakaan Kota Batu salah satu tempat terbaik di kota ini, sayang belum banyak orang yang tahu dan mengunjunginya

19 Juli 2026
Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri Mojok.co

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

18 Juli 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja malang

Deklarasi Wonogiri sebagai ibu kota mi ayam bakso harusnya menyadarkan Malang bahwa reputasi saja tidak selalu cukup

21 Juli 2026
Kebodohan konsumen Indomaret yang merusak kenyamanan belanja (Unsplash)

Akulah pelanggan Indomaret yang resah itu gara-gara konsumen nggak ada akhlak yang merusak kenyamanan belanja

17 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.