Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Maaf-maaf Saja, bagi Saya, Semarang Lebih Superior ketimbang Jogja dan Bandung

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
24 Juni 2023
A A
Kepala Manyung Bu Fat, Kuliner Pedas Semarang yang Wajib Dicoba

Kepala Manyung Bu Fat, Kuliner Pedas Semarang yang Wajib Dicoba (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Masuk tujuh besar kota paling toleran

Masyarakat kota romantis boleh iri soal toleransi di Kota Semarang. Pasalnya, nggak ada satu pun kabupaten/kota di DIY yang masuk 10 besar kota paling toleran versi Setara Institute di tahun 2022. Begitu pula kota romantis lain yaitu Bandung.

Meski nggak menduduki urutan nomor wahid, Kota Semarang masuk tujuh besar kota paling toleran versi Setara Institute. Total skor dari Kota Semarang sebesar 5.783 poin. Bagi saya pribadi, raihan peringkat tujuh kota paling toleran di Indonesia untuk Semarang sudah sangat wajar. Jika menilik toleransi dan keberagaman yang pernah saya rasakan di sana.

Jumlah penduduk miskin di Kota Semarang lebih sedikit

Gimana mau bahagia tinggal di kota romantis kalau masih banyak kemiskinan? itu pertanyaan saya dalam hati ketika melihat data total masyarakat miskin di Jogja dan Bandung pada 2021. Menurut data BPS Provinsi DIY, pada september 2021 ada sebanyak 474,49 ribu masyarakat miskin di sana.

Di Bandung angka kemiskinan tak kalah besarnya. Dilansir dari bandung.go.id, pada 2021 total kemiskinan di Bandung sebesar 112,5 ribu orang. Jumlah penduduk miskin di dua kota romantis tersebut di atas Semarang. Menurut data BPS Kota Semarang, jumlah penduduk miskin di Semarang “hanya” 84,45 ribu jiwa saja.

Sedikit atau banyak jumlah penduduk miskin di sebuah kota harus dicarikan solusinya. Mau itu kota romantis atau bukan. Supaya nggak ada lagi penduduk Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Tingkat ketimpangan di Jawa Tengah nggak separah DIY dan Jawa Barat

Nggak lengkap rasanya kalau bahas kemiskinan tapi nggak bahas gini ratio. Fyi, gini ratio itu adalah metode untuk mengukur tingkat ketimpangan suatu daerah. Semakin tinggi nilai gini ratio, maka semakin tinggi juga tingkat ketimpangannya.

Berdasarkan data BPS september 2021, DIY menjadi kampiun tingkat ketimpangan di skala nasional. Gini ratio di sana sejumlah 0,436. Melampaui angka rata-rata gini ratio nasional pada periode yang sama yaitu 0,381. Kalau begitu, apa yang bikin Jogja istimewa?

Gini ratio Jawa Barat pun tak kalah besarnya. Mengalahkan rata-rata gini ratio nasional juga. Dengan nilai gini ratio sebesar 0,406.

Baca Juga:

4 Hal yang Lumrah di Bandung tapi Tampak Aneh di Mata Orang Semarang

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Sedangkan Jawa Tengah punya gini ratio yang lebih rendah. Bahkan lebih rendah dari rata-rata gini ratio nasional. Total nilai gini ratio di Jawa Tengah adalah 0,368. Semua data tersebut menjadi PR besar bagi pemerintah daerah setempat.

Semarang, kota terbersih di Indonesia

Soal kebersihan, Semarang jelas mengungguli DIY dan Bandung. Venetië van Java menjadi satu-satunya kota yang meraih penghargaan Adipura sebanyak enam kali berturut-turut. Bukan cuma itu, Semarang juga mendapatkan predikat salah satu kota wisata terbersih di Asia Tenggara dari ASEAN Clean Tourist City pada periode 2020-2022.

Buat apa punya julukan kota wisata tapi nggak dapat predikat kota wisata terbersih?

Begitu sekiranya keunggulan Semarang yang membuat saya merasa lebih beruntung pernah tinggal di sana ketimbang kota romantis kayak Jogja dan Bandung. Semoga segala kekurangan kota romantis dapat diperbaiki oleh pemerintah setempat dengan tempo sesingkat-singkatnya.

Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Selamat Tinggal Bekasi, Ternyata Semarang Lebih Indah untuk Ditinggali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2023 oleh

Tags: BandungJogjaSemarang
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

Soto Jogja, Culture Shock yang Hingga Kini Sulit Saya Terima

Mau Nggak Mau, Kita Harus Sepakat dengan Yusril Fahriza bahwa Jogja Adalah Ibu Kota Soto Indonesia  

3 Oktober 2025
3 Wisata di Jogja yang Kelihatan Menarik di TikTok, tapi Aslinya Biasa Saja kuliah di Jogja

Jogja Tetaplah Kota Terbaik untuk Ditinggali, sekalipun Mukanya Berair karena Banjir, dan Penuh Jerawat Berbentuk Tukang Parkir Liar

18 Mei 2025
Mempertanyakan Selera Orang-orang yang Bilang Kuliner Jogja Mantap Mojok.co

Mempertanyakan Selera Orang-orang yang Bilang Kuliner Jogja Mantap

28 April 2024
3 Kawasan yang Jadi Tempat Jualan Hewan Kurban Dadakan di Semarang

3 Kawasan yang Jadi Tempat Jualan Hewan Kurban Dadakan di Semarang

22 Juni 2023
Semarang Layak Diperhitungkan Jadi Kota Tujuan Belajar, Tak Kalah dari Jogja tembalang, banyumanik

Semarang Itu Luas, tetapi yang Enak Ditinggali Cuma Banyumanik dan Tembalang, Lainnya Tidak!  

11 September 2025
Semarang Bisa Menjadi Tempat yang Tidak Ramah Mahasiswa (Unsplash)

Siasat Mengakali Hawa Panas Semarang yang Kadang Tidak Ramah bagi Mahasiswa

24 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026
Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.