Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Saya Sempat Meremehkan Universitas Terbuka, Sampai Akhirnya Saya Menjalaninya Sendiri sambil Kerja

Riko Prihandoyo oleh Riko Prihandoyo
20 April 2026
A A
4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dulu, saya termasuk orang yang tanpa sadar ikut meremehkan kuliah di Universitas Terbuka. Bukan karena pernah mencoba atau benar-benar tahu sistemnya, tapi karena terbiasa melihatnya sebelah mata seperti kebanyakan orang. Dalam bayangan saya, kuliah itu harus datang ke kampus, duduk di kelas, punya suasana yang bisa diceritakan. Kalau tidak seperti itu, rasanya ada yang kurang. Dari situ, penilaian sederhana muncul: berarti kualitasnya juga berbeda.

Juga, ada anggapan bahwa kuliah itu mahal. Makin mahal, makin baik. Itu berkaitan dengan gengsi, yang muncul dari anggapan bahwa yang berkualitas itu pasti mahal. Hasilnya, apa-apa yang dianggap terjangkau, bikin kualitasnya turun tiba-tiba, hanya karena perkara angka, ia tak menyilaukan mata. Saya pun sama.

Sampai akhirnya saya kenal Universitas Terbuka lebih dekat. Kesan pertama saya biasa saja, bahkan cenderung meremehkan. Tidak ada rutinitas datang ke kampus, tidak ada suasana kelas yang bisa diceritakan, dan tidak ada hal-hal yang biasanya dianggap sebagai “kehidupan mahasiswa”. Rasanya seperti ada yang kurang.

Tapi ternyata, yang kurang itu bukan di sistemnya. Yang kurang itu di cara saya melihatnya.

BACA JUGA: Gara-gara Berita Kenaikan UKT, Ibu Mengubur Mimpi Menguliahkan Anak di UGM, dan Melirik Universitas Terbuka, Kampus dengan Biaya Paling Masuk Akal

Kuliah di Universitas Terbuka sambil kerja

Saya menjalani kuliah di Universitas Terbuka sambil kerja. Dan di situ baru terasa, kuliah itu tidak selalu soal idealisme. Tidak semua orang punya waktu untuk duduk di kelas dari pagi sampai sore. Tidak semua orang punya kemewahan untuk fokus belajar tanpa memikirkan hal lain.

Sudah lebih dari setahun saya menjalaninya. Ritmenya memang berbeda, tapi bukan berarti asal-asalan. Ada proses yang tetap dijalani, ada tanggung jawab yang tidak bisa dihindari. Dari situ saya mulai merasa bahwa apa yang didapatkan nanti juga sepadan dengan gelar yang diperoleh.

Fleksibilitas yang ditawarkan bukan sekadar kelebihan, tapi kebutuhan. Waktu bisa diatur, belajar bisa menyesuaikan, dan biayanya jauh lebih masuk akal. Ini solusi yang amat realistis mengingat pendidikan kini dianggap komoditi, yang bikin harganya makin tak masuk akal.

Baca Juga:

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja

Masalahnya, pilihan seperti ini sering dipandang sebelah mata. Saya tidak bisa bilang wajar, karena memang apa-apa tentang Universitas Terbuka yang dipahami orang-orang hanya stigmanya saja. Beda jika kita bicara kampus lain, UGM misal, yang terkenal karena banyak hal. Padahal tak berarti UT itu medioker. Realitasnya, tidak sama sekali, hanya saja orang belum tahu hingga inti.

Penyumbang ASN terbanyak 

Menariknya, di balik semua stigma, ada fakta yang jarang dibicarakan. Universitas Terbuka justru menjadi salah satu kampus dengan jumlah lulusan terbanyak yang berhasil lolos sebagai ASN, dengan lebih dari 9.400 orang yang pernah menempuh pendidikan di UT lolos jadi ASN.

Angka itu tidak kecil. Kampus lain belum tentu bisa menyumbang angka yang sama. Lalu, kalau sudah seperti ini, apanya yang dianggap rendah?

Universitas Terbuka masih dipandang sebelah mata, tapi saya yakin, dalam waktu yang tak begitu lama, justru Universitas ini jadi pilihan paling masuk akal bagi orang-orang. Kuliahnya murah, kampusnya fleksibel, materinya nggak jelek, lulusannya dapet kerja. Lalu, mananya yang mau dianggap rendah?

Penulis: Riko Prihandoyo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mahasiswa UT Berjuang dalam Senyap: Kuliah Nggak Pakai Story, Wisuda Nggak Perlu Mewah, yang Penting Masa Depan Cerah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 April 2026 oleh

Tags: biaya kuliah universitas terbukajurusan di UTkampus UTuniversitas terbuka
Riko Prihandoyo

Riko Prihandoyo

Bekerja membantu usaha orang lain sambil menempuh pendidikan di Universitas Terbuka. Menulis ketika suasana hati memberi ruang, sembari terus belajar menyemangati diri sendiri.

ArtikelTerkait

5 Istilah Unik yang Cuma Diketahui Mahasiswa UT Terminal Mojok

5 Istilah Unik yang Cuma Diketahui Mahasiswa UT

12 November 2022
UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Sedaring-daringnya Universitas Terbuka, Doi Tetap Punya Gedung (Unsplash)

Sedaring-daringnya Universitas Terbuka, Doi Tetap Punya Gedung. Gede Lagi!

4 Oktober 2024
Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) itu Ajaib. Sama-sama Punya Waktu 24 Jam Sehari, tapi Tetap Bisa Kuliah di Sela-sela Hidup

Mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Itu Ajaib. Sama-sama Punya Waktu 24 Jam Sehari, tapi Tetap Bisa Kuliah di Sela-sela Hidup

23 Januari 2026
4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

Kuliah di UT Itu (Kadang) Menyebalkan: Penuh Singkatan, Modulnya Bikin Mual, Plus Daftar Wisuda Serasa War Tiket Konser!

14 Juni 2025
Tidak Ada Skripsi hingga Jarang Ketemu Dosen, Hal-hal yang Lumrah di Universitas Terbuka, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain Mojok.co

Kuliah di Universitas Terbuka Mengajarkan Saya Fleksibel Tidak Berarti Mudah, tapi Akhirnya Saya Bisa Berdamai

9 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
Suka knalpot brong indikasi sadisme, psikopat, dan narsisme (Wikimedoia Commons)

Kenapa sih kita gampang banget emosi lalu ngamuk kalau ada orang blayer-blayer knalpot brong?

29 Juli 2026
Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik Mojok.co

Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik

28 Juli 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku Mojok.co

Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku

29 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.