Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Stop Mengira Kuliah Online UT Itu Main-main, Kenyataannya Lebih Serius dan Menantang Dibanding Kuliah Konvensional

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
30 Desember 2025
A A
Stop Mengira Kuliah Online UT Itu Main-main, Kenyataannya Lebih Serius dan Menantang Dibanding Kuliah Konvensional Mojok.co

Stop Mengira Kuliah Online UT Itu Main-main, Kenyataannya Lebih Serius dan Menantang Dibanding Kuliah Konvensional (Dok: UT)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu standar tak tertulis di masyarakat kita soal kuliah. Idealnya, kata banyak orang, kuliah itu ya pagi-pagi berangkat ke kampus. Kemudian, siangan dikit ngerjain tugas di perpustakaan. Sorenya kerja kelompok, dan malamnya mengerjakan tugas dari dosen. Lalu, ada Praktek Kerja Lapangan (PKL), disusul pembuatan skripsi di semester akhir hingga akhirnya ijazah di tangan.

Masalahnya, tidak semua orang punya jalan yang sama. Ada saja kejadian-kejadian dalam hidup yang membuat seseorang terpaksa menjalani hidup yang tidak sesuai dengan standar tadi. Termasuk, soal kuliah. Kuliah yang menurut standar masyarakat harus dilakoni secara full time, bagi sebagian orang harus tertunda dulu. Atau, sekalinya kesampaian harus dilakukan secara online.

ADVERTISEMENT

Apakah itu salah? Tentu saja tidak. Yang salah adalah mereka yang menganggap bahwa orang yang kuliah online adalah orang yang tidak serius dalam hidupnya. Heran, kenapa sih mahasiswa online sering banget didiskreditkan?

Pandangan keliru tentang kuliah online

Kuliah online dianggap tidak serius berangkat dari asumsi bahwa kuliah online lebih mudah daripada kuliah konvensional. Seolah kuliah online itu cukup hanya dengan daftar, bayar, duduk manis, tahu-tahu lulus. Jadinya, orang yang memilih kuliah online sering dikira hanya main-main dan sekadar cari ijazah.

Sebagai salah satu alumni Universitas Terbuka, saya merasa perlu untuk meluruskan salah kaprah tersebut. Seperti yang kalian tahu, UT sudah menerapkan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sejak dahulu. Istilah ini kemudian lebih populer dengan sebutan kuliah online di tengah masyarakat. 

Asal tahu saja, PJJ atau kuliah online tadi jauh dari kata main-main, iseng, atau sekadar cari ijazah. Jadi, mahasiswa UT akan menerima Buku Materi Pokok (BMP)/modul yang berbentuk cetak dan e-book. Tiap BMP/Modul sudah disusun secara lengkap sesuai dengan tujuan pembelajaran, uraian materi, contoh, latihan, dan tes formatif. Itu mengapa, mahasiswa tidak akan kesulitan untuk belajar mandiri kapan pun dan di mana pun. 

Sekali pun mengalami kesulitan belajar mandiri, mahasiswa tidak perlu khawatir karena ada tutorial online (Tuton) bersama dosen/tutor melalui forum diskusi atau interaksi chat tidak real time yang biasa disebut Diskusi Asinkronus. Ada pula Diskusi Sinkronus yang mempertemukan mahasiswa dan tutor melalui tutorial webinar (TuWeb) atau tutorial tatap muka (TTM).

Pemahaman mahasiswa akan materi BMP/modul pun diuji melalui UAS. Uniknya ada beberapa skema UAS di UT, ada yang online, tatap muka, dan take home exam. Nah, tiap mata kuliah yang mahasiswa ambil sudah ditentukan skema ujiannya. 

Baca Juga:

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

Universitas Terbuka, kampus negeri yang UKT-nya tidak kenal sistem golongan, banyak beasiswa pula!

Bagaimana? Kuliah seserius itu masih dianggap kejar ijazah doang? Walau proses pembelajarannya tidak seperti kampus konvensional, lulusan UT tetap punya kualitas yang sama karena proses pembelajarannya nggak main-main. 

Semua orang berhak punya gelar

Orang yang kuliah online, menurut saya, justru orang yang paling serius dalam hidupnya. Bahkan mungkin lebih serius dibanding mahasiswa kampus konvensional. Berdasar pengalaman saya kuliah di UT, mereka yang memilih kuliah online bukan orang yang malas-malasan. Kebanyakan dari mereka sudah punya kesibukan di pagi hari, entah bekerja atau mengurus rumah tangga. Ada juga yang sibuk merintis usaha. Itu mengapa mereka mereka tidak bisa mengikuti perkuliahan konvensional.  

Akan tetapi, latar belakang itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk upgrade diri. Buktinya, daripada bersantai setelah riweuh seharian, mereka tetap memilih untuk membaca modul, mengerjakan tugas dan belajar untuk persiapan ujian.

Mahasiswa kuliah online ini tahu betul apa yang ingin mereka capai dan berkomitmen untuk mewujudkannya. Mereka juga yakin bahwa pendidikan adalah jalan untuk naik kelas dan memperbaiki hidup. Itu sebabnya, mereka menolak untuk menyerah dengan keadaan dan memilih untuk berjuang. Untung saja ada kampus yang memungkinkan semua terjadi yaitu Universitas Terbuka (UT) yang kini sudah berstatus sebagai PTN Badan Hukum (PTN-BH). 

UT hadir sebagai solusi, bukan menghakimi

Saya adalah satu saksi bagaimana UT jadi jembatan untuk meraih mimpi. Ketika mendaftar di UT, kampus sama sekali tidak kepo akan alasan saya tidak kuliah reguler. Sebagai calon mahasiswa, saya merasa latar belakang tidak dihakimi. UT justru secara terarah telah membantu saya untuk mewujudkan mimpi dan penghidupan yang lebih baik berkat gelar yang saya peroleh dari sini.

Andai dulu tidak memberanikan diri untuk kuliah online, pasti saya tidak akan berada di titik sekarang. Harus diakui, kehadiran UT membuat semangat belajar di usia senja menemukan jalannya. Keinginan para karyawan untuk upgrade diri tidak mentok di niat semata. Mimpi orang-orang yang hidupnya ditopang gaji UMR, tapi masih mau menyisihkan uang demi punya gelar pun bisa terwujud juga.

Oleh sebab itu, untuk kalian yang saat ini sedang menempuh jalan kuliah online, tidak usah terpengaruh dengan anggapan miring orang-orang. Biar orang mau ngomong apa, kalian tetap semangat saja.

Jalan kalian mungkin tidak ramai sorak-sorai seperti mereka yang kuliah konvensional. Tapi, percayalah, setiap tugas yang kamu kerjakan di sela jam kerja, setiap modul yang kamu baca sambil melawan kantuk, dan setiap ujian yang kamu hadapi dengan keterbatasan waktu adalah bukti keseriusan yang nyata. Dan, pada akhirnya nanti, selalu ada balasan yang indah bagi mereka yang sungguh-sungguh berusaha. Go for it!

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Ibu Rumah Tangga dan Ojol juga Berhak untuk Kuliah, Universitas Terbuka Menerima Tanpa Batasan Apa pun!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2025 oleh

Tags: KampusKuliahkuliah onlinemahasiswa UTPendidikan Jarak Jauhpjjptnuniversitas terbukaut
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Jangan Terlalu Bangga Bisa Masuk PTN Top karena yang Penting Perjuangan Lulus dari Sana dan Nggak Berhenti di Tengah Jalan

Jangan Terlalu Bangga Bisa Masuk PTN Top karena yang Penting Perjuangan Lulus dari Sana dan Nggak Berhenti di Tengah Jalan

19 Juni 2025
6 Hal yang Biasa Dijumpai di Kampus Turki, tapi Nggak Ada di Kampus Indonesia

6 Hal yang Biasa Dijumpai di Kampus Turki, tapi Nggak Ada di Kampus Indonesia

24 Oktober 2025
Sedaring-daringnya Universitas Terbuka, Doi Tetap Punya Gedung (Unsplash)

Sedaring-daringnya Universitas Terbuka, Doi Tetap Punya Gedung. Gede Lagi!

4 Oktober 2024
5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang  Mojok.co wisata di malang surabaya

5 Alasan yang Membuat Saya Nggak Menyesal Kuliah di Malang 

30 Maret 2024
5 Hal yang Lumrah di UNS, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain Mojok.co

5 Hal yang Lumrah di UNS, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain

3 September 2025
5 Sisi Negatif Mengikuti Banyak Organisasi Kampus terminal mojok

5 Sisi Negatif Mengikuti Banyak Organisasi Kampus

30 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fans Ronaldo nangis melihat Messi real GOAT di final Piala Dunia (Unsplash)

Final Piala Dunia yang bikin fans Ronaldo hilang arah: Cemas dukung Messi atau membiarkan fans Barcelona makin besar kepala?

18 Juli 2026
Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah Mojok

Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah 

21 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026
Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.