'Samurai Deeper Kyo', Manga Underrated yang Sangat Saya Rekomendasikan – Terminal Mojok

‘Samurai Deeper Kyo’, Manga Underrated yang Sangat Saya Rekomendasikan

Artikel

Mungkin di antara kalian, tidak banyak yang mengenal manga berjudul Samurai Deeper Kyo. Saya pertama baca manga ini sekitar 2006, saat saya kelas 3 SMP. Saat itu, di kalangan anak SMP maupun SMA Kota Bandung manga-manga seperti Naruto, One Piece, maupun Detektif Conan jauh lebih populer, terutama di kalangan anak laki-laki. Sangat sedikit sekali anak SMP maupun SMA di Bandung yang membaca Samurai Deeper Kyo.

Samurai Deeper Kyo sendiri adalah manga karya Akimine Kamijyo. Manga ini bercerita tentang seorang samurai bernama Kyo si Mata Iblis yang ingin mengambil kembali tubuh aslinya setelah roh miliknya teperangkap di tubuh musuh bebuyutannya, Kyoshiro Mibu. Kyo si Mata Iblis ini betul-betul memiliki “mata iblis” karena matanya berwarna merah mengkilap, tidak seperti manusia pada umumnya. Kyo si Mata Iblis merupakan buronan nomor satu Shogun Jepang saat itu, Ieyashu Tokugawa. Kepala Kyo si Mata Iblis dihargai 1 juta ryo. Asumsinya, 1 ryo sama dengan 10 yen, berarti 1 ryo berkisar 1000 rupiah, maka hitung sendiri berapa nilai kepala Kyo si Mata Iblis ini.

Sebetulnya, manga Samurai Deeper Kyo ini kurang lebih sama dengan manga lainnya seperti Naruto, Bleach, atau Shaman King, ada jurus-jurus aneh yang tidak masuk akal di dalam ceritanya. Namun, kekuatan manga ini bukan pada jurus-jurus aneh tersebut. Akan tetapi, semesta fiksi yang diciptakan oleh Akimine Kamijyo ini mengambil tempat dan latar waktu di Jepang pada 1603, lengkap dengan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Jepang saat itu seperti Ieyashu Tokugawa, Hidetada Tokugawa, Yukimura Sanada, Nobunaga Oda, dan Masamune Date.

Baca Juga:  3 Alasan Papa Zola ‘BoBoiboy’ Layak Dinobatkan sebagai 'Dad Bod' Masa Kini

Akimine Kamijyo selaku mangaka dari manga ini membuat semesta fiksi dengan melibatkan para tokoh asli yang saya sebutkan di atas. Ia menceritakannya lengkap dengan peristiwa-peristiwa asli yang terjadi pada masa itu seperti Pertempuran Sekigahara.

Manga ini telah mengenalkan saya pada sejarah Jepang yang begitu kompleks melalui penokohan dan peristiwa peperangan yang diceritakan secara fiksi. Sama Rurouni Kenshin yang kerap kali menyebut latar belakang sejarah sungguhan yang menjadi inspirasinya. Bedanya, Samurai Deeper Kyo menceritakan awal mula Rezim Tokugawa yang telah berkuasa di Jepang sejak 1603 sampai 1868. Sedangkan Rurouni Kenshin menceritakan akhir dari Rezim klan Tokugawa. Jurus-jurus yang digunakan dalam Samurai Deeper Kyo ini “tidak masuk akal”. Sedangkan jurus-jurus yang digunakan dalam Rurouni Kenshin ini “lebih masuk akal”.

Unsur fiksi lainnya yang ditambahkan Akimine Kamijyo adalah adanya Klan Mibu, klan yg disebut sebagai Klan Dewa dan mengatur Jepang dari “balik layar”. Sejak ribuan tahun yang lalu, Klan Mibu yang berumur panjang serta menguasai berbagai ilmu pengetahuan mulai dari ilmu sains, ilmu psikologi, ilmu kedokteran, sampai ilmu sihir telah mengatur nasib umat manusia dengan memilih pemimpin yang jadi bonekanya. Termasuk peristiwa besar seperti berkuasanya Ieyasu Tokugawa setelah Pertempuran Sekigahara ataupun peristiwa kematian Nobunaga Oda.

Cerita dalam Samurai Deeper Kyo pun cukup umum seperti manga lainnya, yakni akan ada lawan yang akhirnya berubah jadi kawan setelah melakukan perjalanan jauh bersama-sama. Di manga ini pun ada tokoh yang berlatih keras dan pantang menyerah untuk bisa mengalahkan lawannya. Setiap tokoh di dalam manga ini pun memiliki masa lalunya masing-masing yang memotivasi mereka dalam bertindak.

Baca Juga:  Tak Perlu Sembunyikan Identitas Sebagai Seorang Wibu, tapi Tak Perlu Juga Dipamerkan!

Sejak awal, Akimine Kamijyo telah melakukan disclaimer yang menyatakan bahwa kisah ini adalah fiksi meskipun kerap kali menyebut nama tokoh dan nama peristiwa asli. Namun, Akimine Kamijyo bertanggung jawab dengan menyisipkan fakta sejarah sesungguhnya di halaman-halaman ekstranya. Hal ini membuat orang luar Jepang seperti saya bisa sedikit mengerti perbedaan cerita fiksi yang diciptakan Akimine Kamijyo dan fakta sejarah yang sesungguhnya.

Sayangnya, manga ini memang tidak populer sama sekali pada masa kejayaannya di Indonesia. Adaptasi animenya pun sangat berbeda dengan versi manganya. Padahal, saya yakin kalau animenya dibuat serius seperti Naruto, Bleach, atau One Piece dengan gambar, suara, dan lagu pengiring yang mendukung, Samurai Deeper Kyo ini akan sama populernya  karena kekuatan cerita dan tokoh-tokoh di dalamnya yang sangat kuat. Orang-orang Jepang maupun orang luar Jepang sekalipun akan tertarik belajar sejarah Jepang dengan serius karena menonton animenya.

Saya ingin ada lebih banyak orang lagi yang membaca manga ini. Kalau ada lebih banyak orang yang baca manga ini, bukan tidak mungkin akan diadaptasi dalam bentuk anime zaman sekarang yang gambarnya sudah sangat bagus. Bukankah begitu?

Sumber Gambar: YouTube Tara Mortimer

BACA JUGA Manga atau Anime Shonen Adalah Escapisme Terbaik dari Dunia Semerawut Ini dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.