Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

Ribetnya Urusan Mandi di Jepang

Primasari N Dewi oleh Primasari N Dewi
3 Maret 2022
A A
Ribetnya Urusan Mandi di Jepang Terminal Mojok

Ribetnya Urusan Mandi di Jepang (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tadinya saya pikir mandi berendam di ofuro (bak mandi/bathtub) adalah hal yang menyenangkan karena bisa menghilangkan segala lelah seharian dan bisa membuat tidur lebih nyenyak. Itu memang benar. Tapi ternyata saya nggak terbiasa. Mandi sehari sekali, menunggu sampai malam tiba baru mandi, setelah bangun tidur hanya cuci muka dan gosok gigi itu ternyata nggak cocok bagi saya. Jadi, selama berada di Jepang, saya jarang berendam padahal ada ofuro di kos maupun asrama kampus saya. Air panas pun tinggal putar keran saja.

Bagi orang Jepang, mandi berendam air ini ternyata memiliki sejarah yang panjang dan kebiasaan yang turun menurun. Konsep mandi bagi orang Jepang bukan membasahi diri dengan air hangat atau dingin yang diciduk dengan gayung dari ember. Beda. Agak ribet sih, tapi kebiasaan mandi di sana ternyata ada seninya, lho, Gaes.

ADVERTISEMENT

Konsep mandi orang Jepang: Harus berendam dalam air hangat

Orang Jepang terbiasa mandi berendam di dalam ofuro dan mereka melakukannya pada malam hari. Biasanya dilakukan sebelum makan malam atau sesudahnya. Sebelum masuk ke ofuro, mereka harus menggosok tubuh dulu dengan sabun dan dibilas menggunakan shower atau gayung. Setelah bersih dari busa sabun, barulah mereka berendam.

Air hangat biasanya hanya tinggal putar keran, nggak perlu repot-repot merebus air dulu seperti di Indonesia. Hehehe. Sepengalaman saya, pada musim dingin, tagihan gas di sana selalu naik. Tagihan listrik juga ikut naik lantaran penggunaan penghangat ruangan hampir sepanjang hari.

Berendam dengan air hangat di dalam bathtub memang paling enak! (Shutterstock.com)

Berendam dalam air hangat ini juga nggak boleh lama-lama ya, Gaes. Kalau kelamaan bakal bikin pusing. Terlalu lama juga malah bikin hipotermia dan kulit tubuh jadi kering.

Dalam sebuah keluarga di Jepang, biasanya air dalam ofuro digunakan bergantian asal airnya masih hangat. Urutannya ayah, anak laki-laki, barulah ibu dan anak perempuan. Kadang ada juga ibu yang memilih terakhir. Hal ini sudah sangat umum terjadi di Jepang. Kalau ada tamu, biasanya tamu didahulukan. Ini termasuk seni, lho. Mandi berendam dengan air yang sama dipercaya bisa untuk bonding keluarga.

Saat anak masih kecil, biasanya ayah akan berendam bersama anak-anaknya. Ini juga termasuk salah satu cara agar ayah bisa bonding dengan anak. Namun, kebiasaan ini mulai ditinggalkan lantaran banyak ayah yang pulang kerja sampai larut malam.

Ofuro, sentou, onsen

Lantaran konsep mandi orang Jepang yang harus berendam air hangat, bagi yang rumahnya sempit dan nggak memiliki ofuro, mereka biasanya akan pergi ke sentou alias pemandian umum. Dulu, pemandangan orang membawa perlengkapan mandi menuju sentou dan baru pulang setelah selesai mandi adalah hal yang biasa saya jumpai di Jepang. Biasanya sebelum masuk ke kolam berendamnya, mereka harus menggosok tubuhnya terlebih dahulu di tempat yang sudah disediakan.

Baca Juga:

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Nah, biasanya orang yang tinggal di wilayah yang sama akan bertemu pada malam hari di sentou ini. Mereka akan saling bercerita tentang yang dialami hari itu. Kebiasaan ini mirip dengan orang Indonesia zaman dulu yang mandi di pancuran atau sumur bor satu RT. Sembari menunggu giliran mandi atau mencuci, biasanya bercakap-cakap dengan tetangga. Waktu kecil, saya masih sempat mengalaminya, lho.

Pergi ke onsen bisa jadi sarana healing (Shutterstock.com)

Namun, kebiasaan pergi ke sentou sepertinya juga sudah agak berkurang karena hampir semua rumah atau apartemen modern Jepang memiliki ofuro sekarang ini. Anak muda juga sudah terbiasa mandi di ofuro mereka sendiri, tak perlu repot-repot ke sentou.

Pada musim gugur atau dingin, orang Jepang juga memiliki kebiasaan berendam air hangat di tempat khusus yang disebut onsen. Onsen biasanya berada di dekat sumber air panas pegunungan. Jumlah onsen di Jepang ribuan lho, Gaes. Hal ini disebabkan karena Jepang memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif.

Onsen biasanya juga disediakan oleh hotel dengan dilengkapi hidangan makanan yang khas. Konsep yang digunakan adalah dekat dengan alam, sehingga onsen biasanya merupakan ceruk bebatuan untuk berendam yang dialiri air panas dari sumbernya. Selagi berendam, mereka bisa menikmati pemandangan alam.

Mandi di ryokan

Saya punya pengalaman aneh yang nggak biasa saat menginap di ryokan alias hotel bergaya Jepang. Kamar yang saya tempati nggak ada kamar mandi dalam, hanya ada wastafel tempat mencuci tangan dan WC. Tempat tidur di ryokan adalah futon (kasur tipis) yang sebelumnya dikeluarkan dari oshiire (semacam lemari dinding kayak tempat tidurnya Doraemon itu, lho).

Ryokan, penginapan tradisional bergaya Jepang (Shutterstock.com)

Kalau mau mandi, tamu yang menginap di ryokan harus mandi di tempat umum bersama dengan tamu lainnya. Mirip dengan sentou, kita harus menggosok tubuh dulu sebelum masuk ke kolam air hangat. Kemudian, makanan akan diantar ke dalam kamar. Hal ini agak berbeda dengan kebiasaan dalam hotel gaya Barat atau yang lebih modern di mana tamu hotel makan bersama di ruangan yang disediakan dan mandi di kamar masing-masing.

Pemandian di ryokan biasanya sudah ditentukan jam bukanya. Jadi, tamu yang menginap nggak bisa pagi-pagi ke sana sendirian. Kalau mau aman tanpa banyak teman, ya pilih di awal buka atau di akhir menjelang tutup sekalian.

Begitulah kira-kira seninya mandi di Jepang. Meskipun terkesan agak ribet dan berbeda konsep dengan mandi di Indonesia, masih bisa diakali kok oleh para perantau. Memang sulit sih mengubah konsep dan kebiasaan yang sudah dilakukan sejak kecil seperti perkara mandi ini. Bagi yang mementingkan mandi pagi agar lebih pede menjalani hari, memang butuh perjuangan untuk beradaptasi di Jepang. Saya termasuk yang gagal beradaptasi untuk nggak mandi pagi. Angel wes angel.

Penulis: Primasari N Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2022 oleh

Tags: Budaya Jepangjepangmandipilihan redaksi
Primasari N Dewi

Primasari N Dewi

Saat ini bekerja di Jepang, menjalani hari demi hari sebagai bagian dari proses belajar, bertahan, dan berkembang.

ArtikelTerkait

Mengenang Lagi Cerita Wanita Misterius di Balik Lagu Sephia dari Sheila On 7 terminal mojok.co

Mengenang Lagi Cerita Wanita Misterius di Balik Lagu Sephia dari Sheila On 7

5 November 2021
5 Daerah Penghasil Pecel Enak di Jawa Timur terminal mojok.co

5 Daerah Penghasil Pecel Enak di Jawa Timur

18 November 2021
Saya Lebih Takut KPI Ketimbang Isu Kebangkitan PKI terminal mojok.co

Saya Lebih Takut KPI Ketimbang Isu Kebangkitan PKI

24 September 2021
Meski Punya Latar yang Mirip, Film Coco Lebih Terasa Nyelekit Dibanding Encanto Terminal Mojok.co

Meski Punya Latar yang Mirip, Film Coco Lebih Terasa Nyelekit Dibanding Encanto

29 Maret 2022
5 Hal Tidak Menyenangkan di Kota Padang yang Bikin Wisatawan Kapok Berkunjung

5 Hal Tidak Menyenangkan di Kota Padang yang Bikin Wisatawan Kapok Berkunjung

15 Oktober 2025
uang tip terminal mojok

Tunjangan PNS Memang Gede, tapi Nggak Segede Itu

15 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Nakes vs pasien BPJS sama-sama korban sistem kesehatan (Unsplash)

Nakes vs pasien BPJS terjadi karena sistem kesehatan yang busuk

9 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.