Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Preman Pensiun Episode 12, Musim 1: Kang Bahar Mesra, Jamal Membara

Bastian Ragas oleh Bastian Ragas
10 Juni 2020
A A
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19

Share on FacebookShare on Twitter

Jika Preman Pensiun episode 10 dan 11 menceritakan kesehatan istri Kang Bahar yang terus menurun, pada Preman Pensiun episode 12 justru kabar baik muncul di awal cerita. Adegan awal menampakkan kemesraan Kang Bahar dengan istrinya yang kesehatannya telah membaik. Kalau kata Kinanti, sih gara-gara makan rengginang yang diberi oleh Uyan di Preman Pensiun episode 11. Tapi masa iya rengginang bisa jadi obat?

Meskipun saat itu kondisi Mami telah membaik, namun ia tetap saja tak ingin Kang Bahar memberi tahu anak-anaknya akan kesehatannya yang telah membaik. Hal itu disebabkan oleh tingkat kangen Mami kepada anaknya yang kelihatannya sudah menggunung sehingga kondisinya ingin dirahasiakan agar anaknya tetap mudik.

Di tengah perbincangan, tiba-tiba Kang Bahar teringat masa lalunya. Ia mengatakan kalau dia sempat skeptis dengan pernikahan, ia merasa tidak pantas menjadi suami siapa pun, tidak pantas menjadi kepala keluarga, bahkan ia juga tidak yakin ada mertua yang bersedia menerimanya. Hingga ia bertemu mami yang selisih umurnya mencapai 15 tahun. Kang Bahar pinter euy nyari istri.

Menjelas siang, adegan uwu kembali muncul antara Kang Bahar dengan Mami. Saat Kang Bahar menawari menggendong Mami, justru Kang Bahar bilang kalau tidak sanggup atas penawarannya sendiri. Hingga kemudian Mami bertanya, “Kalau nggak kuat kenapa nawari atuh.” Dengan santai Kang Bahar menyahut, “Artinya Papi masih sayang sama Mami, 100 persen masih sama seperti dulu.” Ulululu~

Setelah menampilkan keharmonisan keluarga Kang Bahar, adegan beralih ke keluarga Kang Mus yang tampaknya harmonis tapi nggak harmonis-harmonis amat. Sebab saat enak-enaknya sarapan berempat (Kang Mus, istri, anak, dan mertuanya), tiba-tiba Ema kepengin baju renang warna pink.

Bisa dibayangkan betapa mumetnya Kang Mus, nggak hanya mumet mikir uang buat beli, membayangkan mertuanya pakai baju renang warna pink justru lebih mumet.

Pada akhirnya Kang Mus menjanjikan akan membelikan kalau sudah gajian. Tentunya itu hanya janji Kang Mus yang berharap besok mertuanya sudah lupa.

Adegan selanjutnya dapat saya simpulkan bahwa pada Preman Pensiun episode 12 ini, ada tiga pria yang mengalami galau atau patah hati. Mereka adalah Amin, Ubed, dan Aditya.

Baca Juga:

Terminal Ledeng Bandung: Terminal Multifungsi di Pinggiran Kota Bandung yang Bukan Sekadar Tempat Ngetem Angkot

Mawar Preman Pensiun, Tukang Parkir Terbaik dan Teramah di Indonesia, Wajib Jadi Contoh!

Amin galau karena Imas lebih tertarik dengan Dikdik, anak buah Jamal. Sampai-sampai Imas harus menegaskan kepada Amin dengan nada tinggi karena menurutnya Amin terlalu mengganggu.

“A’ Amin boleh suka sama Imas, tapi Imas berhak memilih pasangan Imas sendiri,” kira-kira begitulah saat emosi Imas tercurahkan.

Ubed justru galau karena ditinggalkan oleh Dewi, partner copet terbaiknya. Masalahnya terletak pada Ubed yang ingin kembali bergabung dengan Junaedi dan Saeb sebagai copet dengan alasan pertemanan, hal itu terjadi setelah Ubed diajak bertukar pikiran oleh keduanya. Saat itu juga Dewi langsung meninggalkan Ubed padahal sedang enak-enaknya makan bakso cuanki.

Akibat terlalu galau dan sedih ditinggal Dewi, Ubed terhasut omongan dua copet apes Junaedi dan Saeb, untuk kembali ke tim pencopet.

Setelah Ubed resmi bergabung, harapan Saeb kepada Ubed sebagai jimat keberuntungan ternyata kandas. Ubed justru menjadi jimat keapesan ketika mengangkat telepon dari Amin yang ingin curhat tentang kegalauannya. Di tengah perbincangan via telepon yang tidak berfaedah itu, Ubed keceplosan menyebut bahwa dirinya adalah seorang copet. Lantas Saeb turun dari angkot dan meninggalkan Ubed.

Sedangkan Adit yang merupakan kawan kerja Kinanti, setiap hari justru merasa galau lantaran sosok Kinanti yang ditaksirnya malah semakin dekat dengan Uyan.

Suatu adegan menampilkan pertemuan antara Adit dengan Uyan. Adit menyatakan to the point kepada Uyan, bahwa ia ingin Uyan tidak terlalu dekat dengan Kinanti. Uyan pun membalas dengan to the point juga, “Saya nggak mau dan nggak peduli karena kamu bukan pacar Kinanti dan baru kenal dengan dia.” Lalu Uyan pergi meninggalkan Adit.

Di lain adegan, ternyata Jamal si koboi jadi-jadian malah memperluas doktrinnya kepada seluruh anak buah Kang Mus yang ada di pasar, terminal, dan jalanan. Terbukti dengan pernyataan Dikdik dan Ujang yang semakin bingung menyikapi bosnya di jalanan itu. Bahkan Jamal telah berani terang-terangan menuju ke pasar, yang kata si Komar tujuannya untuk survei, padahal tak lain hanya untuk memperluas dakwah doktrinnya kepada anak buah Komar.

Jamal di Preman Pensiun episode 12 ini memang digambarkan semakin bersemangat menyingkirkan Kang Mus dan menjjanjikan anak-anak buah Kang Mus akan naik jabatan jika ia berhasil.

Di akhir episode 12, Kang Mus tampak menghadap Kang Bahar. Sebelum Kang Mus laporan, Kang Bahar justru telah menyadari bahwa ada sebuah kekhawatiran yang dihadapi Muslihat. Akhirnya Kang Mus pun berterus terang bahwa dirinya megkhawatirkan pergerakan dari Jamal.

“Kamu yang mengambil kesimpulan untuk menarik kembali Jamal,” ucap Kang Bahar.
“Saya mulai merasa itu keputusan yang salah, Kang,” jawab Kang Mus.
“Dulu sudah saya peringatkan sama kamu.”

Kemampuan leadership Kang Mus sungguh diuji kali ini.

Baca sinopsis semua episode Preman Pensiun musim 1 di sini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Juni 2020 oleh

Tags: preman pensiunPreman Pensiun Musim 1review sinetron
Bastian Ragas

Bastian Ragas

ebolan Perikanan yang hari-harinya dihabiskan untuk berkecimpung di sektor bahari. Di sela rutinitas, sering merangkai kata sebagai pembuktian eksistensi

ArtikelTerkait

si doel anak sekolahan episode 19 musim 2 jalan cerita sinopsis mandra ditahan di kantor polisi mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 19, Musim 2: Mandra Dinasihati buat Move On Aja

23 Juni 2020
Harta, Takhta, dan Sinetron 'Ikatan Cinta' yang Menyatukan Kita terminal mojok.co

Ikatan Cinta Adalah Fifty Shades of Grey Versi Indonesia

10 Desember 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 15, Musim 1: Ubed Dapat Kenalan Cewek Cantik

10 Juni 2020
Lirik Lagu Jamrud 'Kau dan Ibumu’ Nyuruh Kita Jangan Nangis, tapi Saya Malah Mewek mojok.co/terminal

Si Doel Anak Sekolahan Episode 25, Musim 3: Roy Mempermalukan Doel

1 Agustus 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 11, Musim 1: Jamal Mulai Beraksi, Demikian pula Uyan

9 Juni 2020
si doel anak sekolahan episode 6 musim 1 pertama sinopsis jalan cerita mojok.co

Si Doel Anak Sekolahan Episode 6, Musim 1: Golden Moment

3 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026
Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar Mojok.co

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar

13 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Was-was Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.