Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Mawar Preman Pensiun, Tukang Parkir Terbaik dan Teramah di Indonesia, Wajib Jadi Contoh!

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
23 Maret 2025
A A
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir

Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya nggak suka nonton sinetron sama sekali. Tapi, Preman Pensiun adalah pengecualian. Pipit dan Murad adalah alasan saya nonton sinetron tersebut. Nggak berlebihan bahkan kalau saya bilang saya mengidolakan mereka. Episode yang ada mereka berdua, bikin saya selalu bahagia. Otomatis, yang berhubungan dengan duo tersebut pun ikutan saya idolai, tak terkecuali Taslim dan Mawar.

Taslim dan Mawar adalah saudara dari Murad dan Pipit, yang otomatis bikin mereka berdua jadi the next sepaket setelah Kang Pipit tiada. Meski screen timenya nggak banyak, tapi saya punya respect yang amat besar pada Mawardi, nama asli Mawar.

Kenapa? Karena dia tukang parkir penuh dedikasi dan maksimal dalam bekerja.

Mawar Preman Pensiun, tiap bekerja, selalu totalitas. Selalu serius, karena tidak ingin pelanggan kecewa dan tentu saja biar tidak disemprot oleh Kang Pipit. Di beberapa kesempatan, memang terlihat Kang Pipit begitu “galak” dan semena-mena pada Mawar, seperti harus beliin makan tiap hari dan mengantar ke rumahnya. Tapi saya tahu Mawar nggak masalah, soalnya memang sesayang itu dia pada Kang Pipit.

Sebenarnya, kerja Mawar Preman Pensiun seperti apa sih kok dia saya beri respek besar?

Mawar adalah tukang parkir dengan SOP yang jelas

Mawar bekerja selayaknya tukang parkir seharusnya: menata kendaraan, membantu pengunjung pasar sebelum dan sesudah parkir, serta memberi pesan “utamakan keselamatan” sebelum pengunjung cabut dari pasar. Coba, dalam hidup kalian, berapa kali dapet perlakuan mirip kek gitu?

Nggak pernah? Wajar, kebanyakan tukang parkir lebih peduli dengan uang kalian. Kalau Mawar mah, begini kerjanya.

Dari itu saja, terlihat bahwa Mawar Preman Pensiun adalah tukang parkir terbaik, bahkan bisa dibilang teramah di Bandung. Nggak cuman Bandung sih, se-Indonesia malah.

Baca Juga:

Jangan-jangan, Kita Ini Sebenarnya Butuh Tukang Parkir dan Nggak Benci sama Mereka

Tukang Parkir Memang Bikin Pusing, dan Ini Adalah Salah Satu Cara agar Kita Nggak Perlu Pusing Lagi Nyari Duit 2 Ribu buat Mereka

Meski tukang parkir biasa, bukan resmi (eh resmi nggak ya?), Mawar punya SOP dalam bertugas. Tukang parkir lain, ah, mana maen dibandingin Mawar. Modal prit prit doang, ambil 2 ribu, bodo amat sama pengunjung parkiran.

Mawar, harusnya kita beri gelar tukang parkir terbaik se-Indonesia. Atau jadi percontohan bagaimana seharusnya orang bekerja. Kalau cuman ngatung minta duit, bukan kerja itu namanya.

Ponakan terbaik

Mawar Preman Pensiun juga masih bisa membantu merawat Kang Pipit seperti memastikan beliau bisa ngopi, gorengan, dan makan nasi padang di sela-sela pekerjaannya. Nah kan, selain tukang parkir teramah, dia juga wajib dinobatkan sebagai keponakan terbaik se-Bandung.

Rasa sayangnya pada Kang Pipit, meski kadang diperlakukan semena-mena, bikin dia jadi karakter yang lovable di Preman Pensiun. Kepergian Kang Firmansyah Fitra bikin dia terpukul dalam waktu lama, hingga dia merasa iri pada Taslim yang masih diperhatikan oleh Mang Murad, yang isinya cuman ngamuk ke Taslim.

***

Kang Pipit sudah lama pergi, Murad juga fokus pada bisnis yang dia tekuni. Kini, Duo Sepaket berganti. Tongkat estafet sudah beralih ke Mawar dan Taslim. Taslim menjalankan peran Mang Murad dengan begitu hebat. Dia prajurit yang kuat, petarung yang andal.

Tapi, Mawar berbeda. Dia tidak jago berantem, bahkan punya rute pelarian tersendiri di pasar. Tapi, mungkin itulah yang terbaik. Mungkin dia memang diciptakan untuk jadi karakter yang lovable, lucu, serta jadi percontohan bagi para tukang parkir di luar sana, bahwa kamu bisa kerja sebagaimana mestinya.

Lagi-lagi, bagi saya, Mawar Preman Pensiun adalah tukang parkir teramah dan terbaik di Indonesia.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA ‘Preman Pensiun’ Mencerminkan Garut sebagai Kota Preman

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2025 oleh

Tags: mawar preman pensiunpreman pensiunTukang Parkir
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 26, Musim 1: Malangnya Saep Jadi Korban Salah Tangkap

20 Juni 2020
Belajar dari Kang Bahar di Preman Pensiun: Preman yang Juga Punya Sisi Humanis Kenapa Sih Orang Suka Berkomentar dan Terbawa Suasana Pas Nonton Sinetron?

Belajar dari Kang Bahar di Preman Pensiun: Preman yang Juga Punya Sisi Humanis

21 Mei 2020
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 30, Musim 1: Jamal Tiba-tiba Jadi Pengajar Bahasa Indonesia

22 Juni 2020
Menyuruh Bayar Parkir Duluan, tapi Kendaraan Ditinggalin Begitu Aja Bikin Saya Membenci Tukang Parkir untuk Pertama Kalinya

Menyuruh Bayar Parkir Duluan, tapi Kendaraan Ditinggalin Begitu Aja Bikin Saya Membenci Tukang Parkir untuk Pertama Kalinya

6 September 2023
sinopsis preman pensiun episode 1 musim 1 mojok.co preman pensiun episode 2 preman pensiun episode 3 episode 4 episode 5 episode 8 episode 10 episode 19 kang bahar

Preman Pensiun Episode 11, Musim 1: Jamal Mulai Beraksi, Demikian pula Uyan

9 Juni 2020
nussa dan rara, Alasan Serial Animasi Nussa Nggak Cocok untuk Tayangan Anak-anak di Televisi Wajah Baru Pemberi Warna Baru di Sinetron Preman Pensiun 4 Preman Pensiun 4: Sinetron Penuh Edukasi untuk Insan Pertelevisian Indonesia Rekomendasi Sinetron untuk Hibur Anies Baswedan Atas Ditundanya Formula E

Pemberi Warna Baru di Sinetron Preman Pensiun 4

26 Mei 2020
Muat Lebih Banyak
Tinggalkan Komentar

Terpopuler Sepekan

Bengawan Solo: Sungai Legendaris yang Kini Jadi Tempat Pembuangan Sampah

Bengawan Solo: Sungai Legendaris yang Kini Jadi Tempat Pembuangan Sampah

2 Desember 2025
Pertama Kali Naik Bus Harapan Jaya dari Semarang ke Blitar: AC Bocor, Ban Pecah, tapi Snack Melimpah

Pertama Kali Naik Bus Harapan Jaya dari Semarang ke Blitar: AC Bocor, Ban Pecah, tapi Snack Melimpah

8 Desember 2025
Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern Mojok.co

Alasan Saya Bertahan dengan Mesin Cuci 2 Tabung di Tengah Gempuran Mesin Cuci yang Lebih Modern 

5 Desember 2025
Pindang Tetel: Makanan Khas Pekalongan yang Nggak Masuk Akal tapi Wajib Dijajal

Pindang Tetel: Makanan Khas Pekalongan yang Nggak Masuk Akal tapi Wajib Dijajal

8 Desember 2025
Stop Kirim Makanan, Ini 4 Ide Hampers Natal yang Nggak Mainstream dan Berguna Biar Nggak Berakhir Jadi Pajangan Mojok

Stop Kirim Makanan, Ini 4 Ide Hampers Natal yang Nggak Mainstream dan Berguna

6 Desember 2025
Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

3 Desember 2025

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=HZ0GdSP_c1s

DARI MOJOK

  • Sayonara, JogjaROCKarta
  • Pentingnya Cadangan Pangan Beras di Daerah agar Para Pimpinannya Nggak Cengeng Saat Darurat Bencana
  • Liburan Menyenangkan di Obelix Hills Jogja, Nikmati Sunset Sambil Ngopi hingga Live Music di Akhir Pekan
  • Pengalaman Saya Kuliah di 2 Kampus Terbaik Jogja: Menjadi Liar di UNY, Menikmati Kasih Sayang Dosen dan Menjadi Mahasiswa Tertib di UAD
  • ILUNI UI Gelar Penggalangan Dana untuk Sumatra lewat 100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert
  • Lagu Sendu dari Tanah Minang: Hancurnya Jalan Lembah Anai dan Jembatan Kembar Menjadi Kehilangan Besar bagi Masyarakat Sumatera Barat


Summer Sale Banner
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.