Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Pop Mie Adalah Teman Perjalanan Jauh yang Hakiki

Aditya Mahyudi oleh Aditya Mahyudi
30 Desember 2019
A A
Pop Mie Nasi Adalah Inovasi Mi Instan Paling Nggak Penting yang Pernah Ada terminal mojok.co

Pop Mie Nasi Adalah Inovasi Mi Instan Paling Nggak Penting yang Pernah Ada terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika sedang menikmati perjalanan jauh menuju Bandung dengan menaiki mobil travel, perut saya tiba-tiba berbunyi kencang. Betul, saya kelaparan di tengah jalan. Saya kemudian minta pak Supir untuk tancap gas mencari foodcourt supaya perut saya tidak berisik lagi.

Pas sampai di foodcourt, tadinya saya mau cari makanan khas sunda yang bisa mengobati kerinduan saya dengan masakan rumah. Tapi mau belok ke tempat makan sunda itu, tiba-tiba hidung saya mengendus sesuatu dari kejauhan. Sebuah bau yang begitu nikmat, tapi bukan bau indomie atau mie bakso. Saya menengok ke arah kanan lalu menemukan jejeran gelas sterofoam yang berdiri ala piramida di samping termos berlapiskan stainless steel.

Bau nikmat tadi muncul dari seseorang yang sedang menyeduh sesuatu di sana. Saya kemudian menghampiri jejeran gelas sterofoam tadi, di sanalah saya menemukan sumber bau yang menggiurkan itu ternyata bau produk bernama Pop Mie.

Itu adalah awal mula pertemuan kami. Seperti cerita-jatuh-cinta-pada-pandangan-pertama lainnya, saya langsung menemukan bahwa dia istimewa. Lha wong dari tampilannya saja anti mainstream kok. Dia tidak butuh mangkok, juga sangat mandiri karena punya garpu sendiri. Penampilannya juga bisa dibilang sangat canggih dan futuristik di mana tutupnya membuat panas mie selalu terjaga. Dan wadahnya, bisa melindungi tangan kita dari panas, sehingga ketika kita berpegangan, rasanya hangat, mantap, dan pas.

Tak hanya tampilannya, rasanya juga tidak kalah menggoda. Saya seruput mienya. Lalu seperti ada ledakan di kepala saya. Rasanya sungguh luar biasa. Campuran gurih-gurih sedep dari kuahnya menyerap ke dalam mie yang lembut. Belum lagi, ada sayuran kering di dalamnya yang membuat saya merasa sedikit sehat karena bisa makan sayur di dalam kuah mie yang enak itu. Satu kesan saya ketika menghabiskan Pop Mie pertama dalam hidup saya ini, “Mantap Jiwa”

Setelah saat itu, saya hampir selalu membelinya ketika sedang di perjalanan jauh. Baik itu di bis, kapal, atau di kereta.

Dan selalu banyak cara untuk menikmatinya sehingga saya tidak akan pernah bosan membelinya. Suatu ketika saya bisa membeli Pop mie pedas yang membuat lidah terbakar hingga mandi keringat. Di hari lain saya bisa menambahkan berbagai topping seperti kerupuk dan nasi agar bisa makan dengan kenyang. Sisanya tergantung kreatifitas masing-masing.

Saya pikir kehebatan Pop Mie dalam menemani perjalanan bukan hal yang perlu diragukan lagi. Bahkan membeli Pop Mie di perjalanan rasanya sudah menjadi seperti tradisi. Siapa coba di dunia ini yang tidak pernah membeli Pop Mie di perjalanan jauhnya? Ketika tidak niat beli pun, saya kira tidak akan ada yang bisa tahan mencium bau seduhan Pop Mie yang dibeli orang lain yang membuat kita ingin turut membelinya.

Baca Juga:

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

4 Hal yang Bakal Hilang kalau Kursi Berhadapan Kereta Ekonomi Lenyap

Kehebatan lainnya, selain bisa menghilangkan lapar di perjalanan, Pop Mie juga punya bisa menghilangkan penyakit! Buktinya, saya pernah melihat seseorang sembuh dari gejala pusing dan mual-mual di perjalanan setelah dia menyantap Pop Mie! Wajahnya yang pucat kembali sehat seperti sedia kala.

Ah sungguh Pop Mie ini adalah teman perjalanan yang hakiki!

BACA JUGA Iklan Mie Sedaap dan Kegalauan Para Kpopers Penikmat Indomie atau tulisan Aditya Mahyudi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2022 oleh

Tags: akun video makananKeretaperjalananpop mie
Aditya Mahyudi

Aditya Mahyudi

Seorang freelancer asal Kota Bandung yang gemar jogging, menonton film spesialis action serta membuat desain grafis di waktu senggang. Memiliki ketertarikan mendalam pada dinamika sosial-budaya serta penerjemahan bahasa internasional, yang sering menjadi inspirasi dalam berbagai karya dan proyek manapun.

ArtikelTerkait

Siasat Naik Kereta Ekonomi Solo-Nganjuk agar Kursi Tidak Hadap Belakang Mojok.co

Siasat Naik Kereta Ekonomi Solo-Nganjuk agar Kursi Tidak Hadap Belakang

1 Oktober 2024
6 Rahasia Mie Sedaap Cup yang Sukses Mengakhiri Kejayaan Pop Mie

6 Rahasia Mie Sedaap Cup yang Sukses Mengakhiri Kejayaan Pop Mie

15 Agustus 2024
Stasiun Palur Karanganyar, Stasiun Kecil yang Mengabaikan Kenyamanan Penumpang. Mengecewakan! Mojok.co

Stasiun Palur Karanganyar, Stasiun Kecil yang Mengabaikan Kenyamanan Penumpang. Mengecewakan!

9 Februari 2024
Kasihan Bantul Terlalu Berbahaya, Sekelas Bodyguard Belum Tentu Berani ke Sana Mojok.co

Kasihan Bantul Terlalu Berbahaya, Sekelas Bodyguard Belum Tentu Berani ke Sana

15 November 2023
catatan perjalanan bandung ke yogyakarta MOJOK.CO

Catatan Perjalanan Naik Motor dari Bandung ke Yogyakarta: Berawal dari Pembangkangan

8 Juli 2020
KA Taksaka Nggak Perlu Bergelar Argo untuk Jadi Primadona dan Anak Emas KAI

KA Taksaka Nggak Perlu Bergelar Argo untuk Jadi Primadona dan Anak Emas KAI

15 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026
Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

Mengenal Nasi Bu’uk, Menu Tradisional Bondowoso yang Penuh Kisah, tapi Kini Dilupakan

25 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.