Perjalanan Mencari Sosok Mas Aldebaran di Dunia Nyata – Terminal Mojok

Perjalanan Mencari Sosok Mas Aldebaran di Dunia Nyata

Artikel

Sinetron Ikatan Cinta yang tayang di salah satu televisi swasta terbesar di Indonesia ini memang masih dikategorikan sebagai sinetron baru, namun sinetron besutan sutradara Doddy Djanas ini telah laris di pasaran. Terbukti dengan jumlah penontonnya yang banyak serta rating nya yang selalu menduduki peringkat atas. Tentu ini tidak lepas dari pesona aktornya, Arya Saloka yang berperan jadi Mas Aldebaran.

Sinetron yang dibintangi oleh para artis muda berbakat seperti Arya Saloka, Amanda Manopo, dan Evan Sanders ini memang memiliki jalan cerita yang lumayan unik dan susah ditebak. Kisah percintaan yang dibalut dengan dendam membuat daya tarik tersendiri bagi penontonnya.

Sedikit bercerita, jujur pada saat penayangan perdana sinetron ini saya tidak terlalu tertarik untuk menontonnya karena saya pikir alur ceritanya pasti akan sama seperti sinetron-sinetron lain yang mudah di tebak dan cenderung mbulet. Namun, setelah hampir sepekan saya mengikuti sinetron ini, saya mulai tertarik untuk menontonnya.

Apalagi semenjak kehadiran Arya Saloka yang memerankan karakter Mas Aldebaran Alfahri, seorang pengusaha muda tampan serta misterius, namun juga romantis itu cukup mampu mencuri hati saya untuk menjadi salah satu bagian dari penonton setia Ikatan Cinta.

Namun, pernah suatu malam ketika saya sedang menonton sinetron tersebut pikiran saya berkelana memunculkan sebuah pertanyaan, “Apakah ada sosok Mas Aldebaran di dunia nyata?”

Bukan apa-apa saya berpikir seperti itu karena penggambaran karakter Mas Aldebaran ini terbilang nyaris sempurna. Mulai dari penggambaran fisik, pekerjaan, serta sifatnya yang baik hati dan penyayang minus sifat cueknya. Lagi pula meskipun cuek tapi Mas Al ini perhatian, jadi saya bisa menyimpulkan bahwa ini merupakan karakter yang sempurna.

Saya mulai membayangkan jika sosok Mas Aldebaran ini ada di dunia nyata, pasti saya akan beruntung jika bisa menjadi ratu di hatinya. Namun, ada beberapa pertanyaan yang membuat saya menjadi ragu jika sosok paripurna ini ada di dunia nyata.

Pertama, hanya dengan alasan dendam, Mas Al mau menikahi Mbak Andin yang notabene seorang narapidana. Memang tidak salah menikahi seorang narapidana terlebih narapidana cantik seperti Mbak Andin. Namun, hidup di dalam masyarakat yang memiliki pola pikir yang belum sepenuhnya terbuka itu pasti akan sulit untuk menerima hal tersebut apalagi Mas Al ini kan seorang pengusaha sukses, apakah tidak apa jika memiliki istri seorang narapidana? Bukankah hal tersebut justru akan menimbulkan gunjingan dari masyarakat dan berpengaruh pada bisnisnya?

Kedua, dendam biasanya identik dengan kata menyiksa entah itu berupa siksaan fisik atau mental. Yah memang Mas Aldebaran sudah melakukan penyiksaan mental terhadap Mbak Andin dengan cara tidak mencintainya dan tidak memberinya nafkah batin. Namun, bukankah biasanya mata dibalas mata, nyawa dibalas nyawa? Apakah cukup dengan menyakiti hati Mbak Andin saja mampu membayarkan dendam atas kematian adiknya?

Dan yang ketiga, perihal cinta yang mampu melunturkan dendam. Saya sadar bahwa cinta itu memang buta, seperti kata pepatah tai kucing rasa coklat. Tapi, saya yakin cinta pun tidak sebuta itu. Saya sedikit ragu jika ada seseorang yang mau menghapus dendamnya hanya karena sebuah rasa cinta. Sekarang kita pikirkan jika itu benar terjadi bukankah batinnya akan tersiksa karena tidak bisa membalaskan dendam adiknya sedang dia justru berbahagia dia atas penderitaan adiknya dengan mencintai musuhnya? Aneh sekali.

Pikiran-pikiran yang demikian itu membuat saya sanksi mengenai keberadaan Mas Aldebaran di dunia nyata, yah, meskipun kita tidak pernah bisa memprediksi rencana Tuhan akan seperti apa. Namun, jika memang benar sosok paripurna ini ada di muka bumi ini, saya rasa keberadaannya 1: 1000.

Terlepas dari itu saya rasa sinetron ini cukup mendidik karena ada beberapa hikmah yang bisa kita ambil. Mulai dari jangan menumbuhkan dendam di hati karena balas dendam bukanlah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah, namun justru memperkeruh masalah. Yang kedua, serapat apa pun bangkai yang disembunyikan pasti akan tercium juga, sepintar apa pun kita menyembunyikan kebohongan pasti kebenarannya akan terungkap. Dan yang terakhir, tentang keihklasan dalam mencintai seperti yang dilakukan Mbak Andin yang mencintai Mas Aldebaran.

BACA JUGA katan Cinta Adalah Fifty Shades of Grey Versi Indonesia dan tulisan Windy Fransisca lainnya.

Baca Juga:  Kalista Iskandar Tidak Hafal Pancasila Tidak Salah, yang Salah, Hafal Tapi Tidak Mengamalkannya
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.