Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

5 Perbedaan Upin dan Ipin Dulu dan Sekarang

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
1 Juni 2023
A A
5 Perbedaan Upin dan Ipin Dulu dengan Sekarang

5 Perbedaan Upin dan Ipin Dulu dengan Sekarang (Instagram Upin Ipin Official)

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut kalian apa perbedaan Upin dan Ipin dulu dan sekarang?

Pilihan hiburan bagi anak-anak kini makin bervariasi. Anak-anak bisa bermain board games, bola, hingga game online. Tapi bisa dibilang hiburan paling terjangkau dan disukai oleh anak-anak dari dulu hingga kini adalah nonton animasi kartun.

Ada banyak animasi kartun yang tayang di channel televisi di Indonesia. Nonton kartun di TV menjadi titik masuk pengenalan kartun tersebut ke anak-anak. Dan salah satu kartun yang masih eksis tayang di TV dan tetap menjadi kegemaran anak-anak hingga saat ini adalah Upin dan Ipin.

Upin dan Ipin pertama kali rilis pada 14 September 2007 dan kini telah memiliki total 609 episode. Jika dijumlahkan, berarti serial kartun ini sudah nemenin anak-anak sejak 16 tahun lalu. Setara merawat anak sampai kelas 1 SMA.

Selama belasan tahun itu, sudah pasti akan ada banyak perubahan di animasi buatan Les Copaque itu. Perubahan yang dirasakan ini lumayan kentara, walaupun bukan berupa Upin, Ipin, dkk. lulus TK ataupun naik kelas.

Sebagian penonton setia Upin dan Ipin berpendapat bahwa perubahan ini termasuk downgrade. Ini karena sekarang Upin dan Ipin lebih fokus pada visual effect dibandingkan ceritanya. Separuh lainnya menyikapi perubahannya dengan sikap positif dengan menganggap Upin dan Ipin zaman now jauh lebih menarik dan edukatif daripada zaman lawas. Apa pun pendapatnya, mari kita lihat perbedaan didikan Cikgu Jasmine versus Cikgu Melati.

#1 Dulu tengil, sekarang perasa

Perbedaan dari Upin dan Ipin season awal dengan episode baru yang paling di-highlight adalah sifat si kembar. Dulu mereka tengil banget. Bahkan saat jalan pun keduanya membusungkan dada dan mendongakkan kepala. Jan, nggaya banget iki bocah. Mereka nggak ubahnya pemimpin anak-anak Kampung Durian Runtuh. Orang yang lebih tua seperti Abang Saleh pun kadang (terpaksa) nurut sama mereka.

Sekarang, mereka sudah berubah. Penonton Upin dan Ipin berpendapat kalau si kembar sekarang lembek karena selalu pakai senjata air mata dan mudah merajuk. Kalau menurut saya, mereka berdua berubah jadi lebih perasa aja. Lagi pula kalau banyak adegan sedihnya, kita juga ikut nangis karena berempati, kan?

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

#2 Dulu mandiri, sekarang manja

Perbedaan kedua ini sedikit mirip sama nomor satu. Masih ingat ya sama si kembar yang dulunya berpetualang sampai ke hutan, jualan rambutan di pinggir jalan raya, sampai bikin sepeda sendiri bersama Tok Dalang. Upin dan Ipin versi lawas punya sifat serbamandiri untuk mewujudkan keinginan mereka. Kalau pun punya suatu impian, mereka nggak maksa tapi akan berusaha mencari cara untuk menjadikannya nyata.

Sekarang mereka berdua cenderung manja dan menuntut semua keinginannya dipenuhi. Dan si kembar ini sering banget menjadikan Ehsan sebagai parameternya. Misalnya nih Ehsan naik kapal, mereka ikutan pengin naik juga. Ehsan nonton film di bioskop, Upin dan Ipin pengin juga. Sayangnya sifat mandiri mereka sekarang berubah jadi rengekan dan air mata. Dan tentu saja itu bikin penonton kecewa.

Baca halaman selanjutnya

#3 Dulu cuek, sekarang makin deket…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Juni 2023 oleh

Tags: pilihan redaksiserial animasiUpin dan Ipin
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

5 Alasan Kak Ros Upin Ipin Lebih Cocok dengan Abang Iz daripada Badrol Terminal Mojok

5 Alasan Abang Iz Lebih Cocok dengan Kak Ros di Upin Ipin

28 Januari 2023
Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang

Mirisnya Menjadi Warga Kabupaten Pemalang

15 Februari 2023
Sebuah Pertanyaan Jebakan: Bolehkah Seorang Muslim Mengikuti Tren Childfree? terminal mojok.co

Sebuah Pertanyaan Jebakan: Bolehkah Seorang Muslim Mengikuti Tren Childfree?

11 Agustus 2021
Buku ‘Bahagia Bersama’ Bocorkan Rahasia Sukses 30 Tahun JNE mojok.co

Buku ‘Bahagia Bersama’ Bocorkan Rahasia Sukses 30 Tahun JNE

23 Oktober 2021
Raja Brawijaya Fokus TikTok ketimbang Isu Kemanusiaan (Anom Harya via Shutterstock.com)

Bukannya Menyuarakan Keadilan tuk Kaum Marjinal, Raja Brawijaya Malah Fokus Main TikTok biar Viral

17 Agustus 2023
5 Tempat Wisata di Kota Batu yang Patut Diwaspadai

5 Tempat Wisata di Kota Batu yang Patut Diwaspadai

18 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya Mojok.co

Tips Belanja di Warung Madura supaya Menjadi Pelanggan Kesayangan Pemilik Tokonya

31 Mei 2026
PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

PMII Bangkalan Aneh, Paling Getol Mengkritik Pemkab, tapi Prokernya Selalu Bermanis-manis sama Pejabat

28 Mei 2026
3 Alasan Mengapa Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

3 Alasan Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

26 Mei 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar”

28 Mei 2026
Kebumen Kecamatan Aneh, Kadang Sulit Dipahami Pendatang (Unsplash)

Pengakuan dari Saya, Warga Asli Kebumen yang Menyadari Bahwa Daerah Saya Memang Sulit Dipahami Khususnya Para Pendatang yang Sedang Beradaptasi

31 Mei 2026
Fotografer Wisuda Selalu Dilema antara Jaga Pertemanan atau Harga Teman Terminal

Fotografer Wisuda Selalu Dilema antara Jaga Pertemanan atau Harga Teman

25 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.