Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Bukannya Menyuarakan Keadilan tuk Kaum Marjinal, Raja Brawijaya Malah Fokus Main TikTok biar Viral

Mohammad Rafi Azzamy oleh Mohammad Rafi Azzamy
17 Agustus 2023
A A
Raja Brawijaya Fokus TikTok ketimbang Isu Kemanusiaan (Anom Harya via Shutterstock.com)

Raja Brawijaya Fokus TikTok ketimbang Isu Kemanusiaan (Anom Harya via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak perlu menjadi pribadi yang peka pada isu-isu sosial apabila ingin menjadi panitia Raja Brawijaya. Syarat utamanya adalah mahir bikin konten, syukur-syukur bisa viral, lebih syukur pula kalau pernah FYP TikTok.

Ospek Universitas Brawijaya atau Raja Brawijaya (14-16 Agustus 2023) viral, lalu dihujat karena beberapa hal. Mulai dari banyaknya mahasiswa baru yang pingsan karena dijemur gladi papermob yang entah fungsinya untuk apa, sampai biaya penugasan ospek yang tidak murah alias menjadi malapetaka bagi anak kos yang uangnya tidak seberapa. Sebagai peserta ospek, saya tentu jengkel. Namun, saya masih berpikir positif, barangkali ada alasan masuk akal di balik fenomena tersebut.

ADVERTISEMENT

Ospek bikin konten TikTok Raja Brawijaya yang aneh banget

Pikiran positif ini mula-mula terganggu saat ada panitia dengan raut wajah percaya diri memberi instruksi pada kami. Dia bilang begini:

“Untuk adek-adek mahasiswa baru, mohon perhatiannya, kami mau bikin konten.”

Saya langsung melotot keheranan. Panitia itu melanjutkan begini: 

“Kalau aku bilang ‘UB ada di hati’ kalian jawab, ‘karena yang di hati ada di UB’ yah.” Bagi saya, instruksi tersebut sangat di luar nurul dan nggak masuk haikal untuk ukuran Perguruan Tinggi Negeri (PTN) top 10 Indonesia. Ospek bikin konten buat TikTok? Kocak banget.

Ada lagi panitia ospek Brawijaya, wajahnya penuh keringat, mungkin karena kecapekan ngonten TikTok, mengajak salah satu mahasiswa baru untuk maju. Instruksi yang menyembur dari mulutnya nggak kalah aneh. Dia bilang: 

“Adek-adek mahasiswa baru, banyak yang julid ke Raja Brawijaya karena viral di mana-mana. Oleh karena itu, jika teman kalian ini berkata ‘Julid doang, viral gak?’ kalian jawab ‘Chuaakks’ yah.” 

Baca Juga:

Trotoar Jalan Veteran Malang yang tak suantai sayang: trotoar tidak rata, penuh pkl, macetnya minta ampun!

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Bukan sekali dua panitia mengajak kami, mahasiswa baru, untuk membuat konten yang kata mereka bertujuan agar trending di medsos, salah satunya TikTok. Seolah konten ini merupakan sunnah Nabi.

Nggak ada yang salah dengan konten tersebut. Cuma mengherankan saja, sekaligus menjadi kecurigaan saya bahwa hal tersebut bisa jadi penyebab pingsannya mahasiswa. Seketika saya teringat materi dari salah satu Wakil Rektor, perihal dibutuhkannya SDM unggul untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Saya bertanya dalam kepala, apakah panitia ospek Brawijaya yang membuat konten sesuai tren biar viral itu termasuk dalam SDM unggul? Semoga saja “iya”.

Baca halaman selanjutnya: Kejanggalan dan kecurigaan di seputar Raja Brawijaya.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Agustus 2023 oleh

Tags: BrawijayaBrawijaya Malangospek brawijayaospek Raja Brawijayapilihan redaksiRaja Brawijayatiktoktiktok Raja Brawijayauniversitas brawijaya
Mohammad Rafi Azzamy

Mohammad Rafi Azzamy

Manusia biasa yang kebetulan menjadi mahasiswa.

ArtikelTerkait

Review Tokyo Revengers Live Action: Terburu-buru dan Sangat Melelahkan

Review Tokyo Revengers Live Action: Terburu-buru dan Sangat Melelahkan

24 Januari 2022
Dugaan Polisi Salah Tangkap Pelaku Klitih: Kepada Siapa Kita Harus Percaya?

Dugaan Polisi Salah Tangkap Pelaku Klitih: Kepada Siapa Kita Harus Percaya?

28 September 2022
17 Rekomendasi Street Food di Jakarta, biar Duit Cekak Tetap Bisa Makan Enak (Bagian 1) Terminal Mojok

17 Rekomendasi Street Food di Jakarta: Duit Cekak Tetap Bisa Makan Enak (Bagian 1)

6 Juli 2022
4 Alasan Beasiswa Kurang Mampu Kerap Salah Sasaran beasiswa KIP Kuliah

Beasiswa KIP Salah Sasaran: Cerita Laila yang Putus Kuliah karena Tak Dianggap Pantas Menerima Beasiswa

2 Maret 2023
5 Provinsi di Indonesia yang Paling Tidak Bahagia terminal mojok.co

5 Provinsi di Indonesia yang Paling Tidak Bahagia

4 Januari 2022
Berhenti Bilang Anak TikTok Alay! Bikin Kontennya Sulit Tauk!

Berhenti Bilang Anak TikTok Alay! Bikin Kontennya Sulit Tauk!

18 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya Mojok.co

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

20 Juli 2026
Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja Mojok.co

Liburan idaman orang dewasa itu sederhana, bisa rebahan tanpa diganggu notifikasi kerja

21 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

16 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera Mojok.co

Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.