Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

5 Perbedaan Upin dan Ipin Dulu dan Sekarang

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
1 Juni 2023
A A
5 Perbedaan Upin dan Ipin Dulu dengan Sekarang

5 Perbedaan Upin dan Ipin Dulu dengan Sekarang (Instagram Upin Ipin Official)

Share on FacebookShare on Twitter

#3 Dulu cuek, sekarang makin deket

Banyak penonton Upin dan Ipin, terutama yang sudah dewasa, menjodoh-jodohkan Mail dan Mei-mei. Alasannya karena mereka ini duduknya selalu bersebelahan tapi sering berantem dan saling ejek. Sebelas dua belas sama Ron dan Hermione di Harry Potter, deh. Buat para shipper Mail dan Mei-mei, tabiat mereka berdua itu gemes banget.

Kayaknya sih tim kreatif Upin dan Ipin menyadari hal itu. Soalnya di episode-episode terbaru Upin dan Ipin, Mail dan Mei-mei ini makin banyak momen berdua. Mulai berkurang intensitas berantem di antara mereka. Ada sebagian penonton yang menyayangkan karena penginnya Mei-mei terus menjadi sosok kutu buku dan songong karena pinter, serta Mail yang cuek dan cuma peduli sama duit. Sebagian lainnya, yang tentu saja adalah shipper keduanya, justru senang sama perkembangan hubungan Mail dan Mei-mei.

#4 Dulu realistis, sekarang edukatif

Upin dan Ipin di zaman dulu menyajikan rutinitas yang khas anak-anak banget. Di setiap episodenya lebih banyak diperlihatkan kegiatan anak-anak Kampung Durian Runtuh yang belajar di TK, main bersama sepulang sekolah, dan pergi mengaji. Konfliknya masih ringan dan mudah dipahami oleh anak-anak yang usianya sepantaran para tokoh dalam serial kartun ini.

Sekarang Upin dan Ipin lebih banyak menyisipkan konten-konten edukatif yang lebih umum dipelajari orang dewasa dibandingkan season awal. Tapi episode-episode terbarunya sukses mengubah konten-konten “susah” itu jadi mudah dicerna oleh anak-anak. Jadi penonton nggak cuma dapat hiburannya, tapi sekaligus juga pengetahuannya.

#5 Character development

Selain Mail dan Mei-mei yang mulai meredakan tensi masing-masing, beberapa karakter di Upin dan Ipin juga mengalami perkembangan. Sosok yang paling signifikan perkembangannya adalah Fizi. Kalau di season awal Fizi ini yang paling cengeng dan jadi beban, kini ia berubah jadi bocah bermulut pedas. Nggak sedikit dialognya yang bikin penonton naik pitam, misalnya saat ngatain si kembar anak yatim dan botak.

Perubahan juga ditunjukkan oleh Opah. Di awal-awal kemunculannya, Opah ini bijak, nggak banyak bicara, dan hampir nggak pernah pegang teknologi. Sekarang, Opah ini bagaikan karakter khas kartun banget alias lebay. Banyak hal yang dilakukan Opah yang rasanya mustahil dilakukan oleh lansia di kehidupan nyata. Opah kini melek teknologi, up-to-date sama tren, bahkan bisa latah dan lompat kalau kaget.

Ada juga supporting roles yang dulu sudah jarang terlihat, kini makin nggak pernah muncul. Ingat sama Dzul, Ijat, Devi, dan Nurul? Mereka ini dulunya hanya mendapatkan screen time sekelebat atau sekedipan mata. Sekarang? Boro-boro makin banyak porsi screen time-nya, mereka malah nggak pernah diajakin main lagi sama Upin, Ipin, dkk. Semakin nggak kelihatan deh mereka. Jadi wajar kalau misalnya kamu sudah nggak ingat sama mereka bertiga.

Kalau dirangkum, itulah lima perbedaan Upin dan Ipin zaman dahulu dan sekarang. Di setiap season pasti ada plus dan minusnya. Tapi walaupun versi yang terbaru banyak disayangkan dan dinilai bikin kecewa, kita tetap buru-buru menonton kalau ada episode baru, kan?

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Orang Paling Berpengaruh di Kampung Durian Runtuh Upin dan Ipin.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Juni 2023 oleh

Tags: pilihan redaksiserial animasiUpin dan Ipin
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

29 November 2023
Merantau ke Jogja Menyadarkan Saya tentang Privilese Hidup di Jakarta

Kalau Nggak Pernah Merantau, Baiknya Nggak Usah Bacot

3 Desember 2022
4 Dosa Shopee kepada Buyer, Mending Tobat Sebelum Ditinggalkan

4 Dosa Shopee kepada Buyer, Mending Tobat Sebelum Ditinggalkan

9 September 2024
Stasiun Srowot Klaten, Tempat para Monyet Bermotor Beraksi dan Menunjukkan Kebodohan

Stasiun Srowot Klaten, Tempat para Monyet Bermotor Beraksi dan Menunjukkan Kebodohan

20 Februari 2024
3 Kenakalan Pedagang Soto Ayam yang Nggak Diketahui Pembeli. Salah Satunya Bisa Bikin Ayam Awet sampai 2 Minggu!

3 Kenakalan Pedagang Soto Ayam yang Nggak Diketahui Pembeli. Salah Satunya Bisa Bikin Ayam Awet sampai 2 Minggu

20 Juli 2024
4 Pantai yang Wajib Dihindari Wisatawan Saat Pertama Kali Berkunjung ke Pacitan, Jangan ke Sini kalau Nggak Siap Mental!

4 Pantai yang Wajib Dihindari Wisatawan Saat Pertama Kali Berkunjung ke Pacitan, Jangan ke Sini kalau Nggak Siap Mental!

16 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

Tol Soroja, Tol yang Nyeleneh: Pendek, Nggak Ada Rest Area, tapi Strategis

5 Mei 2026
Trans Jatim Koridor 7, Seburuk-buruknya Transportasi Publik. Masih Perlu Banyak Belajar dan Berbenah

Ternyata Bus Trans Jatim Nggak Ada Bedanya dengan Angkot, Ngebut dan Ugal-ugalan!

4 Mei 2026
Orang Kampung Berubah Jadi Picky dan Menyebalkan ketika Berhadapan dengan Makanan “Kota”

Orang Kampung Berubah Jadi Picky dan Menyebalkan ketika Berhadapan dengan Makanan “Kota”

3 Mei 2026
5 Keanehan Lokal Jogja yang Bikin Kaget Orang Semarang (Wikimedia Commons)

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

5 Mei 2026
Vario 125, Motor Honda yang Bikin Sesal, tapi Nggak Tergantikan (Wikimedia Commons)

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

1 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tinggal di Kos Campur: Lebih Murah dan Layak, tapi Harus Kuat dengan Kelakuan Minus Penghuninya, Jorok dan Berisik
  • Buka Coffee Shop di Klaten Tanpa Ekspektasi Justru Ramai Dikunjungi, Tandai Tren Baru Warlok hingga Jadi Incaran Pelancong
  • Ketika Laki-laki Memakai V-neck, Dianggap Tebar Pesona dan Menentang Kodrat padahal Cuma Mau Modis
  • Semester 5 Kuliah: Masa paling Overthinking bagi Mahasiswa karena Kepikiran Ortu dan Masa Depan, Percuma Cari Pelarian
  • Cerita Saya Memulai Usaha Rumahan Kecil-kecilan Tanpa Utang Hingga Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan, Kamu Mau Coba?
  • Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.