Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
7 Januari 2026
A A
Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang (unsplash,com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai pencinta Durian, Wonosalam Jombang jadi salah satu tempat yang paling ingin saya kunjungi. Daerah yang berada di kaki Gunung Anjasmoro ini terkenal akan duriannya. Bahkan, di Wonosalam ada festival durian yang digelar tiap tahun.  

Saya dan istri akhirnya memutuskan motoran ke sana. Perjalanan berburu Raja Buah begitu menyenangkan karena udara sejuk dan pemandangan pegunungan yang indah. Selama perjalanan saya degdegan karena keinginan mampir ke Wonosalam akhirnya terwujud. 

Ekspektasi terhadap durian Wonosalam Jombang yang terlalu tinggi

Jujur saja, saya nggak punya bayangan seperti apa Wonosalam itu. Saya kira bakal ada semacam sentra durian, kios rapi, atau minimal lapak yang terlihat niat. Ternyata, toko duriannya cuma di pinggir jalan berjejer. Warung-warungnya nggak jelek, tapi tidak tampak meyakinkan juga. 

Saya masih berpikir positif. Namanya juga daerah wisata alam, mungkin memang konsepnya begitu. Saya berhenti di salah satu lapak. Lihat durian, pegang, cium. Lalu mulai terbuai dengan kata-kata sang penjual.

“Ini montong lokal, Mas,” kata penjual. Saya mangut-mangut. Dijelaskan lagi kalau dagingnya memang agak keset. Saya mikir, ya mungkin karakter montong lokal Wonosalam begitu. Harganya? Dua kali lipat durian pinggir jalan di daerah saya. Tapi dalam hati saya masih bisa menerima. Saya merasa, “Ya mungkin memang segitu harga durian enak.” Saya akhirnya beli.

Saat durian dibuka, isinya penuh kecewa

Saya tak menunggu lama, langsung saya coba. Iya, begitu durian “deal”, langsung dibuka dan dicoba. Sialnya, yang terasa justru kecewa. Bukan karena rasanya pahit. Bukan pula karena busuk. Tapi jelas terasa seperti belum matang. Rasanya tanggung. Dagingnya nggak legit. Nggak lumer. Tidak ada vibe durian enak pada umumnya.

Di situ saya mulai mencerna ucapan si penjual. Istilah durian “montong lokal” yang dijajakan penjual Wonosalam itu sebenarnya apa? Maksud saya, bukankah montong ya montong. Lokal ya lokal. Nggak ada istilah montong lokal. Menurut keyakinan saya, itu cuma permainan kata agar terdengar meyakinkan.

Dan, di titik itu saya sadar, saya ketipu. Bukan karena saya nggak ngerti durian sama sekali, tapi karena saya terlalu percaya pada romantisisme semu. Nama Wonosalam terlalu besar di bayangan saya, sampai saya lupa pakai logika.

Baca Juga:

Kenapa banyak daerah di jombang bernama mojo?

Alasan orang Jombang jarang ada yang bangga dengan daerahnya sendiri

Bukan soal untung, tapi soal cara

Saya paham betul, namanya jualan memang cari untung. Itu normal. Tapi, mengambil keuntung dengan cara menipu itu bukan sesuatu yang perlu dibenarkan. Apalagi ketika yang dijual bukan sekadar durian, tapi nama daerah.

Wonosalam Jombang dan durian itu sudah seperti satu paket. Ibarat Jogja dengan Bakpia atau Lamongan dengan Soto. Sudah menjadi ciri khas yang seharusnya dijaga kualitasnya. Sebab, ketika orang datang jauh-jauh, lalu pulang dengan rasa kecewa, yang rusak bukan cuma kepercayaan pembeli, tapi juga reputasi daerah itu sendiri. Iya, sebuah ironi ketika ada yang membeli durian dan tertipu justru di “sumber” durian itu berasal. Tempat yang seharusnya paling aman untuk mendapatkan kualitas dengan harga yang terjangkau.

Saya yakin ada banyak penjual di Wonosalam yang jujur. Mungkin saya memang sedang sial saja. Namun, saya hal yang saya pelajari adalah romantisisme itu kadang berbahaya. Iya, terlalu percaya pada nama dan cerita kadang membuat kita lupa bahwa tidak semua yang dijual di tempat asalnya otomatis jujur dan berkualitas.

Saya nggak benci Wonosalam. Saya masih menikmati perjalanannya. Tapi soal durian, saya kapok percaya mentah-mentah. Lain kali, mungkin saya akan lebih banyak menawar. Atau lebih baik beli di tempat yang memang sudah saya kenal. Karena ternyata, perjalanan jauh dan nama besar tidak selalu menjamin rasa yang sepadan.

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Air Terjun Tretes Wonosalam, Bukti Jombang Nggak Miskin Wisata Alam

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara inib ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2026 oleh

Tags: durianJombangRaja Buahwonosalamwonosalam jombang
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Mengenang Kedung Cinet, Satu-Satunya Wisata Alam Tersohor di Jombang Utara yang Kini Tutup Permanen

Mengenang Kedung Cinet, Satu-satunya Wisata Alam Tersohor di Jombang Utara yang Ditutup karena Kerap Memakan Korban

2 Januari 2025
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026
Halte Pulorejo Jombang: Sempat Berjaya di Zamannya, Kini Jadi Markas Genderuwo

Halte Pulorejo Jombang: Sempat Berjaya di Zamannya, Kini Jadi Markas Genderuwo

10 Oktober 2024
Orang Jombang Malas Liburan ke Wonosalam, Lebih Memilih Plesir ke Malang Mojok

Orang Jombang Malas Liburan ke Wonosalam, Lebih Memilih Plesir ke Malang

20 Juni 2026
3 Alasan Berkendara di Jalanan Jombang Itu Menyebalkan

3 Alasan Berkendara di Jalanan Jombang Itu Menyebalkan

14 Desember 2025
Simpang Tiga Mengkreng Sebenarnya Milik Kediri, Nganjuk, Atau Jombang?

Simpang Tiga Mengkreng Sebenarnya Milik Kediri, Nganjuk, Atau Jombang?

26 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suka knalpot brong indikasi sadisme, psikopat, dan narsisme (Wikimedoia Commons)

Kenapa sih kita gampang banget emosi lalu ngamuk kalau ada orang blayer-blayer knalpot brong?

29 Juli 2026
Tarif parkir SCBD Jakarta bikin syok, bisa buat dua kali makan di kampung  Mojok.co

Tarif parkir SCBD Jakarta bikin syok, bisa buat dua kali makan di Jogja

27 Juli 2026
Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi jasanya menandai hari jadi Klaten pada 28 Juli akan selalu diingat Mojok.co

Benteng Engelenburg sudah lenyap, tapi perannya untuk hari jadi Klaten akan selalu diingat

28 Juli 2026
Andai dapat rejeki nomplok Rp100 miliar, saya mau bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin Mojok.co

Andai dapat rezeki nomplok Rp100 miliar, saya akan bangun sekolah yang kesejahteraan gurunya terjamin

30 Juli 2026
Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

1 Agustus 2026
Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa Mojok.co

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.