Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Alasan Berkendara di Jalanan Jombang Itu Menyebalkan

Wicaksana Rismawardi oleh Wicaksana Rismawardi
14 Desember 2025
A A
3 Alasan Berkendara di Jalanan Jombang Itu Menyebalkan

3 Alasan Berkendara di Jalanan Jombang Itu Menyebalkan (unsplashcom)

Share on FacebookShare on Twitter

Konon katanya, “bang” dalam Jombang itu artinya bergelombang yang mana mirip seperti kondisi jalan di kabupaten ini.

Berkendara adalah kegiatan yang rutin kita lakukan sehari-hari. Entah untuk bekerja, sekolah, atau sekadar membeli rokok di warung dan minimarket terdekat. Bagi saya yang menganut agama Islam, sebelum berkendara kami diwajibkan berdoa agar diberi kemudahan, kelancaran, dan keselamatan. Selain berdoa, kita juga perlu mengutamakan faktor keselamatan diri seperti menggunakan kendaraan yang berkondisi baik, tubuh fit dan pikiran fokus, serta perlengkapan keamanan seperti pakai helm jika naik motor atau sabuk pengaman jika naik mobil.

Akan tetapi sematang apa pun persiapan kita, tidak akan ada artinya jika fasilitas jalan dan penunjang jalan yang kita lalui ternyata tidak mendukung kenyamanan saat berkendara. Bagi warga Jombang atau pengendara yang berasal dari luar kota yang sering melintas di jalanan Kabupaten Jombang, saya jamin Anda pasti relate dengan alasan berikut kalau berkendara di Jombang itu menyebalkan.

#1 Bergelombang dan berlubang

Sudah jadi rahasia umum kalau sedari dulu jalanan Jombang bergelombang. Sampai ada celetukan kata “bang” dalam Jombang artinya bergelombang.

Jalan bergelombang bisa terjadi karena metode pengaspalan yang buruk, bekas tambalan jalan, ataupun kualitas aspalnya yang buruk. Melintas di jalan yang bergelombang ini tentu bukan hal yang menyenangkan. Selain dapat mengganggu kenyamanan berkendara karena bikin kendaraan dan penumpang bergoyang, jalan bergelombang juga bisa membahayakan karena membuat kendaraan oleng dan menyebabkan kecelakaan.

Tak hanya bergelombang, jalanan Jombang juga dikenal berlubang. Maka nggak usah heran kalau sering disebut “wisata jeglongan sewu”.

#2 Jalan Jombang umumnya sempit

Selain berlubang dan bergelombang, Jombang juga dikenal memiliki jalan yang umumnya sempit. Sebenarnya sudah ada upaya pelebaran jalan dari Pemkab, namun saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

Saya pribadi berharap setelah ini jalan yang lebar bisa mempercepat mobilitas warga dan mengurangi kemacetan akibat penumpukan kendaraan. Apalagi di jam-jam sibuk seperti jam berangkat dan pulang kerja, serta musim liburan.

Baca Juga:

Temanggung yang Terkenal Nyaman Bisa Bikin Orang Jombang Nggak Betah

Jombang Lantai 2: Sebutan Baru Wonosalam buat Menantang Pacet di Wisata Pegunungan

#3 Minim penerangan

Hal menyebalkan ketiga yang mengurangi kenyamanan berkendara di Jombang adalah penerangan jalan yang minim. Bahkan di jalan nasional maupun provinsi banyak sekali lampu jalanan yang mati dan tidak segera diperbaiki. Apalagi jalan milik kabupaten, masih banyak yang tidak ada penerangannya sama sekali.

Selain membahayakan pengendara, jalan yang minim penerangan ini juga dapat memicu tindakan kriminalitas. Kalau dibiarkan terus-menerus dikhawatirkan bakal banyak copet maupun begal yang beraksi dan ujung-ujungnya juga akan meresahkan masyarakat.

Itu dia hal-hal menyebalkan yang sering saya rasakan saat berkendara di jalanan Jombang. Semoga hal ini bisa jadi perhatian pemerintah daerah untuk lebih berbenah dalam memberikan kenyamanan bagi warganya dan masyarakat umum yang melintas. Terutama kenyamanan dalam berkendara dan berlalu lintas.

Penulis: Wicaksana Rismawardi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Pertanyaan yang Sebaiknya Jangan Ditanyakan ke Orang Jombang, Bikin Kesal!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Desember 2025 oleh

Tags: akses jalanAspal Jalanjalan jombangjalan nasional di jombangjalan nasional JombangJombangKabupaten Jombangkualitas jalankualitas jalan di jombang
Wicaksana Rismawardi

Wicaksana Rismawardi

Suka One Piece, tapi nggak mau dipanggil wibu.

ArtikelTerkait

Air Terjun Tretes Wonosalam, Bukti Jombang Nggak Miskin Wisata Alam Mojok.co

Jombang Lantai 2: Sebutan Baru Wonosalam buat Menantang Pacet di Wisata Pegunungan

27 Januari 2026
3 Titik Jalan Raya Mojoagung Jombang yang Patut Diwaspadai Pengendara Pemula

3 Titik Jalan Raya Mojoagung Jombang yang Patut Diwaspadai Pengendara Pemula

23 Juni 2024
Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang Mojok.co

Pengalaman Tertipu Beli Durian di Wonosalam, Pusatnya “Raja Buah” di Jombang

7 Januari 2026
Halte Pulorejo Jombang: Sempat Berjaya di Zamannya, Kini Jadi Markas Genderuwo

Halte Pulorejo Jombang: Sempat Berjaya di Zamannya, Kini Jadi Markas Genderuwo

10 Oktober 2024
Jombang Tidak Lagi Sama, Kota Santri Telah Mati (Tirta Sujata via Shutterstock.com)

Selamat Tinggal Kota Santri, Rebranding Jombang Menjadi The Root Of Java Justru Mengaburkan Identitas Kabupaten Ini

27 Mei 2025
Akses Jalan Pantai di Malang yang Jelek Banget: Berangkat Niatnya Healing, Pulang-pulang Jadi Sinting

Akses Jalan Pantai di Malang yang Jelek Banget: Berangkat Niatnya Healing, Pulang-pulang Jadi Sinting

12 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso (Unsplash)

Dosa Besar Menganggap Bakso Aci Sebagai Bakso: Sebuah Tutorial Merusak Mood Pecinta Bakso Daging Sapi

10 Mei 2026
Warga Lokal Bersyukur Salatiga Nggak Punya Stasiun, Biarlah Kota Ini Dinikmati oleh Orang-orang yang Mau Effort Mojok.co

Warga Lokal Bersyukur Salatiga Nggak Punya Stasiun, Biarlah Kota Ini Dinikmati oleh Orang-orang yang Mau Effort

6 Mei 2026
Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.