Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Acara Pengajian dan Dangdutan di Waktu yang Sama Adalah Cara Wali Kota Tegal Mencintai Warganya

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
23 Desember 2022
A A
Sama-sama Direvitalisasi, Berikut Ini 4 Hal yang Ada di Alun-alun Tegal tapi Tidak Ditemui di Alun-alun Utara Jogja

Sama-sama Direvitalisasi, Berikut Ini 4 Hal yang Ada di Alun-alun Tegal tapi Tidak Ditemui di Alun-alun Utara Jogja (Rifki Alfirahman/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dalam hitungan hari, tahun akan berganti. Sudah punya rencana apa untuk tahun baruan nanti? Harusnya sih nggak kehabisan ide, ya. Kan biasanya ada banyak sekali acara yang digelar setiap malam tahun baru, misalnya pasar malam, festival kuliner, konser musik, dangdutan, hingga pengajian. Bahkan ada juga yang mengadakan pengajian dan dangdutan di waktu yang sama dalam satu wilayah, lho. Di mana? Di Tegal, dong~

Lho, kok bisa? Ini konsepnya gimana?

Poster acara pengajian dan dangdutan di Tegal (Facebook)
Poster acara pengajian dan dangdutan di Tegal (Facebook)

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Protokol & Komunikasi Pimpinan (@pemkot.tegal)

 

View this post on Instagram

 

Baca Juga:

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

A post shared by infotegal (@infotegal)

Sudah, sudah, jangan bertanya-tanya, apalagi sampai menganalogkan dengan surga dan neraka. Saya kasih tahu, ya. Menggelar event tahun baru berupa pengajian dan dangdutan di waktu sama, adalah cara Wali Kota Tegal mencintai warganya. Fixed. No debat.

Jangan lupa, Lur. Bagaimanapun Pak Wali ibarat bapak bagi 24 ribu lebih warga Kota Tegal. Dan selayaknya seorang bapak, pastilah blio pengin mengakomodir keinginan anak-anaknya. Ndilalah, anak-anak blio yang tak lain adalah warga Kota Tegal ini punya preferensi yang berbeda-beda. Ada yang suka pengajian, ada yang demen dangdutan.

Coba bayangkan kalian jadi orang tua. Anak yang satu pengin mi ayam, sementara yang satunya lagi pengin bakso. Apa mbok tega cuma membelikan bakso atau mi ayam saja? Nggak, kan? Makanya daripada diangap berat sebelah alias pilih kasih, ya sudah digelar saja sekalian dua-duanya, pengajian dan dangdutan.

Supaya nggak iri-irian, nggak lupa juga waktu pelaksanaannya dibuat sama, yakni hari Sabtu 31 Desember 2022. Bedanya, kalau dari poster yang beredar acara dangdutan mulai lebih awal, yakni pukul 19.00 WIB, sementara pengajian mulai pukul 20.00 WIB. Selain itu, yang pengajian bertempat di Masjid Agung, sementara acara dangdutan di Taman Pancasila.

Tapi, tahu nggak apa yang menarik dari kedua acara tersebut sampai diperbincangkan banyak warga? Jarak antara Masjid Agung dan Taman Pancasila itu cuma 600 meter, Gaes, alias deketan.

Wait, apa nggak saingan tuh sound system-nya?

Lho? Justru di situlah seninya, Bestie~

Secara logika, jika sound system yang digunakan mantap jiwa, bukan nggak mungkin bakal ada adu dengar antara suara dari pengajian dan suara dari dangdutan. Tapi, lagi-lagi, ini justru membuktikan betapa besarnya rasa cinta wali kota Tegal pada warganya.

Sebagai pemimpin karismatik yang pernah tenar dengan sebutan Mr. Lockdown, Pak Wali pasti sangat mahfum bahwa memilih adalah seabot-abotnya perasaan. Maka daripada memaksa warganya untuk memilih satu di antara dua acara, pengajian atau dangdutan, blio memberikan opsi… pilih keduanya! Toh, jarak kedua tempat itu cuma selemparan batu. Jadi, misalnya nanti sayup-sayup terdengar Denny Caknan mulai buka suara, warga yang pengin beranjak dari pengajian bisa segera melipir untuk joget ambyar dulu. Nanti kalau capek joget bisa balik ke pengajian lagi. Mantap, kan?

Nggak perlulah merasa gimana-mana. Toh, sebetulnya event pengajian dan dangdutan menyambut tahun baru nggak cuma ada di Tegal. Tuh, di Kebumen juga ada. Bedanya, dua kegiatan tersebut nggak dilaksanakan dalam satu waktu. Berdasarkan poster yang beredar di media sosial, semarak tahun baru 2023 di Kebumen akan dimulai dari tanggal 29 Desember 2022 diawali dengan menggelar Kebumen Bersholawat. Kemudian di tanggal 30 Desember 2022 baru ada acara dangdutan bareng Happy Asmara dan New Arista. Puncaknya, ada penampilan Slank pada tanggal 31 Desember 2022. Intinya sih acaranya dipisah, Lur.

Nah, kalau kamu jadi warga Kota Tegal, strategi apa nih yang akan kamu lakukan untuk merayakan malam tahun baru? Berangkat pakai baju muslim lalu ikut pengajian dulu baru dangdutan, atau dangdutan dulu baru pengajian? Atau malah tetap di rumah saja sambil mikir: cara wali kotaku mencintai warganya kok gini amat, ya?

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pemkot Tegal Mending Fokus ke Hal-hal Lain ketimbang Urusan Food Truck.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 Desember 2022 oleh

Tags: dangdutanpengajiantegalwali kota tegal
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Proyek Food Truck di Tegal Itu demi Siapa? terminal mojok.co

Proyek Food Truck di Tegal Itu demi Siapa?

2 November 2021
Saudara Ngapak Beda Nasib: Tegal Mutlak Lebih Maju daripada Brebes

Saudara Ngapak Beda Nasib: Tegal Mutlak Lebih Maju daripada Brebes

5 Juni 2025
Kejayaan Bioskop Marina Tegal Tidak Bersisa, Kini Hanya Gedung Lapuk yang Hampir Ambruk Mojok.co

Kejayaan Bioskop Marina Tegal Tidak Bersisa, Kini Tinggal Gedung Lapuk yang Hampir Ambruk

4 Januari 2024
3 Jajanan Khas Tegal yang Bakal Cocok di Lidah Orang Indonesia

3 Jajanan Khas Tegal yang Bakal Cocok di Lidah Orang Indonesia

12 Januari 2025
Logat Tegal Bukan Produk Hiburan, Jadi Tolong Jangan Olok-Olok Kami ketika Lagi Ngobrolin Hal-Hal Serius!

Logat Tegal Bukan Produk Hiburan, Jadi Tolong Jangan Olok-Olok Kami ketika Lagi Ngobrolin Hal-Hal Serius!

3 November 2025
Model Dakwah Ala Kultum Pemuda Tersesat Sudah Ada Sejak Zaman Rasulullah terminal mojok.co

Kultum Pemuda Tersesat: Akhirnya Ada Wadah untuk Pertanyaan Liar Seputar Agama

1 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.