Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Pegawai Alfamart vs Pengutil Cokelat: Orang Kecil vs Kleptomania

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
15 Agustus 2022
A A
Pegawai Alfamart vs Pengutil Cokelat- Orang Kecil vs Kleptomania (Unsplash.com)

Pegawai Alfamart vs Pengutil Cokelat- Orang Kecil vs Kleptomania (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pegawai Alfamart melawan seorang kleptomania pengutil cokelat. Representasi orang kecil yang minim akses melawan orang yang lebih punya privilege. Perwakilan warga yang nggak melek hukum melawan seseorang yang punya akses ke pengacara dengan mudah. Netizen, satu suara, koor lantang sekali: mari lawan si pengutil cokelat itu.

Saya membela yang mana? Rahasia. Saya berusaha untuk tidak tergesa-gesa untuk membela sisi tertentu. Bagi saya, dari keriuhan pegawai Alfamart vs pengutil cokelat ini ada beberapa hal yang menarik. Izinkan saya menjelaskannya.

Sudah lama tidak mendengar istilah klepto atau kleptomania

Saya pribadi sudah agak lama tidak mendengar istilah klepto atau kleptomania. Terima kasih untuk si ibu pengutil cokelat, saya mendengar istilah ini lagi. Kenapa istilah ini menarik? Ya terserah saya, sih. Lagian ini kan tulisan saya. Bagi saya, mendengar lagi istilah yang lama tidak diucapkan lagi itu adalah sebuah kesenangan.

Nah, tahukah kamu pembaca yang baik hati kalau kleptomania itu termasuk gangguan mental? Saya yakin sebagian besar sudah pernah mendengarnya. Jadi, kleptomania adalah dorongan besar sebagai akibat gangguan mental yang membuat penderitanya sulit menahan diri dari gairah untuk mencuri.

Kalau kata alodokter.com, “Kleptomania termasuk ke dalam kelompok gangguan kendali impulsif, yaitu gangguan yang menyebabkan penderitanya sulit mengendalikan emosi dan perilaku. Biasanya, kleptomania muncul di masa remaja, tetapi juga bisa terjadi setelah dewasa.”

Si ibu pengutil cokelat di Alfamart itu mendapatkan cap sebagai penderita klepto atau seorang kleptomania. Yakali orang kaya mencuri cokelat. Netizen sendiri sudah sangat cepat bergerak untuk menemukan sumber pendapatan si ibu yang datang ke Alfamart naik mobil keren. Si ibu ini wirausaha moncer lah istilahnya. Namun saya, beliau seorang kleptomania.

Apakah kleptomania bisa sembuh?

Soal istilah kleptomania makin menarik ketika muncul pertanyaan seperti ini: “Apakah kleptomania bisa sembuh?” 

Masih menurut alodokter.com, untuk dorongan menjadi klepto, dokter dapat menggunakan psikoterapi, pemberian obat-obatan, atau kombinasi keduanya. Intinya, pasien tidak bisa melakukan penyembuhan seorang diri.

Baca Juga:

Memang Tak Banyak Indomaret dan Alfamart di Bantul, tapi, Masalahnya di Mana?

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

Namun, tahukah kamu, sampai saat ini, kleptomania itu belum ada obatnya. Jadi, kalau sudah begini, dorongan untuk sembuh harus muncul dari dalam diri penderita. Sedini mungkin harus sadar bahwa dirimu kleptomania lalu konsultasi ke ahlinya. Oleh sebab itu, yuk, jangan malu atau takut untuk konsultasi. Siapa tahu kamu punya gangguan mental yang belum terdeteksi.

Soal rasa vs logika hukum

Hal menarik kedua dari ontran-ontran pegawai Alfamart vs kleptomania adalah narasi yang muncul di media sosial. Tentu, arus utama di media sosial adalah membela pegawai Alfamart. Sebelum release resmi dikeluarkan oleh Alfamart, si pegawai ini seakan-akan tidak mendapatkan perlindungan hukum ketika “dipaksa” meminta maaf dan dituntut pakai UU ITE yang brengsek dan aneh itu.

Oleh sebab itu, banyak netizen, apalagi mereka yang berkecimpung di dunia hukum atau setidaknya tahu soal hukum, mengulurkan tangan. Terakhir, Hotman Paris yang legendaris itu siap mendampingi si pegawai Alfamart secara gratis. Dahsyat. Hotman Paris mau turun tangan itu artinya sudah gawat, ygy.

Kabar terbaru, Hotman Paris pun sudah menegaskan dukungannya untuk karyawan Alfamart yang diancam dg UU ITE, tanpa dipungut biaya. Respek! pic.twitter.com/kpcoeoUo2E

— Zulfikar Akbar (@zoelfick) August 15, 2022

Nah, itu soal “rasa yang sama” yang dirasakan netizen. Namun, ada sebuah pola pikir lain yang menurut saya menarik. Pola pikir yang saya maksud adalah keputusan si kleptomania melaporkan pegawai Alfamart pakai UU ITE itu sudah benar. Ini tentu saja terlepas dari betapa menyebalkan dan aneh UU tersebut, ya. 

Logika hukum 

Adalah sebuah akun Twitter bernama @asDika yang menarik perhatian saya. Jadi, Mas Dika menyusun opininya dengan sangat baik. Beliau mengungkapkan bahwa sikap si kleptomania menempuh jalur hukum dan melaporkan si mbak pegawai Alfamart tidak bisa disalahkan. Lengkapnya, silakan dibaca di sini:

Gak semua harus diviralkan (dan dipidana)

Tadi liat tweet ttg pegawai alfamart yg klarifikasi krn nyebarin video ibu orkay nyolong cokelat. Aku hentiin aktivitas cuma buat dengerin klarifikasinya & ikutan jengkel. Sampai akhirnya aku liat rekaman si pegawai.

Sebuah perspektif:

— LBH – Lembaga Baku Hantam (@askDika) August 14, 2022

Pasalnya, setelah tertangkap basah mencuri cokelat, si kleptomania ini mau membayar bukti kejahatan atas tuntutan dari pegawai Alfamart. Di mata hukum, seharusnya kasus selesai. Namun, si mbak pegawai Alfamart ini mengunggah video ketika si ibu itu tertangkap basah dan menuduhnya dengan istilah “sindikat”. 

Ya memang menyebalkan ketika si kleptomania ini malah melaporkan si mbak pegawai Alfamart. Namun, ketika si ibu dipermalukan, istilahnya “pencemaran nama baik”, sebagai warga negara, dia berhak melaporkan si mbak pakai, sekali lagi, UU ITE yang brengsek itu. Nanti makin menarik ketika pengacara si ibu vs Hotman Paris.

Sebentar, kamu jangan marah sama saya. Lha wong saya cuma menyampaikan ragam opini yang berkembang di media sosial. Please, don’t kill the messenger, dong. Saya anak baik-baik. Sumpah.

Viral adalah solusi

Hal terakhir yang menarik minat saya dari kasus pegawai Alfamart vs si kleptomania adalah istilah “viral”. Sekali lagi, sebuah isu atau kasus, mendapatkan semacam jalan keluarnya setelah viral. Hal ini, bagi saya pribadi, adalah sebuah gambaran betapa jalur hukum di Indonesia itu terlalu banyak lubang, terlalu banyak speed bump yang “mahal”, dan belum tentu mendapat jalan keluar.

Coba bayangkan kalau si pegawai Alfamart langsung menuju ke… (isi sendiri) alih-alih mengunggah video si ibu kleptomania itu. Saya kok ragu masalahnya akan secepat ini mendapatkan resolusi. Lho, dengan viral, si mbak sekarang mendapat bantuan banyak orang yang paham hukum plus seorang Hotman Paris.

Jadi, ya sangat sulit menyalahkan orang kalau pengin “bikin viral aja” untuk masalah-masalah tertentu. Ongkosnya jauh lebih murah dan kalau beruntung bisa dapat solusi dengan cepat. Sudah begitu, mereka mendapatkan bantuan dari orang-orang yang tepat.

Begitu.

Penulis: Moddie Alvianto W.

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 6 Camilan di Indomaret yang Meresahkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2022 oleh

Tags: alfamartcokelatkleptoklepto alfamartKleptomaniapegawai alfamartUU ITE
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di Rumah Kretek Indonesia. Tinggal di Yogyakarta.

ArtikelTerkait

Indomaret Kuasai Gunungkidul, Ancam Eksistensi Toko Kelontong (Unsplash)

Indomaret dan Alfamart Menjamur di Gunungkidul Menjadi Ancaman Nyata Bagi UMKM Toko Kelontong

2 April 2024
Alfamart Beli Lawson dari Alfamidi: Lha, Bukannya Mereka Saudaraan? Sebuah Panduan Memahami Hubungan Alfamart, Alfamidi, dan Lawson

Alfamart Beli Lawson dari Alfamidi: Lha, Bukannya Mereka Saudaraan? Sebuah Panduan Memahami Hubungan Alfamart, Alfamidi, dan Lawson

16 Mei 2025
belanja di Alfamart dan Indomaret minimarket pilih yang mana mojok.co

6 Hal yang Memengaruhi Saya Mau Belanja di Alfamart atau Indomaret

26 Juni 2020
Alfamart, Ritel Terbaik yang Buka Kesempatan Karier bagi Penyandang Disabilitas Saat Loker Lain Mewajibkan Berpenampilan Menarik

Alfamart, Ritel Terbaik yang Buka Kesempatan Karier bagi Penyandang Disabilitas Saat Loker Lain Mewajibkan Berpenampilan Menarik

12 Juli 2024
Belajar Memaknai Hidup, Uang, dan Public Relations dari Operator Depot Galon Isi Ulang terminal mojok.co

Shoplifter Sebagai Manifestasi Para Pengutil di Hari Lebaran

6 Juni 2019
Teh Kemasan: Variannya Begitu Banyak, Rasanya Gitu-gitu Aja, kok Bisa ya?

Teh Kemasan: Variannya Begitu Banyak, Rasanya Gitu-gitu Aja, kok Bisa ya?

18 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak (Wikimedia Commons)

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

28 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.