Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Mempertanyakan Orang-orang yang Nggak Suka Dada Ayam padahal Bagian Ayam Ini Paling Worth It

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
2 Oktober 2025
A A
Mempertanyakan Orang-orang yang Nggak Suka Dada Ayam padahal Bagian Ayam Ini Paling Worth It

Mempertanyakan Orang-orang yang Nggak Suka Dada Ayam padahal Bagian Ayam Ini Paling Worth It (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya beruntung (bukan bermaksud sombong), tumbuh di keluarga kelas menengah. Kesempatan mengonsumsi makanan di restoran cepat saji seperti KFC, CFC, McD, Texas Chicken, hingga A&W bisa saya rasakan. Biasanya saya makan bersama kedua orang tua atau beberapa anggota keluarga lain sepulang sekolah atau pada momen tertentu. Dan kami hampir selalu memesan dada ayam goreng dalam kesempatan tersebut.

Sewaktu kecil, saya diajari kedua orang tua untuk memesan dada ayam tiap kali ke restoran ayam cepat saji atau rumah makan lainnya. Alasannya karena bagian ayam satu ini memiliki kuantitas daging yang lebih banyak ketimbang bagian lain seperti paha dan sayap. Apalagi harganya tak jauh beda.

“Kalau bisa dapat bagian ayam yang dagingnya banyak dengan harga sama, ngapain pilih yang dagingnya sedikit?” begitulah doktrin yang tersemat di kepala saya.

Saya meyakini hal tersebut sampai ketika beranjak dewasa saya menyadari kalau banyak orang yang nggak menyukai dada ayam. Hampir semua teman dan rekan kerja saya menghindari bagian ayam satu ini. Mereka lebih suka menyantap bagian lain ayam seperti paha bawah, paha atas, atau bahkan sayap.

Dada ayam memang alot, tapi…

Tentu saya nggak tinggal diam melihat fenomena ini. Saya pun sempat menanyakan alasan kepada teman-teman saya kenapa mereka nggak menyukai dada ayam. Hampir semua menjawab nggak suka karena dianggap nggak memiliki rasa dan dagingnya alot. Tentu saja saya geleng-geleng mendengar jawaban mereka.

Saya kasih tahu ya, Ade Rai saja berkali-kali mengatakan kalau bagian tubuh ayam yang paling worth it untuk dimakan ya dada. Dibandingkan paha atau sayap, kadar lemak dada ayam lebih sedikit. Sudah gitu kalorinya juga lebih lebih kecil ketimbang paha dan sayap, sementara proteinnya lebih banyak.

Kalau kalian mengatakan saya lebih memilih bagian ayam satu ini karena saya anak gym yang meniru pola makan Ade Rai, kalian salah. Soalnya sejak masih kecil saya memang sudah memilih bagian ayam satu ini alih-alih paha atau sayap. Jadi ketika Ade Rai mengatakan dada ayam lebih worth it, hal itu memperkuat rasa cinta saya terhadap dada ayam.

Jujur saja, dada ayam itu ibarat Manchester United era Sir Alex Ferguson. Solid, efisien, dan siap menaklukkan siapa pun. Sementara paha dan sayap lebih mirip Manchester United versi Ruben Amorim yang sering bikin geleng-geleng. Atau, dada ayam itu ibarat motor hemat bahan bakar, sedangkan paha dan sayap itu seperti motor boros bahan bakar. Kenapa kalian nggak mempertimbangkan ini, sih? Heran!

Baca Juga:

4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu!

Rumah Saya Perlahan Kehilangan Rasa Nyaman Akibat Kandang Ayam yang Datang Belakangan

Tobat, deh

Coba perhatikan baik-baik, harga paha, dada, dan sayap di restoran ayam cepat saji atau restoran keluarga seringnya sama, kan? Kalaupun ada selisih harga, paling beberapa ribu nggak sampai puluhan ribu. Kalau begitu, logis kan memilih bagian dada yang dagingnya paling banyak?

Kalau beli mentahan di supermarket atau pasar, dada fillet juga sering lebih murah dan lebih mudah diolah buat stok meal prep harian. Bukan cuma buat anak gym, tapi buat mereka yang lagi promil atau busui. Win-win solution banget, kan?

Serius deh, dada ayam itu underrated. Nilai gizinya tinggi, harganya bersahabat, porsinya melimpah. Kalau kalian selama ini nggak suka cuma karena “keras” atau “hambar”, mungkin masalahnya bukan di dadanya, tapi di cara masaknya.

Sebagai penutup, saya cuma mau bilang, buat kalian yang nggak suka bagian ayam satu ini, segeralah bertobat sebelum pintu tobat ditutup. Kalau kalian tetap ngotot tim paha dan sayap, ya silakan. Tapi jangan salahkan saya kalau nanti di akhirat ternyata dada ayam yang dapat prioritas masuk surga duluan.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Menelusuri Paket Nasi Dada Ayam Paling Enak di Jogja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Oktober 2025 oleh

Tags: ayamayam gorengbagian ayamdada ayamolahan ayampaha ayamsayap ayam
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Ayam Goreng ALBAIK, Kuliner Kecintaan Jemaah Indonesia di Arab Saudi Terminal Mojok

Ayam Goreng ALBAIK, Kuliner Kecintaan Jemaah Indonesia di Arab Saudi

20 Desember 2022
kenduri ingkung mojok

Menggugat Mekanisme Pembagian Ingkung dalam Kenduri yang Tidak Adil

25 Januari 2021
Ayam Geprek Olive Fried Chicken vs Rocket Chicken, Mana yang Lebih Mantap?

Ayam Geprek Olive Fried Chicken vs Rocket Chicken, Mana yang Lebih Mantap?

7 Desember 2022
peternakan ayam ternak ayam usaha ternak ayam mojok

4 Alasan Usaha Ternak Ayam Sebaiknya Jangan Dilakukan

11 Mei 2020
Krisbar atau Krispi Bakar, Penemuan Olahan Ayam Paling Jenius Sepanjang Sejarah terminal mojok.co

Krisbar atau Krispi Bakar, Penemuan Olahan Ayam Paling Jenius Sepanjang Sejarah

28 Januari 2021
bapak kos melihara ayam pengalaman aneh anak kos ayam jago sabung ayam mojok

Pengalaman Absurd Punya Bapak Kos yang Hobi Pelihara Ayam

22 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tugu Jogja Kini Lebih Menyenangkan ketimbang Malioboro (Unsplash)

Orang yang Foto di Tugu Jogja Itu Bukan Norak, Hampir Semua Pelancong Pernah Melakukannya

7 Juli 2026
8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen Mojok.co

8 keresahan guru agama, pekerjaan tidak maksimal karena dianaktirikan Kemendikdasmen 

11 Juli 2026
Pengakuan jujur saya sebagai orang Semarang menghadapi kuliner kambing Tegal yang garang Mojok.co

Pengakuan orang Semarang yang kalah mental menghadapi garangnya kuliner kambing Tegal

7 Juli 2026
7 macam soto paling nyeleneh yang nggak ada salahnya dicicipi sekali seumur hidup Terminal

7 macam soto paling nyeleneh yang nggak ada salahnya dicicipi sekali seumur hidup

10 Juli 2026
Sebagai Warga Jogja, Pantai Bantul Lebih Menarik untuk Dikunjungi Dibanding Pantai Gunungkidul

Sebagai warga Jogja, pantai Bantul lebih menarik untuk dikunjungi dibanding pantai Gunungkidul

9 Juli 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co Surabaya

Berhenti membandingkan Malang dan Surabaya: karakteristiknya beda, kenapa berusaha (terlalu) keras untuk membandingkannya?

10 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.