Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Orang Posting Status Screenshot WhatsApp Itu Motivasinya Apa sih?!

Elisa Erni oleh Elisa Erni
11 Maret 2021
A A
Orang Posting Status Screenshot WhatsApp Itu Motiavasinya Apa sih?! mojok.co/terminal

Orang Posting Status Screenshot WhatsApp Itu Motiavasinya Apa sih?! mojok.co/terminal

Share on FacebookShare on Twitter

Kemunculan media sosial membuat banyak orang menjadi tidak sungkan atau bahkan sengaja meng-update keadaan yang tengah mereka alami lewat “status”. Mulai dari yang menyedihkan, menggembirakan, menyedihkan yang nyatanya hanya “sok sedih” , menggembirakan yang nyatanya “agar terlihat bahagia”, sedih tapi sok tegar, kesal, marah-marah, dan masih banyak lagi rupa-rupa orang yang menuangkan kenyataan dan kepalsuannya. Tapi, dari sekian banyak aktivitas bermedsos ria, ada satu aktivitas yang sampai saat ini saya tidak tahu maksud dan tujuannya, apalagi faedahnya bagi khalayak per-sosmed-an. Yaitu update status screenshot WhatsApp atau chat pribadi.

Saya yakin sekali seratus persen pasti salah satu teman kalian di medsos entah Facebook, Twitter, Instagram, atau bahkan WA sekalipun ada yang pernah melakukan hal tersebut.

Okelah saya masih bisa memaklumi jika yang update status screenshot WhatsApp atau chat pribadi adalah orang-orang yang berjualan, biasanya mereka meminta customer-nya untuk melakukan testimoni produk. Tujuan ia mem-posting screenshot percakapannya seratus persen sungguh jelas, yaitu untuk meyakinkan orang lain bahwa produknya oke. Hal tersebut adalah salah satu strategi marketing. Saya juga masih bisa mengatakan itu wajar jika isi screenshot chat itu adalah informasi yang memang harus diketahui orang banyak karena memang isinya informatif dan berguna bagi khalayak ramai.

Akan tetapi ada tingkah anak manusia yang membuat saya gagal paham, merasa aneh, dan sekarang masuk ke level geli. Yaitu orang yang update status screenshot WhatsApp, tapi isinya tidak jelas. Hanya dia dan si partner chatnya yang paham. Belum lagi biasanya ada percakapan yang sengaja dicoret-coret biar ketutup dan hanya menyisakan percakapan tertentu. Dan saya tahu persis, orang yang membacanya pastilah tidak paham, lebih tepatnya nggak pengin paham.

Terus kalau udah dilihat story-nya sama orang lain atau bahkan sampai dikepoin, lalu dapat apa sih? Saya benar-benar tidak paham apa faedahnya, itu chat berbobot juga nggak, informatif apalagi. Tapi, hampir setiap hari ada saja teman-teman saya yang update screenshot WhatsApp semacam itu.

Saya menyadari di media sosial kita bebas berekspresi dan setiap orang juga bebas untuk melihat postingan orang lain atau tidak. Semuanya adalah pilihan masing-masing individu. Tapi, mbok ya dipikir dulu gitu kalau mau update status. Percakapan pribadi dua arah kok disebarin ke orang banyak, kan aneh. Iya kalau si partner chat suka dengan hal yang kamu lakukan, nah kalau tidak? Bukankah hal tersebut sama saja dengan mengganggu privasi orang lain? Iya kalau postingannya itu informatif atau paling tidak mengandung humor yang rasanya teramat disayangkan untuk dipendam sendirian, saya rasa itu sah-sah saja dan wajar dilakukan.

Memang tidak akan ada yang protes ketika kita memposting apa pun di media sosial, kecuali mungkin yang berbau SARA karena saya sendiri juga enggan berkomentar di status teman-teman saya yang sedikit aneh, entah apa pun itu isinya. Tapi, saya yakin jika kalian-kalian yang hobinya update status foto screenshot WhatsApp dan chat yang nggak jelas itu pasti juga bakalan merasa ilfeel jika ada teman yang melakukan hal serupa.

Kita diberi wadah media sosial untuk bebas berekspresi. Bebas bukan berarti apa pun yang kita lakukan bisa di-posting sesuka hati kan? Namanya juga sosial media, pastilah nanti endingnya akan dilihat orang banyak, pastilah kita tahu apa yang orang lain memang harus tahu dan apa yang orang lain tidak perlu tahu.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

BACA JUGA Saya Membisukan Story WA Semua Orang dan Saya Tidak Menyesal dan artikel Elisa Erni lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Januari 2022 oleh

Tags: aplikasi chatInstastoryMedia Sosialstatus whatsapp
Elisa Erni

Elisa Erni

Seorang English tutor yang suka membaca dan memiliki minat pada dunia kepenulisan dari menulis puisi, esai, dan apapun.

ArtikelTerkait

Food Vlogger Semakin Nggak Bisa Mendeskripsikan Rasa: Miskin Kosakata, Cuma Menang "Pedas"

Food Vlogger Semakin Nggak Bisa Mendeskripsikan Rasa: Miskin Kosakata, Cuma Menang “Pedas”

22 Juni 2024
Strategi Promosi Film 'Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas' Memang Sempat Menipu sal priadi pemeran ajo kawir marthino lio ladya cheryl eka kurniawan mojok.co

Strategi Promosi Film ‘Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas’ Memang Sempat Menipu

7 November 2020
5 Pose Foto Mahasiswa Sekolah Kedinasan yang Sering Muncul di Medsos Terminal Mojok.co

5 Pose Foto Mahasiswa Sekolah Kedinasan yang Sering Muncul di Medsos

11 Maret 2022
permintaan pertemanan

Permintaan Pertemanan: Apa Harus Semua Dimasukkan?

24 Juli 2019
Googling Sebelum Bertindak Terasa Lebih Relevan Daripada Berpikir Dulu terminal mojok.co

Googling Sebelum Bertindak Terasa Lebih Relevan daripada Berpikir Dulu

22 Januari 2021
facebook

Menjadi Orang yang Berbeda di Facebook, Twitter, dan Instagram

21 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat  Mojok.co

Sawojajar Malang Mengingatkan akan Labirin Pogung Jogja, Sama-sama Membingungkan dan Bikin Tersesat 

18 April 2026
3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

17 April 2026
Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela Mojok.co

Rasanya Jadi Orang Bangkalan Madura Belakangan Ini: Pilihan Toko Makin Banyak, tapi Tukang Parkir Ikut Merajalela

23 April 2026
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026
6 Tanda Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan Mojok.co

6 Ciri Penjual Nasi Ayam Semarang yang Harus Dikunjungi Lebih dari Sekali karena Rasanya Tidak Mengecewakan

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.