Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Orang Madura syok saat mengetahui rupa dan rasa gado-gado dari daerah lain

Siti Halwah oleh Siti Halwah
9 Juli 2026
A A
Orang Madura syok saat mengetahui rupa dan rasa gado-gado dari daerah lain Mojok.co

Orang Madura syok saat mengetahui rupa dan rasa gado-gado dari daerah lain (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, saya sempat menonton food vlogger yang sedang mengulas makanan khas Madura, yaitu rujak soto. Food vlogger kemudian nyeletuk makanan yang disantapnya nggak seperti rujak dan soto, malah lebih mirip gado-gado dan soto.

Sebagai penonton, saya tentu merasa bingung. Menurut saya, penjualnya sudah benar menamakan jualannya dengan rujak soto. Sebab, makanan tersebut memang percampuran antara rujak dan soto. 

ADVERTISEMENT

Lalu, berbekal rasa penasaran, saya mencari tahu asal-muasal celetukannya. Saya menemukan fakta bahwa gado-gado yang selama ini saya kenal berbeda jauh dengan yang orang lain ketahui.

Gado-gado di Madura lebih mirip gado-gado Surabaya 

Berdasarkan hasil riset kecil-kecilan saya, ternyata gado-gado yang beredar di Indonesia itu ada tiga jenis varian yang berasal dari tiga daerah berbeda. 

Pertama, gado-gado khas Betawi Jakarta yang bumbu kacangnya diulek. Kedua, gado-gado khas Surabaya Jawa Timur yang bumbu kacangnya dicampur santan lebih dulu dan dimasak hingga mengental. Ketiga, gado-gado khas Padang Sumatera Barat yang mirip banget sama gado-gado Surabaya, hanya berbeda toping kerupuk warna merah yang melengkapinya.

Setelah saya telisik, ternyata gado-gado yang selama ini saya konsumsi adalah gado-gado khas Surabaya Jawa Timur. Mungkin karena Madura berdekatan dengan Surabaya kali, ya. Jadi ada semacam percampuran budaya kuliner gitu.

Topping sayuran gado-gado Betawi lebih beragam dan cara penyajiannya mirip rujak Madura

Setelah saya kulik lebih jauh lagi, ternyata selain pengolahan kuah kacangnya yang berbeda, topping sayuran gado-gado Surabaya berbeda jauh dengan gado-gado lainnya. Khususnya gado-gado dari Betawi Jakarta. Bahkan, menurut saya, topping dan cara penyajian gado-gado Betawi itu justru lebih mirip rujak di Madura.

Untuk gado-gado khas Surabaya, topping sayuran biasanya hanya cukup tauge, kentang, dan kubis rebus. Jika ada tambahan, paling selada agar penyajiannya tampak manis. 

Baca Juga:

5 jajanan yang menyadarkan saya kalau Tegal lebih dari sekadar sate kambing

Malang Memang Sekarang Panas, tapi Tetap Lebih Nyaman daripada Merantau di Surabaya 

Sementara topping sayuran di gado-gado Betawi cukup beragam. Bisa ada kangkung, bayam, kacang panjang, hingga wortel. Semuanya ditumpahkan dalam cobek, lalu dicampur dengan bumbu kacang yang tadi sudah diulek halus.

Mengetahui cara penyajian dan topping sayuran gado-gado Betawi tersebut, saya jadi teringat pada rujak Madura yang topping sayur (minus wortel) serta penyajiannya hampir sama persis. Lalu, saya jadi merasa maklum pada food vlogger yang sebelumnya menyatakan bahwa rujak soto khas Madura ini justru lebih mirip percampuran soto dan gado-gado khas Jakarta, hehe.

Gado-gado khas Surabaya lebih dominan rasa manis

Sebagai orang Madura yang terbiasa makan gado-gado khas Surabaya yang dominan rasa manis, saya kaget kalau harus makan gado-gado Betawi yang lebih nano-nano. Ada rasa gurih, manis dari gula jawa, serta asam yang berasal dari air asam Jawa. 

Menurut saya, rasa gado-gado khas Betawi benar-benar mirip rujak Madura. Bedanya, rujak Madura nggak pakai air asam jawa dan gula jawa aja sebagai pemanis, tetapi pakai petis hitam Madura sebagai bumbu dasarnya.

Saya sebenarnya merasa curiga, alasan mengapa gado-gado di Surabaya ini dimodifikasi dengan mencampur santan dan memasaknya hingga mengental adalah karena rujak Madura tadi. 

Madura dan Surabaya yang berdekatan tentunya sudah mengalami asimilasi kuliner. Rujak Madura hampir mirip dengan rujak cingur khas Surabaya. Makanya, makanan seperti gado-gado khas Betawi tadi harus mendapatkan sedikit perubahan biar nggak tertukar dengan rujak, hehe.

Akan tetapi, saya tetap bersyukur mengenal gado-gado versi Surabaya Jawa Timur ini. Saya jadi punya referensi kuliner lebih banyak dengan rasa yang lebih beragam. Saya nggak bisa membayangkan kalau gado-gado khas Betawi justru diadopsi oleh orang Madura. Pastinya saya akan kebingungan karena rasanya yang mirip-mirip rujak.

Penulis: Siti Halwah
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Bangkalan Lebih Cocok Jadi Ibu Kota Provinsi Madura daripada Pamekasan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2026 oleh

Tags: gado-gadogado-gado jakartaKulinerkuliner maduramaduraSurabaya
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

17 Rekomendasi Street Food di Jakarta, biar Duit Cekak Tetap Bisa Makan Enak (Bagian 1) Terminal Mojok

17 Rekomendasi Street Food di Jakarta: Duit Cekak Tetap Bisa Makan Enak (Bagian 1)

6 Juli 2022
Culture Shock Orang Wakatobi yang Pertama Kali Menginjak Pulau Jawa terminal mojok.co

Culture Shock Orang Wakatobi yang Pertama Kali Menginjak Pulau Jawa

18 September 2020
3 Jenis Kuliner Surabaya yang Selalu Berpasangan, Jomblo Auto Baper! terminal mojok

3 Jenis Kuliner Surabaya yang Selalu Berpasangan, Jomblo Dilarang Baper!

17 Oktober 2021
Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Bebenah, Ini Cuma Sementara Mojok.co

Jangan Senang Dulu kalau Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Ini Cuma Sementara

6 Oktober 2024
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Dilema Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

24 Januari 2024
Lotek vs Gado-Gado Serupa tapi Tak Sama Terminal Mojok

Gado-gado Lebih Unggul Dibanding Lotek: Serupa tapi Tak Sama

18 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Naik Honda Win 100 di Tanah Rantau Adalah Mimpi Buruk, Hidup Tambah Repot Mojok.co

Honda Win Memang Bikin Repot, tapi Sejak Kapan Motor Tua Punya Kewajiban Memanjakan Pemiliknya?

6 Juli 2026
Cara Lulus Kuliah Cepat Nggak Sampai 4 Tahun untuk Mahasiswa Jogja, Dijamin Cum Laude!

Jogja Memang dan Akan Selalu Jadi Kota Tujuan Kuliah, Kota Pendidikan yang Sebenarnya

6 Juli 2026
4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah Mojok.co

4 Kuliner Populer Palembang yang Nggak Cocok untuk Semua Lidah

6 Juli 2026
Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja Mojok.co

Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja

6 Juli 2026
Leuwigajah, Kelurahan Paling Mentereng Se-Kota Cimahi

Cimahi Selatan, Sebuah Anomali di “Kota Tentara”: Menjaga Kedaulatan Ekonomi dan Keberlangsungan Hidup Warga Cimahi

7 Juli 2026
Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup Terminal

Lulusan S2 Jadi Beban, Kerap Dianggap Overqualified padahal Cuma Ingin Kerja demi Menyambung Hidup 

4 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.