Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Oat Instan, Pengganti Nasi yang Murah dan Enak bagi Kalian yang Perutnya Rewel

Annisa R oleh Annisa R
9 Juli 2022
A A
Oat Instan, Pengganti Nasi yang Murah dan Enak bagi Kalian yang Perutnya Rewel

Oat Instan, Pengganti Nasi yang Murah dan Enak bagi Kalian yang Perutnya Rewel (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Oat instan ini bisa banget jadi pengganti nasi bagi kalian yang perutnya rewel

Waktu SMA, saya mulai ngekos. Dengan tinggal di kos, saya jadi meraih kemerdekaan dalam memilih jenis makanan (dan minuman) (hehehe). Ya nggak merdeka-merdeka banget sih, kan masih subsidi orang tua, hehehe. Namun gara-gara kondisi ini, saya jadi menjadi alternatif makanan lain yang lebih murah. Salah satunya, oat instan.

Lho, kok oat instan? Bentar, saya cerita dulu.

Awalnya saya juga nggak percaya ketika dapat informasi kalau oat ini salah satu pengganti nasi, apalagi klaimnya lebih murah ketimbang nasi. Sebab, impresi saya terhadap jenis panganan ini mulanya adalah makanan mahal, hambar, enek, nggak enak. Ya sesuai dengan yang saya dengar-dengar dari orang lain gitu.

Akan tetapi, anggapan itu runtuh ketika saya mulai cek saran penyajiannya. Satu porsi oat instan hanya memerlukan empat sendok makan oat buat diseduh, atau setara ±35 gram. Pada tahun itu, oat instan bungkusan seberat 800 gram harganya sekitar Rp40 ribu. Jika dihitung-hitung, satu bungkus bisa untuk 22 kali makan. Sekali makannya nggak sampai Rp2 ribu, Gan!

Selain itu ternyata sistem pencernaan saya nggak terlalu akur dengan nasi. Jadi ketika nyobain oat dan saya merasakan pertama kalinya berak lancar, saya kemudian memutuskan untuk istikamah makan oat terus.

Sebenarnya saya hanya makan oat kalau sedang di kos atau rumah. Kalau lagi diajak makan di luar dan adanya menu nasi gitu ya udah, tetep pesen normal atau pesen tanpa nasi. Nah, gara-gara kebiasaan nggak pakai nasi itu, saya kerap ditanya apakah saya punya makanan alternatif selain nasi. Ya saya jawab aja kalau saya pakai oat instan. Beberapa teman saya kaget, serta melontarkan pertanyaan seperti ini:

“Bukannya lebih murah kalau makan nasi, ya?”

Baca Juga:

4 Ciri Bubur Ayam yang Pasti Enak, Cocok Jadi Penyelamat Perut di Pagi Hari

4 Cara Mudah Menikmati Mie Ayam untuk Sarapan ala Warga Lokal Jakarta

“Nggak enek, makan oat?”

“Aku pernah nyobain. Nggak kuat, hambar banget!”

Mulanya saya bingung. Kok, bisa? Atau mungkin hanya perbedaan selera saja? Namun, lama-lama saya nemu. Ternyata, di internet ini banyak banget resep olahan oat yang nama-nama bahan pelengkapnya saja asing, ya, pantes kalau disebut mahal. Orang nggak segampang bayam buat didapatkan yang tinggal nyabut di halaman.

Pun nggak salah juga, sih. Bahan oat bukan tumbuh di Indonesia, tentu resep-resep tadi lahir dari tanah yang memang jamak akan chia seeds dkk. Akan tetapi dari yang saya alami, sesungguhnya oat nggak semembosankan itu di lidah. Ya kayak nasi, tapi nggak manis. Selama nyeduhnya sesuai saran penyajian, tentunya.

Nah, kita tiba di poin utama pembahasan oat instan: apakah bisa bikin kenyang kayak nasi? Jawabnya, bisa! Satu porsi oat yang cuma empat sendok makan tadi itu bagi saya sudah ngenyangin. Beda banget dengan nasi. Asal paham takaran, pasti pas.

Banyak yang bilang bahwa oat instan ini mahal karena dia baru enak kalau toppingnya banyak. Ya sebenernya sama aja kayak nasi, kalau mau enak ya lauknya harus yang enak. Balik ke selera. Jarang juga orang makan nasi doang. Itu antara nggak punya duit, atau emang lagi puasa mutih.

Yang pasti, Oat tuh nggak wajib berkuah susu, dia juga nggak wajib diiringi kismis maupun beri-berian kalau memang nggak cocok sama selera. Ya perlakukan saja sebagai substitusi nasi.

Oat ini enak lho dimakan bersama terong goreng, perkedel, bakso, atau pakai kuah soto sekalipun. Bagaimanapun, oat instan kan pengganti nasi. Pastinya cocok dong dengan lauk yang juga cocok untuk nasi. Namun, hal ini berlaku kalau mau pindah ke oat bukan untuk alasan kesehatan atau beralih ke vegan.

Kesimpulannya, oat instan ini cocok banget dijadikan pengganti nasi. Juga nggak mahal, apalagi enek. Asal tau cara penyajiannya. Selain itu, penyajiannya juga jauh lebih mudah ketimbang nasi.

Tertarik mencoba? Masak aer biar mateng, GAS!

Penulis: Annisa Rakhmadini
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Duka Pengidap Fobia Nasi yang Hidup di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 9 Juli 2022 oleh

Tags: AlternatifNasioat instanpencernaanpenggantisarapan
Annisa R

Annisa R

ArtikelTerkait

makan bakso pakai nasi terminal mojok

Tidak Ada yang Salah dari Kebiasaan Makan Bakso Pakai Nasi, Kita Hanya Melengkapi Kebutuhan Gizi

23 Maret 2021
4 Rice Cooker yang Cocok buat Anak Kos terminal mojok

4 Rice Cooker yang Cocok buat Anak Kos

23 Oktober 2021
4 Rekomendasi Sarapan Kurang dari Rp10 Ribu di Jogja biar Nggak Soto dan Gudeg Melulu

4 Rekomendasi Sarapan Kurang dari Rp10 Ribu di Jogja biar Nggak Soto dan Gudeg Melulu

12 Februari 2025
5 Rekomendasi Tempat Sarapan di Kota Bandung Sebelum Beraktivitas Terminal Mojok

5 Rekomendasi Tempat Sarapan di Kota Bandung yang Bisa Jadi Pilihan Sebelum Beraktivitas

6 Februari 2022
Tingkat Kematangan Nasi yang Dipermasalahkan dan Menyesuaikan Selera

Tingkat Kematangan Nasi yang Dipermasalahkan dan Menyesuaikan Selera

13 November 2019
Roti Tawar Mentega Tabur Gula Pasir Adalah Menu Sarapan yang Nikmatnya Abadi terminal mojok.co

Selain Viennetta, Roti Tawar Dioles Selai di Sinetron Juga Jadi Impian Masa Kecil

11 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026
Ilustrasi Purwokerto dan Purwakarta, Bikin Kurir Ekspedisi Kena Mental (Unsplash)

Purwokerto dan Purwakarta: Nama Mirip Beda Provinsi yang Bikin Paket Nyasar, Ongkir Membengkak, dan Kurir Ekspedisi Kena Mental

19 Januari 2026
Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik Mojok.co

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

19 Januari 2026
5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.