Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Featured

4 Alternatif Profesi di Era Media Sosial yang Bisa Dilamar oleh Lulusan Semua Jurusan

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
3 Agustus 2021
A A
alternatif profesi di era media sosial mojok

alternatif profesi di era media sosial mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Di era media sosial seperti sekarang ini, lowongan pekerjaan semakin beragam dan banyak macamnya. Bahkan, dari sekian banyak profesi anyar yang bermunculan saat ini, sebagian besar di antaranya sangat sulit dipisahkan dari ruang lingkup digital. Beberapa di antaranya bisa dikategorikan sebagai pekerjaan yang millenials friendly, karena ruang lingkupnya dikelilingi oleh para millenials. Juga, budaya kerja yang cenderung tidak kaku dan lebih casual.

Lain dulu, lain sekarang. Jika beberapa tahun lalu profesi tertentu hanya bisa dilamar—atau setidaknya dicoba—oleh para lulusan dari latar belakang pendidikan yang linier. Saat ini, beberapa profesi justru bisa dilakoni oleh siapa pun dan dari latar belakang pendidikan apa pun.

Selain lebih fleksibel, lowongan pekerjaan sekaligus profesi seperti ini yang sebetulnya sangat dibutuhkan oleh para pencari kerja di masa seperti sekarang ini. Nggak peduli berasal dari latar belakang pendidikan apa pun. Pokoknya, kalian tetap bisa leluasa mencoba kirim CV untuk beberapa alternatif profesi ini, tanpa perlu khawatir tidak akan diterima karena nggak sesuai persyaratan mengenai ketidaksesuaian jurusan/latar belakang pendidikan.

Alternatif profesi di era media sosial #1 Content Moderator

Posisi ini mungkin kurang umum bagi khalayak. Bahkan, boleh jadi masih asing bagi sebagian orang. Namun, sesuai dengan namanya, tanggung jawab utama dari seorang content moderator adalah melakukan moderasi/melakukan evaluasi terhadap konten yang mengandung unsur kekerasan sebelum akhirnya diunggah di beragam platform media sosial. Boleh dibilang, menyaring berbagai konten akan menjadi makanan sehari-hari kalian jika bekerja di posisi ini.

FYI, posisi ini sangat dibutuhkan di era media sosial seperti sekarang. Lantaran, saat ini, banyak pengguna media sosial yang semakin ugal-ugalan dalam mengunggah konten, hanya untuk sekadar mendapatkan label viral. Itulah kenapa, posisi ini sangat penting untuk meminimalisir lolosnya konten yang agak nganu bertebaran di beragam platform media sosial.

Sebagai content moderator, kalian akan bekerja sambil mengecek buku panduan/policy yang selalu di-update menyesuaikan regulasi di suatu negara. Untuk jam kerja, hampir bisa dipastikan akan shifting. Mengingat, media sosial—apa pun platformnya—itu nggak ada matinya. Satu yang pasti, content moderator berbeda dengan content creator, ya.

Alternatif profesi di era media sosial #2 Live Streaming Staff

Posisi live streaming staff semakin populer seiring semakin berkembangnya fitur dari berbagai platform media sosial. Apalagi, banyak marketplace serta e-commerce yang mulai banyak menggunakan jasa ini untuk mengembangkan bisnis sekaligus meningkatkan penjualan para mitranya.

Tugas utama kalian ketika menjadi seorang live streaming staff nantinya cukup menantang dan nggak monoton. Sebab, selain harus melakukan koordinasi dengan banyak divisi seperti wardrobe, sound, lighting, dan lain sebagainya, kalian juga harus menjalin relasi yang baik dengan KOL (Key Opinion Leader).

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

Selain itu, nggak menutup kemungkinan juga kalian akan berbagi ide dengan tim kreatif untuk menentukan konsep seperti apa yang digunakan. Soal jam kerja, kebanyakan masih office hour. Hanya saja, sering kali menyesuaikan kebutuhan di lapangan dan rentan akan over time.

Alternatif profesi di era media sosial #3 Customer Service Digital

Jika 1-2 dasawarsa lalu customer service lebih dikenal karena memberikan pelayanan secara langsung dan tatap muka. Saat ini, karena harus menyesuaikan zaman sekaligus kebutuhan, banyak customer service yang beralih ke dalam channel digital seperti email, live chat, atau akun media sosial—yang akan membalas beragam komentar serta direct message yang masuk.

Sebagaimana customer service pada umumnya, tanggung jawab utama kalian ada menangani keluhan dan pertanyaan dari para pelanggan. Dalam prosesnya, hal ini akan menjadi tantangan tersendiri. Sebab, kita nggak akan pernah tahu, seperti apa karakter pelanggan yang menghubungi. Apakah sejak awal sudah marah-marah? Atau justru sangat ramah. Selain itu, ada SLA (Service Level Agreement) yang harus dicapai. Jadi, nggak bisa sembarang memberi pelayanan begitu saja.

Alternatif profesi di era media sosial #4 Creative Writer

Pada platform media sosial mana pun, creative writer adalah salah satu posisi yang dibutuhkan agar bisa menciptakan beragam caption yang luwes dan menyesuaikan kebutuhan pasar. Ketika bekerja di posisi ini, seseorang bisa ditugaskan sebagai admin media sosial, perangkai kata, juga kebutuhan lainnya yang masih berkaitan dengan ide kreatif dalam hal menulis.

Posisi ini bisa ditempati oleh siapa pun dan tidak terbatas oleh latar belakang pendidikan tertentu. Juga, terbilang fleksibel karena tersedia untuk status paruh waktu.

BACA JUGA Mixed Feeling HRD Saat Mengetahui Ada Karyawan yang Ajukan Resign dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Agustus 2021 oleh

Tags: Alternatifcvera terkiniGaya Hidup Terminallamaran pekerjaanlatar belakang pendidikanMedia Sosialprofesi
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Konten Crazy Rich Nggak Laku Lagi dan Perlahan Dilupakan Terminal Mojok

Konten Crazy Rich: Nggak Laku Lagi dan Perlahan Dilupakan

18 September 2022
Mencoba Menebak Maksud Tujuan Seseorang dari Stiker yang Ditempelnya terminal mojok

Mencoba Menebak Maksud Tujuan Seseorang dari Stiker yang Ditempelnya

7 Juni 2021
julid

Julid Online: Maraknya Auto Base Twitter yang Mewadahi Julid Together

7 Oktober 2019
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Fenomena Selebritis dan Klub Sepak Bola: Apakah Sebatas Tren Semata?

6 Juni 2021
Kisi-kisi Menjadi Open Minded Menurut Rakyat Twitter yang Terhormat terminal mojok.co

Nggak Pasang Foto Profil WhatsApp = Lagi Banyak Masalah Itu Rumus dari Mana?

29 Desember 2020
cara menyusun cv cara memakai linkedin stafsus presiden staf khusus kontroversi billy mambrasar linkedin west wing white house gedung putih as hujatan netizen bio mojok

Menyusun CV dan Memakai LinkedIn Seharusnya Diajarkan di Bangku Kuliah

2 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Sisi Gelap Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing (Unsplash)

Sisi Gelap dari Kemiripan Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing

19 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
Jogja Nggak Berubah Itu Bullshit! Cuma Omong Kosong Belaka! (Unsplash)

Setelah Merasakan Tinggal di Jogja, Ternyata Jogja Tidak Semurah yang Digembar-gemborkan

22 Januari 2026
Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

21 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=YRrBYMX1Juc

Liputan dan Esai

  • Memetik Makna Lain Kekalahan saat Para Bintang Muda Urung Bersinar di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan
  • 5 Fitur KAI Access yang Memudahkan Perjalanan dengan Kereta Api
  • Gudeg Jogja Lebih Superior ketimbang Bakmi Jawa, Wisatawan Termakan oleh Branding Wisata Kuliner yang (Bisa) Menyesatkan
  • Curhat Guru PPPK Paruh Waktu: Status ASN, Kontrak Setahun, Gaji Masih Teka-teki
  • Berkah di Balik Hujan Lebat di Istora Senayan, Tukang Ojek Payung Ketiban Rezeki Event Indonesia Masters 2026
  • Warung Bakso Horor di Selatan Jogja: Teror Gaib yang Tak Kunjung dan Belum akan Berhenti

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.