Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Noryangjin, Surga dan Neraka bagi Mereka yang Mempersiapkan Diri untuk Jadi PNS di Korea Selatan

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
17 Juni 2021
A A
Noryangjin, Surga dan Neraka bagi Mereka yang Mempersiapkan Diri untuk Jadi PNS di Korea Selatan
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu ini penggemar drama Korea lagi dilanda ke-mellow-an setelah rilisnya serial Move to Heaven. Serial orisinal dari Netflix ini berhasil menyihir para penikmat drakor dengan bikin mereka (dan saya) berurai air mata.

Bagi kalian yang sudah sempat menonton drakor yang dibintangi oleh Lee Je-hoon, Tang Joon-sang, dan Hong Seung-hee ini tentunya nggak asing lagi dengan karakter Yoon Na-mu. Singkat cerita, Yoon Na-mu ini ingin bergabung di Move to Heaven bersama Geu-ru dan pamannya. Sementara ayahnya mengizinkan, ibu Na-mu melarang ia buat ikut bekerja di sana karena pekerjaannya membersihkan rumah orang yang sudah meninggal. Demi mengecoh istrinya dan membantu anaknya untuk bisa keluar rumah, ayah Na-mu memasukkan buku latihan soal CPNS ke dalam tas Na-mu. Tujuannya adalah biar istrinya itu mengira kalau Na-mu sedang mempersiapkan diri buat ujian CPNS dan memperbolehkan Na-mu untuk keluar rumah.

Nah, di adegan itu ibu Na-mu kelihatan mendukung “keputusan” Na-mu untuk jadi PNS dan menyebutkan bahwa para lulusan perguruan tinggi pun berakhir mengikuti kursus di Noryangjin. Keterangan tempat berupa Noryangjin ini membuat penasaran. Seperti apa wujud Noryangjin ini, kok, sampai disebut dalam konteks persiapan ujian CPNS?

Meski sama-sama berakhiran “Jin”, Noryangjin ini nggak ada hubungannya dengan Jin BTS sama sekali. Noryangjin adalah sebuah wilayah distrik yang masih terletak di kota Seoul, Korea Selatan. Luas Noryangjin ini nggak terlalu besar, yaitu sekitar 1.48 kilometer persegi saja. Noryangjin ini mungkin bisa kita serupakan dengan Kampung Inggris Pare. Di Kampung Inggris Pare bisa kita temukan lembaga kursus bahasa Inggris saling berjejer dengan orang-orang yang lagi berjuang melatih kemampuan berbahasa Inggrisnya. Sementara itu Noryangjin lebih diperuntukkan bagi mereka yang mau ambil tes CPNS. Di samping itu, banyak juga bimbel yang menawarkan program persiapan seleksi masuk universitas.

Menurut artikel yang dipublikasikan oleh Jung Ha-won di Korea Joongang Daily dengan judul Noryangjin: Kids’ last chance for their dreams, banyaknya bimbel di Noryangjin diawali oleh Akademi JoongAng dan Daesung di tahun 1978. Dua akademi ini melihat adanya peluang dengan mendirikan bimbel di distrik yang dilewati oleh jaringan kereta bawah tanah. Ternyata peluang yang mereka baca benar terjadi. Selain menarik perhatian anak-anak Seoul, para pelajar dari suburban, seperti Suwon dan Incheon juga “larinya” ke Noryangjin karena di masa itu belum banyak bimbel di wilayah mereka. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak perusahaan yang ikut membangun bimbelnya masing-masing dan Noryangjin pun menjadi kiblatnya jaesusaeng. Jaesusaeng ini bisa diartikan sebagai pelajar yang mengulang ujian atau pelajar gap-year. Banyak, lho, calon peserta tes CPNS atau ujian masuk universitas yang rela menghabiskan waktu setahun atau bahkan bertahun-tahun di Noryangjin demi bisa meraih impiannya. Salut, deh, sama perjuangan dan ambisi mereka.

Belajar di Noryangjin cukup bikin stres. Pasalnya, selama masa-masa persiapan ujian, yaitu mulai bulan Maret hingga hari-H ujian yang umumnya diadakan di bulan Desember, para pelajar benar-benar hidup dalam aturan yang ketat. Para pelajar ini umumnya tinggal di goshiwon atau kos-kosan yang dekat dengan akademi atau bimbel. Kelas pagi dimulai pukul 07.50 dan mereka dilarang untuk keluar dari gedung sampai kelas terakhir, yang mana bisa sampai jam 23.00. Mereka nggak diperkenankan main HP dan setiap absensi akan dilaporkan ke orang tua. Tiga kali terlambat atau melanggar peraturan, mereka bakal didepak dari akademi.

Rutinitas mereka yang tiap hari hanya belajar dan belajar ini memicu kebutuhan berupa kafein dan makanan yang praktis. Kebutuhan inilah yang bikin Noryangjin jadi terkenal akan kudapan cup-bab atau nasi cup yang terdiri dari nasi dengan berbagai macam lauk yang dihidangkan dalam wadah mangkok plastik. Di Noryangjin pun harga kopi jauh lebih murah dibandingkan dengan daerah lain. Makanan yang sudah cemepak di Noryangjin ini mendukung para pelajar untuk fokus dan ujian saja, nggak perlu mikir mau Go-Food makanan apa.

Mirip dengan Indonesia, di Korea Selatan PNS juga menjadi salah satu pekerjaan impian bagi generasi yang lebih tua. Mengutip kalimat yang diucapkan oleh ibunya Na-mu, “PNS adalah pekerjaan paling stabil di Korea. PNS akan dibayar seumur hidupnya dengan program pensiun,” maka nggak heran kalau peserta ujian CPNS tiap tahunnya membludak dan membuat para pemilik modal mendirikan lembaga kursus karena melihat fenomena ini sebagai usaha yang menjanjikan.

Baca Juga:

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

Tidak Semua Anak PNS Hidup Sejahtera Bergelimang Harta, Banyak yang Justru Hidup Sengsara

Seandainya kalian masih lumayan kepo sama kehidupan calon peserta tes CPNS di Korea yang mempersiapkan diri di Noryangjin, ada beberapa judul drama Korea yang bisa kalian tonton, di antaranya Drinking Solo dan Romance Full of Life. Siapa tahu kalian juga termotivasi untuk ikutan ambil tes CPNS, hehehe.

Sumber Gambar: YouTube Explore South Korea 

BACA JUGA Benarkah Jadi Anak PNS Hidupnya Pasti Sejahtera? dan tulisan Noor Annisa Falachul Firdausi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2021 oleh

Tags: Gaya Hidup TerminalKorea SelatanNoryangjinpnsseleksi CPNS
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

lanjut s2

Dilema Fresh Graduate: Langsung Kerja, Lanjut S2, atau Daftar CPNS?

21 Oktober 2019
Sergio Ramos Real madrid mojok

Adiós, Sergio Ramos. Gracias, el Capitán!

17 Juni 2021
Orang Korea Selatan dan Obsesinya pada Lotre terminal mojok.co

Orang Korea Selatan dan Obsesinya pada Lotre

14 Januari 2022
7 Lagu Kangen Band Paling Underrated yang Pernah Diciptakan Lima Gimmick Konser Musik Khas Band Indonesia yang Dirindukan di Masa Pandemi terminal mojok.co

Lima Gimmick Konser Musik Khas Band Indonesia yang Dirindukan di Masa Pandemi

9 Juli 2021
Skandal Kim Seon Ho dan Kenyataan Cancel Culture dalam Budaya Populer Korea Selatan terminal mojok

Skandal Kim Seon Ho dan Sadisnya Cancel Culture di Korea Selatan

21 Oktober 2021
pns main zuma mojok

Apa Salahnya PNS Main Zuma? Ada Manfaatnya kok!

26 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.