Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Tiga Kado Pernikahan Useless yang Bisa Diestafetkan untuk Bertemu Jodohnya

Butet RSM oleh Butet RSM
2 Juli 2021
A A
Tiga Kado Pernikahan Useless yang Bisa Diestafetkan untuk Bertemu Jodohnya terminal mojok.co

Tiga Kado Pernikahan Useless yang Bisa Diestafetkan untuk Bertemu Jodohnya terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Meski dalam kondisi yang serba dibatasi, pada kenyataannya pesta resepsi pernikahan tetap digelar di mana-mana. Resepsi tetap saja berlangsung meriah, tamunya pun tetap tampil modis dengan aneka masker sarimbit. Sungguh, tak ada resepsi pernikahan yang tak gayeng. Bahkan souvenirnya pun menyesuaikan dengan situasi pandemi. 

Kewajiban memakai masker, jaga jarak antar tamu, serta menyemprot hand sanitizer berkali-kali tak membuat resepsi-resepsi sepi dari tamu undangan. Petugas buku tamu tetap siaga menyerahkan pulpen pada tamu, menerima amplop atau pun kado, serta memberikan souvenir pada para tamu. 

Saat terakhir kali saya datang di resepsi pernikahan kolega suami, saya melihat tumpukan kado di dekat petugas buku tamu. Pikir saya, mungkin sudah nggak musim lagi undangan pernikahan dengan tulisan peringatan tidak menerima kado dan bunga papan. 

Memang seharusnya tak perlulah menambahkan imbauan untuk tak memberikan kado. Alih-alih melarang pemberian kado, lebih baik sekalian disertakan drop point untuk pengiriman kado. Jadi penyelenggara resepsi tak perlu terlalu pusing memikirkan biaya ekstra untuk akomodasi mengangkut kado dari gedung resepsi ke rumah. Demikian juga penerima undangan tak perlu ragu untuk datang meski tak membawa amplop. 

Tak jarang, kado pun nggak harus beli baru, kan? Ambil saja kado pernikahan yang belum pernah dibuka dan nyaris menjadi artefak di tempat penyimpanan. Lalu bungkus dengan kertas kado, tempelin ucapan, dan tadaaa… kado hasil kemas ulang siap dibawa kondangan. 

Saya sempat membuat survey kecil-kecilan, lalu menemukan kesamaan dengan yang saya alami soal mengemas ulang kado pernikahan yang, mohon maaf ya, agak useless untuk dipakai sendiri, tapi sungguh bermanfaat untuk dikemas ulang dan diberikan kepada pengantin selanjutnya. Berikut ini tiga kado pernikahan paling useless, yang bisa dijadikan alternatif untuk diestafetkan.

#1 Tea Set

Entah mengapa, dari tahun ke tahun, kado tea set dianggap penting banget dimiliki oleh pengantin baru. Saya punya cerita lucu soal ini. Dulu, souvenir pernikahan saya adalah gelas batik. Eh, kok, ya ada yang memberi kado tea set gelas batik dengan warna, corak, seri, dan merek yang sama persis dengan souvenir pernikahan saya. 

Tea set sungguh kado paling sempurna untuk diestafetkan. Layaknya tulisan yang akan menemukan pembacanya, demikian juga tea set yang akan bertemu dengan pengantin yang bakal benar-benar memakainya. Meski untuk bertemu jodohnya ia harus berpindah dari pesta ke pesta. 

Baca Juga:

Setelah Saya Baca Lebih Senyap dari Bisikan karya Andina Dwifatma

Tanpa Asuhan Keluarga Kent, Superman Nggak Akan Jadi Pahlawan

#2 Buku Motivasi

Beberapa orang yang menjawab pertanyan saya tentang kado pernikahan yang paling tak berguna yang mereka dapatkan adalah buku motivasi. Ya, mungkin saja si pemberi kado ini punya cita-cita luhur, menaikkan peringkat literasi Indonesia. Bisa juga, ia hanya mengestafetkan buku motivasi yang bahkan tak pernah dibuka bungkus plastiknya. 

Kalau mau ngado buku, saya rasa akan lebih berguna jika yang diberikan adalah buku panduan ternak lele, buku resep, ataupun buku design interior. Tapi ya ngapain gitu ngado buku motivasi? Sungguh mengherankan. Rasanya seperti dikirimi quote (sok) bijak tanpa diminta nggak, sih? 

#3 Bed Cover dan Sprei

Nah, ini adalah salah satu kado yang terbanyak diterima pengantin selain tea set. Kalau dapatnya satu sampai tiga bed cover premium sih mending, ya? Lha kalau sampai setengah lusin, dan kualitasnya yang nggak oke. Haduh, siap-siap buat diestafetkan saja, deh, daripada jadi artefak di tempat penyimpanan. 

Pasti masih banyak lagi kado pernikahan useless yang estafet-able. Emang yang paling bener ngasih duit aja, sih, kata orang-orang yang merespons survey saya. 

BACA JUGA Rekomendasi Kado Nikahan Mantan dengan Kandungan Makna Mendalam dan tulisan Butet Rachmawati Sailenta Marpaung lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2021 oleh

Tags: Gaya Hidup TerminalKado Pernikahanspreitea set
Butet RSM

Butet RSM

Ibu dari tiga anak, penulis lepas yang tinggal di Bantul. Terbiasa menulis tentang UMKM, pasar, pendidikan alternatif, dan keresahan sosial.

ArtikelTerkait

freshcare minyak angin mojok

Freshcare, Minyak Angin Terbaik yang Pernah Ada

17 Juni 2021
3 Syarat Utama yang Harus Dimiliki jika Ingin Menjadi Barista terminal mojok

3 Syarat Utama yang Harus Dimiliki jika Ingin Menjadi Barista

24 Juni 2021
4 Peran yang Biasa Kita Temukan di Acara Karnaval 17-an terminal mojok

4 Peran yang Biasa Kita Temukan di Acara Karnaval 17-an

7 Agustus 2021
Yakin, Wibu Ngotot Pengin Tinggal di Jepang? terminal mojok.co

Kalau Kamu Pengin Tinggal di Jepang, Jangan Kaget dengan 6 Hal Ini

17 Juli 2021
Tips Jual Barang Bekas biar Lakunya Pas terminal mojok.co

Tips Jual Barang Bekas biar Lakunya Pas

3 Agustus 2021
5 Tips Berdebat di Media Sosial agar Terhindar dari Debat Kusir terminal mojok

5 Tips Berdebat di Media Sosial agar Terhindar dari Debat Kusir

6 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang Mojok.co

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang

9 Februari 2026
Vario 110, Motor Honda Paling Merepotkan Penyebab Derita (Wikimedia Commons)

Pengalaman Saya Merawat Honda Vario 110 CBS 2010: Motor Honda Paling Merepotkan, Selalu Rewel, dan Minta Jajan

11 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas Mojok.co

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

10 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

10 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Seni Merasa Pintar sebagai WNI: Menaklukkan Coretax Cukup dengan Clear Cache dan Incognito Window
  • GoCar Instant di RSUP Sardjito Anti Ribet: Jawaban Buat Kamu yang Ingin Cepat, Murah, dan Tetap Aman di Jalan
  • Jadi LO Sertifikasi Kerja di Jogja, Kena Modus “Eksplor Jogja” Berujung Bujukan Jadi Wanita Simpanan
  • Pemkot Jogja Luncurkan Program ‘Setu Sinau’ di Malioboro, Wisatawan Kini Bisa Belajar Budaya Sambil Jalan-Jalan
  • Menemukan Ketenangan di Kos Rp500 Ribu Kawasan Pogung, Lebih Nyaman Ketimbang Kos LV Babarsari yang Tak Cocok Buat Mahasiswa Alim
  • Lulusan SMK Ngaku Kerja Gaji 20 Juta Perbulan agar Ortu Tak Direndahkan, Tapi Masih Tak Cukup buat Ikuti Standar Sukses di Desa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.