Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

Iqbal AR oleh Iqbal AR
2 Februari 2026
A A
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya bersyukur lahir di Malang, bukan Jogja. Di Jogja, sudah baksonya kalah, apalagi mie ayam. Ah, jangan paksa ngomong soal UMR karena keduanya mengenaskan.

Dulu, saya pernah merasa kurang bersyukur dengan latar belakang saya yang lahir dan tinggal di Malang. Saya bahkan sempat berharap lahir dan tinggal di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, atau Jogja.

ADVERTISEMENT

Khususnya Jogja, sebab saya sempat kepikiran betapa enaknya jadi orang yang lahir dan tinggal di sana. Identitas mereka sangat kuat. 

Tanah kelahiran mereka bahkan bisa membuat orang-orang rindu, juga jatuh cinta. Plus, mereka punya keragaman kuliner yang sangat kaya. Salah satunya mie ayam, yang menjadi penjaga kewarasan warga sana.

Tapi perasaan iri itu perlahan luntur, bahkan sirna. Terlebih semenjak saya semakin dewasa dan sadar kalau Malang menang segalanya.

Terutama soal kuliner, saya malah jadi bersyukur lahir dan tinggal di Malang ketimbang Jogja. Tanah kelahiran saya punya beberapa kuliner yang bisa “menang” jika diadu dengan Jogja. 

Baca juga Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

Soal bakso, pemenangnya sudah jelas

“Emangnya soal kuliner, Malang menang apa dengan Jogja? Paling cuma menang soal bakso.” 

Baca Juga:

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Lho memang iya. Soal bakso, Malang memang menang telak dari Jogja.

Bahkan bakso Malang yang ada di Jogja saja rasanya masih biasa saja. Soal bakso memang agak kurang fair. Malang memang khas dengan bakso, sedangkan Jogja nggak.

Tapi, persoalan kuliner ini bukan hanya bakso saja. Sebab soal mie ayam, kuliner yang katanya jadi primadona dan kebanggan Jogja, saya berani bilang bahwa cwie mie masih menang. Nggak percaya? Sini tak jelasin.

Mie ayam Jogja vs cwie mie Malang

Kalian mungkin sudah tahu gimana bentuknya mie ayam Jogja. Foto dan ulasannya sudah tersebar di mana-mana. Tapi, bagaimana dengan cwie mie? 

Kalau kalian nggak tahu apa itu cwie mie, sebenarnya ya bentuknya kayak mie pada umumnya. Bedanya, cwie mie ini kadang punya karakter mie yang kecil tipis, dan topping ayamnya berupa ayam giling agak kering, bukan ayam potong dadu berkuah gitu. Plus, biasanya ada tambahan pangsit basah dan kuah terpisah. 

Secara rasa, cwie mie ini dominan gurih, sedangkan yang punya Jogja lebih ke manis. Inilah hal dasar yang membedakan.

Baca halaman selanjutnya: Soal kuliner, Malang masih lebih memanjakan lidah.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2026 oleh

Tags: Baksobakso jogjabakso Malangcwie miecwie mie MalangJogjaMalangMie AyamMie Ayam Jogjaumr jogjaUMR Malang
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Jogja Itu Nggak Istimewa dan Tidak Lagi Sama (Pexels)

Jogja Itu Nggak Istimewa dan Tidak Lagi Sama karena yang Istimewa Itu Orang-orangnya

10 Februari 2025
Muntilan, Tempat Pensiun Paling Ideal Mengalahkan Jogja Mojok.co

Muntilan, Tempat Pensiun Paling Ideal Mengalahkan Jogja

18 November 2023
Jalan Alternatif Jogjakarta-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

2 Agustus 2026
Stasiun Maguwo Lama Sleman Dilupakan padahal Istimewa karena Jadi Satu-satunya Stasiun Terbuat dari Kayu di Jogja

Stasiun Maguwo Lama Sleman Dilupakan padahal Istimewa karena Jadi Satu-satunya Stasiun yang Terbuat dari Kayu di Jogja

23 Januari 2024
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026
4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam menyimpan keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga Mojok.co

Anak terakhir perempuan sering dikira manja, padahal diam-diam punya keresahan yang tak kalah besar tentang keluarga

5 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.