Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

Iqbal AR oleh Iqbal AR
2 Februari 2026
A A
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Mie ayam gurih lebih memanjakan lidah ketimbang yang dominan manis

Saya itu sebenarnya suka dengan mie ayam Jogja. No hard feeling, lah. Tapi buat saya, yang punya rasa dominan manis itu kayak kurang menggugah selera. Nggak memanjakan lidah secara paripurna gitu, lah. Ya meskipun ada penjual yang mengimbanginya dengan rasa gurih, tapi entah mengapa rasa manisnya kadang masih terlalu dominan. 

Problem adalah topping ayamnya. Di beberapa tempat, termasuk nama-nama besar, saya kerap menemui mie penjual kalau ngasih topping berlebihan. 

ADVERTISEMENT

Ya mending kalau yang berlebihan itu ayamnya. Tapi ini nggak, yang berlebihan kadang justru kuah ayamnya. Ini yang bikin rasa manisnya itu overpowering keseluruhan citarasa. Dan ini jelas nggak akan terjadi di cwie mie, karena topping ayamnya agak kering, dan rasanya nggak akan ganggu keseluruhan rasa cwie mie.

Tapi bukan berarti yang manis nggak enak lho ya. Tapi, kalau disuruh mengadu dan membandingkan, pemenangnya ya sudah jelas: cwie mie Malang. Mungkin ini bias, karena yang bilang orang Malang. Tapi begitulah adanya. Maaf, ya.

Secara tampilan, cwie mie Malang jelas lebih appetizing

Sekarang kalau soal tampilan, saya bahkan lebih pede dengan cwie mie Malang. Sebab tampilan cwie mie malang itu lebih indah, lebih appetizing. Apa yang ditampilkan cwie mie ini pas aja gitu. Antara mie, topping ayam, sayuran, pangsit, dan taburan bawang goreng itu kayak presisi aja. Nggak ada yang overpowering.

Sementara mie ayam Jogja, sebanyak pengalaman saya, tampilannya agak bikin eneg. Kadang mienya kelihatan terlalu lembek, kadang kuah kaldunya berlebihan, bahkan kadang kuah topping ayamnya sampai memenuhi mangkuk. Ini sudah jelas kurang appetizing. 

Selain kurang enak dilihat, juga secara rasa kadang jadi nggak padu, jauh dari kata seimbang. Bukannya nggak enak, tapi, meminjam istilahnya Indra Jegel, mie ayam model begitu kayak nggak “TEK” aja.

Baca juga Taburan Loncang pada Mie Ayam Bukan Sekadar Topping Biasa, tapi Kunci Kenikmatan yang Sesungguhnya

Baca Juga:

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Mie ayam cuma menang di publikasi!

Ketika banyak orang yang bilang bahwa mie ayam Jogja itu terbaik, jujur saya agak kaget. Dari sekian banyak varian, kok bisa punya mereka jadi yang terbaik? 

Ternyata, alasannya sederhana: publikasi. Mereka menang di publikasi saja. Di media sosial, konten mie ayam ini didominasi oleh mie ayam Jogja. Seakan-akan kuliner ini jadi produk diplomasi.

Banyak yang memujanya secara berlebihan. Akibatnya, publik seakan “terpaksa” percaya. Tapi ketika publik beneran mencoba, rasanya nggak seenak, senikmat, dan nggak sedigdaya yang digembar-gemborkan. 

Kuliner ini hitungannya beruntung sebab belum ada (belum banyak) mie ayam lain yang mendapatkan publikasi masif. Coba saja kalau cwie mie Malang dipublikasi secara masif, saya cukup yakin akan lebih banyak orang yang kepincut. 

“Terus kenapa orang Malang nggak menggembar-gemborkan cwie mie Malang?” Ya ngapain juga? Cwie mie Malang ini sudah lebih dulu terkenal dan lebih punya sejarah panjang, kok. Secara umur menang, secara rasa juga menang. Berisik tapi mengecewakan juga buat apa. Istilahnya, sing luwih tuwo, sing luwih enak ra perlu kakean cangkem. 

Itulah mengapa saya makin beruntung lahir dan besar di Malang, bukan di Jogja. Sebab Jogja itu soal bakso jelas kalah telak, soal mie ayam juga sebenarnya kalah, kok. Mereka cuma menang berisik aja.

Ini baru soal kuliner lho, ya. Apa mau diadu soal UMR? Eh, tapi jangan, lah. Karena keduanya sama-sama menyedihkan.

Penulis: Iqbal AR

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 5 Hal yang Mungkin Terjadi Andai Mie Ayam Tidak Pernah Ada di Muka Bumi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Februari 2026 oleh

Tags: Baksobakso jogjabakso Malangcwie miecwie mie MalangJogjaMalangMie AyamMie Ayam Jogjaumr jogjaUMR Malang
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Saya Kecewa dengan Mie Ayam yang  Dijual di Warung Bakso dan Mie Ayam  Mojok.co

Hal Sepele yang Dilakukan Penjual Mie Ayam tapi Bikin Kesel Setengah Mati

28 Oktober 2025
Akui Saja, Batu Lebih Menarik Menjadi Destinasi Study Tour Ketimbang Jogja dan Bali Mojok.co

Sebagai Warga Lokal, Saya Setuju Study Tour ke Batu Malang Lebih Menyenangkan karena Study Tour ke Jogja dan Bali Sangat Membosankan

8 Mei 2025
Nasib Pejalan Kaki di Malang Menyedihkan Gara-gara Trotoar "Dirampok" PKL dan Tukang Parkir: Pilihannya Hanya Loncat atau Nunggu Ditabrak

Nasib Pejalan Kaki di Malang Menyedihkan Gara-gara Trotoar “Dirampok” PKL dan Tukang Parkir: Pilihannya Hanya Loncat atau Nunggu Ditabrak

26 November 2024
Stasiun Lempuyangan Stasiun Paling Unik di Jogja (Unsplash)

Stasiun Lempuyangan: Stasiun yang Unik dan Paling Ikonik di Jogja

16 Februari 2024
Plis ya, Kampus di Malang Itu Banyak, Nggak Cuma Universitas Brawijaya doang!

Plis ya, Kampus di Malang Itu Banyak, Nggak Cuma Universitas Brawijaya doang!

27 November 2022
Naik KRL Jakarta Kota-Nambo, Tua dan Capek di Perjalanan Mojok.co malang

Naik KRL Jakarta Bikin Badan Sehat, tapi Kondisi Mental Saya Jadi Gawat

21 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo Mojok 

4 hidden gem Desa Ngadirejo Pasuruan yang nggak masuk brosur wisata Bromo 

31 Juli 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung Mojok.co

Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung

3 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.