Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
20 Maret 2026
A A
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock (Okkisafire via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Lanskap kuliner Jogja kerap dipuja. Kulinernya yang beragam dan identitas kulinernya yang kuat jelas jadi hal yang patut diapresiasi. Cuma, ada satu hidangan yang sebenarnya justru tidak sesuai dengan identitas Jogja banget, tapi juga terkenal, yaitu, lotek.

Bentar, bentar, jangan marah. Saya tahu ada Lotek Bu Bagyo, yang jadi pahlawan serta menemani memori para mahasiswa yang merantau di Jogja. Saya juga tahu lotek itu asalnya dari Sunda. Cuma, di Jogja, kuliner ini memang amat digemari. Terlebih karena harganya yang murah, porsinya mengenyangkan, serta, tentu saja, rasanya enak.

Akan tetapi, posisinya dalam peta kuliner lokal terasa menggantung. Hal ini tentunya berbeda dengan gudeg yang memiliki narasi jelas sebagai ikon kota. Singkatnya, lotek ini sebenarnya membingungkan, tapi, kalian tak pernah memikirkan itu saja.

Antara pecel dan gado-gado yang kehilangan batas

Lotek sering kali disandingkan dengan gado-gado dan pecel. Secara visual, ketiganya tampak serupa. Sayuran rebus, siraman bumbu kacang, dan tambahan pelengkap seperti lontong atau kerupuk. Barulah ketika dicicipi, kuliner ini menghadirkan sensasi yang jelas amat berbeda dengan kedua makan tersebut.

Bumbu kacang pada lotek cenderung lebih manis dibandingkan pecel. Sambal pecel itu biasanya lebih gurih dan sedikit pedas. Lotek juga tidak sekental dan sekompleks gado-gado. Gado-gado sering menggunakan tambahan-tambahan lain.

Inilah yang bikin saya bilang bahwa lotek itu membingungkan. Jatuhnya malah jadi kayak kompromi rasa. Bumbu kacang mirip pecel tapi rasanya manis, maksudnya gimana coba?

Bahkan komposisi sayurannya pun tidak memiliki pakem yang jelas. Kadang berisi kol, kacang panjang, tauge, dan bayam. Di tempat lain bisa berbeda. Fleksibilitas ini memang memberi ruang kreativitas, tetapi juga mengaburkan identitas. Lotek menjadi hidangan yang sulit dipastikan bentuk aslinya.

BACA: Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Baca Juga:

Pengalaman Pertama Merantau Kerja di Jakarta: Empat Hari Bolak-balik Tangsel-Jaktim Sudah Trauma

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

Tekstur lotek yang, yah, begitulah

Kalau rasa masih bisa diperdebatkan, tekstur lotek justru menambah lapisan kebingungan lain. Dalam satu piring, berbagai elemen saling bertabrakan tanpa kompromi. Sayuran rebus yang lembut bertemu dengan kol mentah yang renyah. Gorengan yang padat beradu dengan lontong yang kenyal. Di atas semuanya, sambal kacang menyelimuti dengan konsistensi yang tidak pernah benar-benar stabil.

Tidak ada harmoni yang jelas. Lotek memaksa lidah bekerja keras menerjemahkan kekacauan sensasi yang terjadi.

Baca halaman selanjutnya

Rasanya nggak jelas

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Maret 2026 oleh

Tags: gudegJogjaloteklotek bu bagyomakanan khas sundarekomendasi lotek di jogja
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

obituari pak panut mojok

Obituari Pak Panut dan Bagaimana Beliau Menyelamatkan Perut yang Lapar

20 Juli 2021
nasi goreng di jogja pakem wonosari tegal jawa timur ciri khas mojok.co

Mengidentifikasi 3 Jenis Nasi Goreng di Jogja: Pakem Wonosari, Tegal, dan Jawa Timuran

28 Juli 2020
Awas! 2030 Harga Properti di Jogja Berpotensi Hancur Bersama Rakyatnya!

Awas! 2030 Harga Properti di Jogja Berpotensi Hancur Bersama Rakyatnya!

20 November 2024
Baca Komik Fotokopi ala Jogja: Greget dan Penuh Kritik Sosial terminal mojok.co

Baca Komik Fotokopi ala Jogja: Greget dan Penuh Kritik Sosial

4 Februari 2021
kenapa UMP Jogja rendah titik kemacetan di jogja lockdown rekomendasi cilok di Jogja Sebenarnya Tidak Romantis Jika Kamu Cuma Punya Gaji UMR dawuh dalem sabda pandita ratu tugu jogja monarki mojok

Perbedaan Dawuh Dalem dan Pergub: Apakah Seluruh Keputusan Gubernur Jogja Bersifat Monarkis?

6 September 2020
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

Krisis Identitas Kawasaki Brusky 125: Mencoba Terjun di Pasar Matic, tapi Blunder. Jiplaknya Kebangetan!

13 Juni 2026
5 Realitas Hidup Semarang yang Tidak Muncul di Brosur Wisata maupun Konten Perjalanan Mojok.co

5 Realitas Pahit Hidup di Semarang yang Tidak Muncul dalam Brosur

13 Juni 2026
Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
Pertamax di Pertashop Memang Lebih Murah, tapi Tetap Saja Orang pada Beli Pertalite, Harga Pertamax Nggak Ngotak! pertamina pertamax oplosan

Bisnis Pertashop Jelas Karam: Hidup Segan, Mati Tinggal Menunggu Hari

14 Juni 2026
Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan

12 Juni 2026
6 Alasan Kota Tegal Lebih Istimewa Dibanding Bayangan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kota Tegal Lebih Istimewa Dibanding Bayangan Banyak Orang

10 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.