Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sapa Mantan

Menjadi Mantan yang Profesional

Taufik oleh Taufik
19 Mei 2019
A A
Rekomendasi Kado Nikahan Mantan disertai Kandungan Makna Mendalam terminal mojok.co

Rekomendasi Kado Nikahan Mantan disertai Kandungan Makna Mendalam terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sekira pertengahan juni 2018 saya mendapat sebuah chat dari salah seorang mantan saya, sebut saja Namanya mawar. Hehehe. Isi chatnya bahwa dia akan menikah pada awal Juli atau sekira 3 minggu setelah chat itu. Dia juga memberi kabar bahwasanya orang tuanya sangat berharap saya bisa ke acara pernikahannya tersebut.

Singkat cerita, saya berangkat pada hari bahkan sebelum acara nikahan dengna naik kereta api Wijaya Kusuma tujuan Yogyakarta-Purwokerto atau sebaliknya. Saya tiba di rumah dia hari itu juga bahkan sempat menjadi saksi acara seserahan. Tidur di rumah tetangganya yang memang disediakan untuk tamu nikahan yang ingin menginap.

Acara nikahan pada esok harinya. Seperti biasa, ijab kabul, doa, resepsi. Saya menyaksikan hampir semua hal terkait pernikahan gadis itu. Bahkan tidak ada sedikitpun yang terlewat. Menarik ingatan ke belakang, saya juga yang memberi saran kepada sang mantan cara menentukan sikap dan memberi pilihan kepada calon suaminya yang kebetulan masih menjadi pacarnya. Maka lengkaplah sudah semua yang saya bisa berikan kepada mawar, mantan saya.

Bagaimana tanggapan teman saya terkait apa yang saya lakukan kepada mantan? Respon yang bejibun. Ada yang negatif, lebih-lebih yang positif. Banyak dari mereka menganggap apa yang saya lakukan adalah gentle. Bagaimana seharusnya seorang bersikap kepada seorang mantan. Mantan apapun itu. Mantan pacar, gebetan, calon gebetan, suami, istri, dan mantan-mantan yang lainnya. Toh mereka, jika manusia juga mereka adalah manusia biasa. Layaknya saya dan manusia lainnya.

Banyak sekali beredar video-video di media sosial yang memperlihatkan mantan pacar yang menghadiri pernikahan si doi. Ada yang menangis karena begitu berharapnya mereka bisa bersanding dengan sang mantan. Ada yang bersikap biasa saja karen menganggap emang hal itu lumrah. Bahkan ada juga yang tertawa lantas mengingat dan bernostalgia tentang apa saja suka duka yang telah mereka lalui Bersama sang mantan. Saya memilih berada pada pilihan nomer tiga. Menertawakan apa yang terjadi terutama setelah mengingat begitu banyak hal dalam kurun waktu sekian lama telah kami lalui Bersama. Suka duka, tangis tawa dan momen lainnya yang kadang bikin senyum-senyum sendiri.

Mantan bagi saya sendiri ya sudah sebagai mantan. Setelah menjalani hubungan sekian lamanya lantas berakhir begitu saja tanpa sesuai dengan apa yang saya harapkan ya sudah, mau bagaimana lagi. Toh pada dasarnya kita sudah berjuang bersama. Berusaha menyatukan visi dan pemikiran, lantas berakhir tidak sesuai dengan harapan ya itulah namanya takdir. Paling tidak, pada level tertentu usaha saya sudah anggap ada tahap maksimal. Menemui keluarga sang mantan. Berdialog dan berinteraksi layaknya saat itu juga saya sudah menjadi bagian dari keluarga mereka.

Dewasa ini banyak dari keluarga, teman, sahabat, atau siapapun juga yang begitu besar harapan untuk berdua di pelaminan dengan mantan pacar mereka lantas pupus karena suatu hal. Kecewa berat lalu melakukan hal aneh saat berada di acara nikahan mantan. Kalo kata saya, buat apa? Cari perhatian? Kecewa? Tidak seharusnya begitu. Ini itu sesederhana kita tes ujian masuk perguruan tinggi negeri, sudah belajar maksimal, menginginkan PTN yang kenamaan, lantas tidak lolos seleksi. Lalu pada akhirnya kita kecewa berat, stress sampai mau atau bahkan bunuh diri? No!! Tidak begitu kengkawan.

Tidak masuk PTN kenamaan yang kita harapkan setelah serangkain usaha yang sudah kita lakukan tidak membuat kita berkurang suatu apapun kan? Kita masih bisa mencoba PTN atau PTS lainnya. Kita masih punya peluang untuk itu. Dan satu hal yang kita miliki sebagai nilai tambah sekarang, Pengalaman.

Baca Juga:

5 Ide Souvenir Pernikahan Bermanfaat yang Nggak Bakal Dibuang Tamu Undangan

Kopi Lelet Lasem Itu Bukan Kopi, tapi Wujud dari Rasa Sakit Ditinggal ketika Sudah Sayang-sayangnya

Hal yang sama harusnya kita amini dalam dunia perpacaran. Tujuan kita semua, pada akhirnya bersanding di pelaminan sebagai sepasang manten. Usaha terbaik telah kita lakukan agar tujuan tersebut tercapai. Lantas jika tidak sesuai harapan apakah semua berakhir? Tidak. Kita masih memiliki peluang dengan orang-orang baik lain di sekeliling kita. Kita masih bisa mencoba mendekati gebetan yang justru dekat saat kita masih berpacaran dengan sang mantan. Dan satu hal yang pasti, kita masih bisa dan bahkan harus menjadi seorang mantan yang professional.

Memang untuk bisa benar-benar terbebas dari sang mantan dan menganggap dia sebagai seorang biasa yang tidak memiliki hubungan special dengan kita membutuhkan sedikit waktu. Bagi saya justru disitulah seninya berpacaran. Mencoba berpaling dari si dia yang telah menemani selama sekian lama lantas harus rela melihat dia bersanding dengan yang lain itu sakit! SAKIT BANGET! Tapi itu karena dari awal kita sudah merasa memiliki sang mantan secara utuh padahal kan belum sampai ijab kabul? Hehehe

Pada akhirnya, kepada jiwa-jiwa yang ditinggal pas lagi sayang-sayangnya dan masih bisa menjadi mantan yang profesional, saya angkat topi untuk kalian semua. Dan untuk dia yang sudah bahagia dengan pacar baru atau bahkan suami/istri, ingat, bahwa pernah ada seorang yang begitu berharap ada di posisi pasangan kalian namun harus berakhir  tidak sesuai harapan. #eh

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2021 oleh

Tags: hubunganMantanNikahanSayang
Taufik

Taufik

Ide adalah ledakan!

ArtikelTerkait

hari kebangkitan mantan

(Bukan) Hari Kebangkitan Mantan

21 Mei 2019
pernikahan mantan

Nangis di Pernikahan Mantan Itu Sudah Usang

4 September 2019
ditolak

Jika Belum Ditolak, Jangan Pernah Mengatakan Dia Tidak Mencintaimu

1 Oktober 2019
Kalian Marah Teman Kalian Jadian sama Mantan Pacar? Ra Mashok! pernikahan beda agama

Sapa Mantan: Beri Tahu Aku Cara Melupakan Rasa Sakit yang Kau Beri

3 Maret 2023
pesan dari mantan

Pesan (dari) Mantan

7 Juni 2019
mantan kekasih

7 Gugatan ke MK: Sebuah Surat Terbuka untuk Mantan Kekasih

2 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar Mojok.co

Cuan Jualan Takjil Memang Menggiurkan, tapi Cobaannya Nggak Kalah Besar

21 Februari 2026
4 Gudeg Jogja yang Rasanya Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan

Gudeg Jogja Pelan-Pelan Digeser oleh Warung Nasi Padang di Tanahnya Sendiri, Sebuah Kekalahan yang Menyedihkan

18 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.