Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Panduan Mendampingi Pacar Jobseeker

Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara oleh Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara
3 Maret 2021
A A
Panduan Mendampingi Pacar Joobseeker terminal mojok.co

Panduan Mendampingi Pacar Joobseeker terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter
  1. Menyandang status sebagai jobseeker di masa seperti ini memang berat, kamu nggak akan kuat. Saat nggak ada pandemi saja nyari kerja sudah susah, apalagi sekarang ada pandemi, pasti makin susah. Kesusahan ini tidak hanya dirasakan oleh pacar saya, seorang jobseeker yang sedang mencari kerja, namun juga oleh saya yang menemaninya.

Pacar saya lulus kuliah sejak 2020 lalu, kemudian hingga saat ini beliau sedang aktif mencari kerja. Saya yang masih berkutat dengan skripsi pun ikutan waswas. Pasalnya, saya khawatir jika pacar saya terlalu lama di rumah dan tidak melakukan kegiatan apa pun, akan uring-uringan dan sumpek sendiri. Sebab, pacar saya adalah tipe laki-laki yang aktif berkegiatan sejak SMP, SMA, hingga kuliah (saya dan mas pacar adalah teman satu sekolah saat SMP dan SMA).

Bayangkan bagaimana perasaan tipikal orang aktif seperti pacar saya, tidak bisa melakukan kegiatan produktif selama berbulan-bulan. Ditambah dengan menyandang status sebagai jobseeker, tentu akan menjadi beban tersendiri bagi beliau. Sebagai pacar yang baik meskipun kadang sering blunder, saya mencoba memutar otak agar pacar saya tetap bersemangat dalam menjalani harinya pasca wisuda. Hal ini mungkin dapat kalian lakukan, jika bernasib sama seperti saya.

ADVERTISEMENT

Hal pertama yang saya lakukan adalah tidak mendesak dia untuk mencari kerja. Percayalah, tanpa didesak pun, mas pacar sudah aktif menyusuri lowongan demi lowongan pekerjaan yang linier dengan bidang keahliannya. Mendesak mencari pekerjaan bukan malah membuat pacar semangat, tapi justru membuatnya tersinggung karena seolah memperlihatkan bahwa kita tidak menghargai usahanya.

Selanjutnya, sebisa mungkin kita ikut mencari lowongan pekerjaan. Sebagai seorang pacar, baiknya kita lebih bersikap proaktif. Ikut membantu mencari informasi pekerjaan dari berbagai forum. Hal ini tentu akan sangat membantu seorang jobseeker. Semakin banyak lowongan pekerjaan, berarti semakin tersedia peluang. Selain itu, pacar juga tentu akan semakin sayang, karena kalian ikut membantunya. Nilai tambahnya, kalian jadi punya bayangan seperti apa susahnya mencari kerja.

Upaya lain yang saya lakukan selama mendampingi pacar adalah tidak membanding-bandingkan dengan temannya yang sudah bekerja. Percayalah, tidak ada seorang pun yang suka dibandingkan, apalagi dalam bidang pekerjaan. Sebaiknya hindari basa-basi soal temannya yang sudah bekerja di salah satu perusahaan. Bukan hanya menambah beban mas pacar, namun juga memberi kesan bahwa kita lebih memperhatikan orang lain dibanding dengan pacar sendiri.

Hal lain yang dapat dilakukan saat mendampingi pacar yang berstatus jobseeker adalah mengajaknya memulai usaha bersama. Makin berasa romantis kan kalau membangun usaha dari nol, apalagi kalau usahanya berkembang. Saya pernah melakukan ini, dan mas pacar sangat senang karena beliau mendapatkan kesibukan sekaligus menghasilkan uang. Namun, saat memulai usaha sampingan bersama seperti ini, tetap harus memperhatikan pembagian tugas masing-masing agar tidak ada masalah kedepannya.

Upaya yang tidak kalah penting saat memiliki pacar yang berstatus jobseeker adalah mendukung semua kegiatan yang dilakukan selama itu positif. Pacar saya mahir dalam mengoperasikan Autocad, sehingga beliau mengisi waktunya dengan menggambar berbagai desain bangunan dan perabotan. Nah, bentuk dukungan saya adalah memintanya menggambar sesuatu dengan Autocad lalu ikut mengomentari hasilnya. Ada nada bahagia yang terpancar saat mas pacar menjelaskan hasil karyanya, yang membuat saya juga bahagia (ihir).

Percayalah, memiliki pacar seorang jobseeker di saat-saat seperti ini ibarat sedang menjalani tes kesabaran, saya sering tidak dikabari saat mas pacar sibuk ke sana kemari memasukkan lamaran pekerjaan. Jika sudah seperti ini yang bisa dilakukan ya cuma bisa bersabar, toh di akhir hari pasti ada kabar dia habis melamar ke mana. Intinya jika mendampingi pacar yang sedang mencari kerja, baiknya kita selalu mendukung dan jangan membebani. Sebab menyandang status jobseeker itu sudah berat, jadi jangan ditambah lagi bebannya.

Baca Juga:

LinkedIn Adalah Aplikasi Paling Toksik yang Pernah Saya Gunakan, Ini 4 Alasannya!

5 Pekerjaan yang Dianggap Tidak Sesuai dengan Jurusan Ilmu Politik padahal Sangat Masuk Akal

BACA JUGA Sulit Romantis dengan Pacar yang Nggak Bisa Baca Google Maps atau tulisan Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2021 oleh

Tags: hubunganjobseekerlowongan pekerjaan
Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara

Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara

Calon sarjana yang suka skincare.

ArtikelTerkait

nembak gebetan

Mungkinkah Nembak Gebetan dengan Tingkat Keberhasilan Sampai 99,99%?

31 Juli 2019
terluka

Stop Menganggap Semua Orang Di Muka Bumi Ini Sama, Hanya Karena Kamu Pernah Terluka

19 Juni 2019
Kirim Salam Lewat Program Radio Adalah Cara Mbribik Paling Romantis pada Masanya terminal mojok.co

Kirim Salam Lewat Program Radio Adalah Cara Mbribik Paling Romantis pada Masanya

22 November 2020
menye-menye

Alih-Alih Jadi Pejuang Cinta, Nggombal Pakai Kalimat yang Menye-Menye Itu Menjijikkan, Mas!

27 Agustus 2019
3 Hal yang Sebaiknya Jangan Diunggah di LinkedIn kalau Tidak Ingin Menyesal Mojok.co

LinkedIn Adalah Aplikasi Paling Toksik yang Pernah Saya Gunakan, Ini 4 Alasannya!

3 Januari 2026
Fingerprint

Hubungan Fingerprint dengan Merosotnya Angka Pernikahan Kaum Adam dengan Guru

16 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ironi Puncak Pulek Cilacap: Ramai Dikunjungi karena Viral, padahal Area Privat

Ironi Puncak Pulek Cilacap: ramai dikunjungi karena viral, padahal area privat

15 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026
Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026
Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

Seminggu buka jastip sudah cukup membuat saya paham kenapa jastiper sering pasang fee mahal

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.