Mengenang 'Amigos X Siempre', Telenovela yang Booming pada 2000-an – Terminal Mojok

Mengenang ‘Amigos X Siempre’, Telenovela yang Booming pada 2000-an

Artikel

Raden Muhammad Wisnu

Bagi yang menghabiskan masa kanak-kanak dan remaja pada 2000-an, pasti kenal dengan telenovela berjudul Amigos X Siempre. Telenovela asal Meksiko ini tayang di SCTV pada 2001 dan 2002. Telenovela dengan 115 episode ini begitu digemari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa saat itu. Lantaran jalan ceritanya yang indah tentang persahabatan, tokoh-tokohnya yang lucu dan menggemaskan, dan musik yang menyentuh hati.

Seingat saya, Amigos X Siempre ini pertama kali ditayangkan SCTV setiap sore pada pukul empat, lalu ganti jam tayang pada pukul satu siang. Saat tayang pada pukul satu siang, sebagian besar anak-anak SD langsung buru-buru pulang agar bisa menonton telenovela ini. Ada yang merelakan jam tidur siangnya, ada yang bolos les tambahan, sampai mengadakan nonton bareng di rumah siswa yang rumahnya paling dekat dari sekolah.

Amigos X Siempre sendiri adalah telenovela yang isinya kisah anak-anak sekolah dasar di Meksiko sana, tepatnya di Instituto Vidal. Instituto Vidal, atau Institut Vidal ini merupakan sekolah swasta yang cukup terkenal dan elite karena sebagian besar orang-orang yang sekolah di sini adalah orang-orang kaya di Meksiko sana, yang dimiliki oleh keluarga Vidal. Biaya pendidikan di sekolah ini sangat mahal, yang tentu saja berbanding lurus dengan kualitas pendidikan dan fasilitas penunjangnya seperti guru-guru yang berkualitas serta sarana prasarana yang bagus.

Cerita dalam telenovela ini diawali dengan Pedro, anak Salvador Vidal yang baru saja pindah dari Amerika Serikat ke Meksiko. Di sekolahnya yang baru, Pedro langsung berteman dengan Ana, yang merupakan keponakan dari Salvador Vidal. Secara teknis, Pedro dan Ana adalah sepupu meskipun tidak sedarah karena Pedro adalah anak adopsi Salvador. Ana langsung nyaman berteman dengan Pedro karena Ana selalu kesepian setelah ditinggal ibunya yang meninggal dalam kecelakaan mobil saat dia kecil.

Baca Juga:  Meksiko, Satu-satunya Rival Amerika Serikat Perkara Mencetak Petinju Terbaik

Di sekolah, sebagai anak baru, Pedro langsung dikagumi oleh beberapa siswi di sana, terutama siswi bernama Renata. Pasalnya, Pedro adalah anak tampan, pintar, dan baik hati. Ia seperti Dekisugi di anime dan manga Doraemon. Renata kerap kali menjahili Pedro saking sukanya pada Pedro. Dan tentu saja, sebagai murid baru yang tampan, pintar, dan baik hati, Pedro dapat langsung berteman dengan siswa dan siswi di sana, termasuk berteman dengan Rafael dan Gilberto yang kerap kali jadi bahan perundungan. Lantaran Rafael adalah anak yang gemuk, serta Gilberto yang gagap ketika berbicara.

Di sekolah ini tentu saja ada peran antagonisnya, yakni Santiago yang merupakan anak orang paling kaya di antara orang paling kaya di sekolah ini. Ia kerap kali menjadi penguasa sekolah sebelum kedatangan Pedro. Santiago juga ternyata menyukai Ana, makanya dia selalu menjahili Pedro karena merasa cemburu. Orang tua Santiago sibuk bekerja di luar negeri karena memiliki perusahaan multinasional. Ia terpaksa tinggal bersama pelayannya di rumah yang sangat besar, lengkap dengan kolam renang dan pesawat jet pribadi. Sisa ceritanya ya sudah bisa ditebak, seperti template drama Korea dan sinetron pada umumnya yang ber-setting di sekolahan elite.

Selain cerita yang befokus anak-anak sekolah, ada juga konflik orang dewasanya juga biar seru. Ada cinta segitiga antara Salvador Vidal dan Francisco Capistrán (ayah Ana) dengan penjaga perpustakaan sekolah bernama Melissa. Ada juga maksud terselubung Fransisco pada mertuanya, Julia Vidal, di mana Fransisco sejak dulu berusaha untuk menguasai sekolah dan seluruh harta keluarga Vidal. Dan tentu saja, ada konflik masing-masing siswa Instituto Vidal dengan orang tuanya masing-masing yang terdiri dari berbagai macam latar belakang.

Baca Juga:  Nokia N-Gage, Ponsel Gaming yang Berjaya di Masanya

Saking boomingnya telenovela Amigos X Siempre ini saat saya SD, banyak siswi SD memakai bandana seperti yang Ana pakai di telenovela ini. Saat itu juga berbagai media cetak seperti koran dan majalah kerap kali memberitakan telenovela ini. Banyak anak-anak, remaja, hingga orang dewasa yang membeli majalah yang membahas telenovela tersebut untuk membaca ulasan telenovela tersebut, gosip terbaru soal aktor dan aktris di telenovela tersebut, hingga mengoleksi poster dan stikernya, tentu saja.

Anak cewek pada mengagumi Pedro dan Santiago sebagai siswa paling tampan di telenovela ini. Sementara para cowok pada suka dengan Ana dan Renata karena mereka adalah siswi paling cantik di telenovela ini. Ada juga yang suka dengan Salvador Vidal karena ia adalah sosok guru dan musisi yang tidak saja tampan, tapi juga sosok ayah dan paman yang bijak dan baik hati.

Saat saya dewasa, di usia 29 tahun, saya malah merindukan telenovela ini karena sekarang sudah mengerti makna yang terkandung di dalam telenovela ini tentang cinta dan persahabatan. Dulu, sih, nonton dengan asal doang, dan ikut-ikutan tren saat itu.

Sesuai judulnya, Amigos X Siempre memiliki arti “teman untuk selamanya”. Telenovela ini mengajarkan kita semua tentang arti persahabatan yang indah karena para tokoh di dalamnya saling membantu sama lain di tengah perbedaan latar belakang hidup mereka.

Baca Juga:  Menebak Fatwa MUI untuk Daging Hasil Kloning yang Bakal Masuk Indonesia

Memang, sih, Amigos X Siempre tidak ada bedanya dengan acara sinetron pada umumnya di Indonesia. Namun, telenovela ini dikemas sangat apik dengan cerita yang menyentuh tentang keluarga dan persahabatan antar umat manusia, musik yang enak didengar, dan setting cerita yang memanjakan mata, layaknya drama Korea di zaman sekarang.

Sumber Gambar: YouTube Amigos X Siempre

BACA JUGA Sebelum Drama Korea Menyerang, Telenovela Pernah Merajai Tontonan Indonesia dan tulisan Raden Muhammad Wisnu lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
---
6


Komentar

Comments are closed.