Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Menanti Kelucuan Sule di Program Santuy Malam Trans TV

Dessy Liestiyani oleh Dessy Liestiyani
25 Juli 2020
A A
Menanti Kelucuan Sule di Program Santuy Malam Trans TV MOJOK.CO

Menanti Kelucuan Sule di Program Santuy Malam Trans TV MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Sebulan terakhir ini saya selalu menyempatkan diri menonton acara Santuy Malam yang ditayangkan Trans TV setiap Senin sampai Jumat, pukul 7 malam. Seperti diketahui, pengisi acara tetap di program ini adalah “trio komedi” Sule, Andre, dan Nunung, yang sebelumnya mengisi acara “Ini Talkshow” di Net TV.

Sebagai program boyongan, tak ayal Santuy Malam masih menjadi ajang komparasi dengan Ini Talkshow. Apakah akan lebih menarik? Apakah akan lebih sukses? Dan yang penting, apakah akan lebih lucu?

Walaupun ada Andre dan Nunung, menurut saya, acara ini tetap mengandalkan talenta Sule untuk menghidupkan suasana. Sebagai komedian, buat saya kemampuan Sule dalam mengolah materi lawakan dan memainkan bahasa tubuh, sudah tidak diragukan lagi.

Kehadiran Andre dan Nunung bukannya tanpa arti. Andre sendiri yang pada dasarnya bukan komedian, sebenarnya bisa mengimbangi lawakan Sule. Sementara Nunung yang sudah lama malang melintang di dunia komedi sebagai salah seorang anggota Srimulat, masih seperti biasanya hanya berperan sebagai objek penderita.

Sebulan pertama penayangan program Santuy Malam ini, sepertinya hanya Sule yang terlihat outstanding. Walaupun saat peluncuran ia menegaskan penampilan mereka bertiga, tapi setelah menonton programnya, buat saya ini ya programnya Sule.

Setelah sebelumnya bermain dengan konsep bincang-bincang (talk show), kali ini mereka hadir dengan konsep ala sketsa komedi. Interaksi antara mereka dan artis bintang tamu pun dilakukan sambil beradegan. Dengan konsep ini mereka memiliki peran masing-masing yang walaupun, menurut saya, brandingnya masih belum cukup kuat.

Andre berperan sebagai pemilik cafe, sementara Nunung (katanya) diposisikan sebagai asisten Andre. Di sini saya merasa peran Nunung belum tergambarkan dengan jelas sebagai asisten Andre, baik dari segi penampilan maupun perannya dalam adegan sketsa. Sule sendiri memiliki peran utama sebagai preman. Atau mungkin pengangguran dan penjaga WC? Maaf saya hanya bisa mengambil kesimpulan dari jenis kostum yang ia kenakan.

Walaupun masing-masing memiliki peran utama, namun sesuai konsep kreatif mereka juga memainkan beberapa peran lain seperti Sule sebagai Pak RT, Nunung sebagai salah satu kembaran bintang tamu, atau Andre yang jadi Buto Ijo. Apa pun perannya, buat saya kekuatan hiburan dan kelucuan tetap dibebankan ke Sule. Di beberapa segmen bahkan terasa sangat biasa sebelum kehadiran Sule. Padahal tujuan acara ini so pasti adalah untuk memancing tawa penonton dan pemirsa secara kontinu.

Baca Juga:

7 Acara Kuis Lawas Bikin Cerdas yang Seharusnya Tayang Lagi di TV

Top Chart: Program Musik kok Isinya Gosip?

Ngelawak itu susah, setuju! Saat bekerja di tipi dulu, saya mengalami sendiri betapa susahnya bikin skrip lawakan. Apalagi saya bukan pelawak. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk membangun kelucuan adalah gimmick, misalnya adegan tertentu yang dimainkan oleh pengisi acara untuk menarik perhatian penonton. Biasanya ditunjang properti khusus, baik berupa barang, baju, atau, dandanan khas.

Pada akhirnya, tim produksi memang berharap pada sang artis untuk dapat mengeksekusi konsep gimmick dengan baik. Beberapa gimmick yang telah ditampilkan antara lain penggunaan properti thermo gun yang bisa mengeluarkan air atau bahan lain yang tidak diduga, Yongki Show, Wayang Santuy, atau selipan adegan nyanyi dan joget yang entah sudah ada di skrip atau spontanitas. Buat saya, musik dan joget cukup bisa jadi penyelamat kalau jokes sudah mulai garing.

Dari beberapa gimmick tersebut, yang saya sukai dan saya anggap lucu justru “tompel gagap” yang dipakai Sule dan bisa dipindah ke artis lainnya yang akhirnya jadi gagap, dan “konsep lama” Wayang Santuy. Kembali lagi, kedua gimmick tersebut sangat bergantung kepada talenta Sule semata.

Jadinya, saya nonton Santuy Malam ya untuk nonton Sule. Lumayan bisa jadi salah satu alternatif tontonan hiburan menemani waktu makan malam dan istirahat. Dan kalau ada yang mirip-mirip dengan program sebelumnya, harap dimaklumi saja. Sesuai grafis yang ditampilkan di awal program, “Kesamaan nama dan lokasi hanya kebetulan, jadi santuy aja doong…”

Sumber gambar: IG @ferdinan_sule

BACA JUGA Penipu Online Sebaiknya Tetap Meremehkan Tata Bahasa Indonesia, Sekarang dan Selama-lamanya dan tulisan Dessy Liestiyani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2022 oleh

Tags: andre taulaniini talk shownunungsantuy malam trans tvsuletrans tv
Dessy Liestiyani

Dessy Liestiyani

Tinggal di Bukittinggi. Wiraswasta, mantan kru televisi, penikmat musik dan film.

ArtikelTerkait

‘Lapor Pak!’: Penerus Acara Komedi Indonesia yang Berkualitas

10 Juni 2021
nunung

Ketika Nunung Melawak Dengan Narkoba, Ada Apa?

21 Juli 2019
Dream Box Indonesia: Kuis TV yang Kalah Berbobot Dibanding Cerdas Cermat Sekolah terminal mojok.co

Dream Box Indonesia: Kuis TV yang Kalah Berbobot Dibanding Cerdas Cermat Sekolah

5 November 2021
OVJ MOJOK.CO

OVJ, The Real OVJ, Adalah Acara Lawak Terbaik

28 Juli 2020
the world of the married episode 1 review resensi sinopsis komentar akan ditayangkan trans tv internet viu link streaming sinopsis polemik kontroversi kpi mojok

The World of the Married Akan Disiarkan Trans TV, Siap-siap Berpolemik Nih

4 Mei 2020
sketsa trans tv mojok

Sketsa Trans TV: Super Receh, Super Menghibur

2 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi (Wikimedia Commons)

5 Makanan Khas Semarang yang Nikmat tapi Tersembunyi, Wajib Kamu Coba Saat Berwisata Supaya Lebih Mengenal Sejarah Panjang Kuliner Nikmat Ini

21 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

Terima Kasih Indomaret, Berkatmu yang Semakin Peduli dengan Lingkungan, Belanjaan Jadi Sering Nyeprol di Jalan Gara-gara Plastik yang Makin Tipis

20 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026
Resign demi Jadi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

Resign demi Wirausaha Itu Memang Ceroboh, tapi Saya Nggak Menyesal sekalipun Bangkrut

18 April 2026
Bukannya Menghilangkan Penah, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

Bukannya Menghilangkan Penat, Berwisata ke Curug Cimahi Justru Bikin Tingkat Stres Meningkat

18 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.