Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Politik

Membaca Peluang Suara Ganjar-Mahfud di Madura: Apakah Putra Madura Bisa Berjaya di Tanah Sendiri?

Akbar Mawlana oleh Akbar Mawlana
24 Oktober 2023
A A
Membaca Peluang Suara Ganjar-Mahfud di Madura: Apakah Putra Madura Bisa Berjaya di Tanah Sendiri? universitas trunojoyo madura

Membaca Peluang Suara Ganjar-Mahfud di Madura: Apakah Putra Madura Bisa Berjaya di Tanah Sendiri? (Zahirul Aliwan via Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Rabu, tanggal 18 Oktober 2023, para partai koalisi Ganjar Pranowo resmi menunjuk Mahfud MD sebagai cawapres. Keputusan koalisi memilih Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar Pranowo membuat peta politik di Jawa Timur, terutama Madura semakin memanas. Sebagai orang Madura, saya melihat akan ada potensi terjadinya perebutan suara yang sengit di Madura antara pasangan Ganjar-Mahfud dengan Anies-Muhaimin. 

Sengitnya perebutan suara kedua pasangan menjadi hal yang rasional. Muhaimin dengan representasi NU, mampu menarik minat masyarakat Madura untuk memilih pasangan Anies-Muhaimin. Mengingat, NU menjadi basis dominan di Madura. Melalui kekuatan identitas NU dari Muhaimin, bagaimana dengan suara Ganjar-Mahfud di Madura?

Meski Muhaimin memiliki identitas NU yang kuat, tetapi keberadaan Mahfud MD sebagai putra daerah, bisa menjadi modal besar untuk menyaingi suara Anies-Muhaimin. Bahkan, tidak berlebihan jika mengatakan Ganjar-Mahfud memiliki peluang lebih besar untuk mendulang banyak suara di Madura. Ini bukan tanpa alasan. Dengan identitas Mahfud MD sebagai orang Madura, maka masyarakat Madura lebih tergerak hatinya untuk memilih Ganjar-Mahfud. 

Settong dhere

Tergeraknya hati masyarakat Madura untuk memilih Ganjar-Mahfud disebabkan oleh adanya slogan settong dhere (satu darah) yang mengakar. Pandangan settong dhere menjadikan masyarakat Madura memiliki prinsip, untuk menolong sesama saudaranya terlebih dahulu, sebelum menolong orang lain. 

Faktor lain yang membuat masyarakat tergerak untuk memilih Ganjar-Mahfud karena kondisi Madura yang masih penuh dengan berbagai permasalahan. Dengan terlahir dan besar di Madura, membuat masyarakat yakin jika Mahfud MD terpilih sebagai wakil presiden, bisa membuat kebijakan yang tepat sasaran untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Madura.

Terlepas dari modal identitas kemaduraannya, pasangan Ganjar-Mahfud sudah memiliki investasi suara yang mapan di Madura. Mapannya suara Ganjar-Mahfud terjadi karena jauh sebelum kontestasi capres-cawapres memanas, PDIP sudah melakukan gerilya politik di Madura. Setiap tahun saat bulan Ramadan, PDIP selalu memberikan bantuan sembako pada keluarga yang kurang mampu.

Bantuan sembako yang diberikan, membuat PDIP lebih punya elektabilitas pada masyarakat miskin. Secara sosiologis, PDIP sudah dimaknai sebagai partai yang membantu orang miskin. Tetangga saya yang tergolong keluarga miskin, mengatakan bahwa dirinya mau memilih pasangan dari partai PDIP saat pemilihan presiden nantinya. Baginya, PDIP sudah memberikan banyak kebaikan di tengah kemelaratan ekonomi. 

Di waktu yang berbeda, saat beli jajan di PKL, saya iseng untuk bertanya perihal pilihan capres-cawapres 2024. Salah satu pedagang menjawab, “Kemungkinan besar akan memilih pasangan yang diusung PDIP. Soalnya, PDIP sudah banyak memberikan bantuan secara ekonomi.”

Baca Juga:

Tips bagi Mahasiswa Madura yang Kuliah di Surabaya agar Tetap Bahagia dan Tak Jadi Bahan Tertawaan

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan

Mahfud MD diragukan anak muda

Namun, tidak serta merta suara Ganjar-Mahfud berjalan mulus di Madura. Di kelompok anak muda, terutama mahasiswa, banyak yang menyayangkan jika Mahfud menjadi wakil presiden. Ada ketakutan jika Mahfud MD menjadi wakil presiden, khawatir akan kehilangan sikap kritisnya. 

Ketakutan mahasiswa terbentuk akibat adanya wacana yang muncul tentang wakil presiden hanya menjadi ban serep. Sehingga, ketika Mahfud sekadar menjadi ban serep, dikhawatirkan tidak lagi lantang menyuarakan polemik-polemik di Indonesia. Terlebih lagi, wacana tentang “kekuasaan ibu” di tubuh PDIP, semakin menambah kekhawatiran mahasiswa perihal potensi hilangnya sikap kritis Mahfud jika terpilih menjadi wakil presiden. 

Apalagi dengan adanya kasus Wadas, semakin mengurangi rasa simpati mahasiswa terhadap Ganjar-Mahfud. Mahasiswa menilai Ganjar tidak pro terhadap penolakan perusakan lingkungan di Wadas. Sehingga, terbentuk pandangan di mahasiswa bahwa Ganjar Pranowo telah gagal menjalankan kebijakan untuk menjaga lingkungan hidup. 

Sikap acuh tak acuh mahasiswa Madura pada pasangan Ganjar-Mahfud, tentu menjadi PR besar untuk segera diselesaikan. Mengingat, di tahun 2024, anak muda menjadi pemilih terbanyak dengan persentase sebesar 56%. Apabila tidak bisa menghilangkan sikap acuh tak acuh di kalangan mahasiswa, bukan tidak mungkin, pasangan Ganjar-Mahfud mengalami kekalahan di Madura. 

Mampukah Ganjar-Mahfud meyakinkan mahasiswa di Madura? Atau justru mereka mengalami ketergelinciran di tanah sapi kerap? Biarkan waktu yang menjawabnya. 

Penulis: Akbar Mawlana
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mahfud MD Kena Mental, Gus Dur Saja Menyesal Bilang Anggota DPR kayak Taman Kanak-Kanak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Oktober 2023 oleh

Tags: anies baswedanganjar pranowomaduramahfud MDmuhaimin iskandarnu
Akbar Mawlana

Akbar Mawlana

Alumni S1 Sosiologi dan sekarang menjadi pegiat literasi. Suka menulis isu sosial.

ArtikelTerkait

Solusi Konkret untuk Bangkalan Madura agar Nggak Terus-terusan Kena Bully Mojok.co

Solusi Konkret untuk Bangkalan Madura agar Nggak Terus-terusan Kena Bully

16 Januari 2024
Persaingan Semakin Ketat, Penjaga Warung Madura di Perantauan Alami Kejadian Aneh: Mulai dari Perut Tiba-tiba Kembung hingga Serangan Ulat Bulu

Persaingan Semakin Ketat, Penjaga Warung Madura di Perantauan Alami Kejadian Aneh: Mulai dari Perut Tiba-tiba Kembung hingga Serangan Ulat Bulu

16 Januari 2024
Mengadu Nasib di Jakarta Itu Berat, Lebih Baik Jangan kalau Belum Siap Mojok.co

Mengadu Nasib di Jakarta Itu Berat, Lebih Baik Jangan kalau Belum Siap

12 November 2023
Madura Justru Amat Butuh Kereta Api!

Madura Justru Amat Butuh Kereta Api!

28 Juni 2023
Derita Tinggal di Pelosok Bangkalan Madura, Transportasi Buruk hingga UMR Rendah Mojok.co

Derita Tinggal di Pelosok Bangkalan Madura, Transportasi Buruk hingga UMR Rendah

15 Januari 2024
Gaji Pekerja Jogja Sepele di Depan Gaji Penjaga Warung Madura (Unsplash)

Warung Madura Bahagia Kantongi Omzet 90 Juta per Bulan: Penjaganya Hidup Bahagia Banyak Duit Sementara Pekerja Jogja Merana Sampai Kiamat

25 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Melewati Jembatan Suramadu Madura, Area Rawan yang Mengancam Keselamatan

12 Juni 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Para Pengendara Motor di Jogja Itu Terkenal dengan Santainya, kecuali Orang Bantul Selatan

9 Juni 2026
Prinsip Dasar Pelayanan di Kantor Desa: Kalau Bisa Lama, Kenapa Harus Cepat?

Prinsip Dasar Pelayanan di Kantor Desa: Kalau Bisa Lama, Kenapa Harus Cepat?

11 Juni 2026
4 Cara Menikmati Wisata Semarang Secara Gratis (Unsplash)

Panduan Wisata Gratis di Semarang: 4 Cara Menikmati Kota Atlas Tanpa Perlu Pusing Mikir Tagihan

8 Juni 2026
Pengendara Motor yang Menyalakan Lampu Hazard dan Kebut-kebutan di Jalan Raya Itu Punya Masalah Apa sih? Mojok.co

Menggugat para Pengendara yang Hobi Menyalakan Lampu Hazard Pas Hujan Deras: Anda Mau Aman atau Mau Bikin Pengendara Lain Masuk Jurang?

13 Juni 2026
Soal Budaya Makan, Jawa Miskin Mengenaskan di Depan Sumatra (Unsplash)

Sebagai Orang Jawa, Saya Merasa Miskin saat Tahu Orang Sumatra Tak Bisa Makan tanpa Lauk Ikan

13 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.