Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Melampirkan Foto di CV Itu Penting, Ini Alasannya

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
7 Juli 2020
A A
dunia kerja lowongan kerja perusahaan info lowongan pekerjaan IPK Plus Minus Posting CV di Media Sosial bagi Pelamar Kerja terminal mojok.co bikin cv lamaran kerja desain kreatif

Bukan Lagi Blangko dan Desain Canva, Goyang TikTok pun Bisa Jadi CV Kreatif buat Lamar Kerja terminal mojok.co cv lamaran kerja desain kreatif

Share on FacebookShare on Twitter

“Sebenarnya, saat melamar pekerjaan, foto kita perlu dilampirkan di CV nggak, sih?”
Pertanyaan itu selalu ditanyakan oleh bebeberapa rekan yang ingin melamar kerja sekaligus mengikuti proses wawancara kerja, maupun memperbaiki CV-nya menjadi lebih baik. Opini saya selalu sama tiap kali mendapat pertanyaan tersebut.

“Tergantung, melamar untuk posisi apa dan perusahaannya bergerak dalam bidang apa.”

Sebab, pada dasarnya, memang tidak semua HRD mematok, menjadikan, atau melihat CV kandidat sebagai tolok ukur, apakah kandidat dinilai baik atau tidak—lebih jauh lagi, diterima atau tidak di suatu perusahaan. Termasuk foto yang dilampirkan pada CV dari setiap kandidat.

Agar lebih valid dan mendapatkan beberapa sudut pandang, hal ini sudah coba saya diskusikan dengan beberapa rekan yang bekerja sebagai HRD, juga memiliki User dengan karakteristik beragam saat melakukan review CV kandidat.

Pasalnya, sebagian HRD tidak menghiraukan foto yang dilampirkan oleh para pelamar kerja. Dan biasanya akan lebih fokus untuk melihat atau membaca semua keterangan yang ada pada CV. Khususnya, kemampuan apa saja yang dimiliki oleh kandidat tersebut, berapa lama sudah bekerja, dan/atau punya pengalaman kerja apa saja. Apakah relate atau tidak dengan posisi yang dilamar saat ini.

Selain itu, teman-teman HRD lain juga menjelaskan, mereka tidak begitu menghiraukan foto kandidat, agar tidak terjadi bias dan larut dalam prasangka. Karena tidak bisa dimungkiri, ketika kita melihat wajah seseorang, ada kalanya kita melakukan penilaian di awal. Penilaian di awal yang dimaksud itu seperti bagaimana gaya bicaranya, sifatnya seperti apa, dan seterusnya, dan seterusnya.

Jika sudah larut dalam prasangka, lalu malah ada rasa suka atau tidak suka hanya karena melihat foto, kan malah bahaya.

Pada kesempatan lain, saya pernah bekerja sama dengan beberapa user yang asalnya dari luar negeri, ia malah keheranan ketika melihat CV dari para kandidat yang mengikuti proses wawancara, selalu dilampirkan foto. Saat itu ia berkata,

Baca Juga:

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

Jadi PNS Nggak Benar-benar Gratis, tetap Butuh Duit 

“Saya tidak mengerti, kenapa banyak sekali pelamar kerja yang melampirkan foto di CV mereka. Untuk apa? Kenapa tidak fokus kepada kompetensi saja?”

Ada benarnya juga, tapi tidak sepenuhnya salah juga, sih.

Begini. Di sisi lain, foto yang dilampirkan pada CV juga tidak bisa disepelekan untuk memberikan informasi terkini mengenai kandidat. Apalagi, saat ini pembuatan CV terbilang luwes dan kreatif. Jadi, bisa dipadu-padankan juga dengan melampirkan foto yang casual, tapi tetap sopan dan merepresentasikan diri. Misalnya saja, foto kalian yang sedang menjalani hobi.

Ingat, tetap dengan tampilan dan outfit yang sopan, ya. Kalian mau melamar kerja, bukan ingin posting foto yang terlihat estetik di akun Instagram. Jadi, jangan terlalu banyak edit, apalagi dikasih filter ala-ala Instagram Story. Saran saya, sih, jangan. Pokoknya jangan.

Sebagai contoh, untuk kalian yang suka hiking, foto kalian saat mendaki atau ketika tiba di puncak bisa digunakan sebagai representasi mengenai hobi kalian. Dan ini bisa diaplikasikan, kok.

Tidak hanya itu, beberapa posisi di suatu perusahaan juga masih membutuhkan lampiran foto di setiap CV pelamar kerja. Tentunya untuk mengimbangi beberapa kebutuhan juga permintaan dari klien atau ketentuan lain di perusahaan. Biasanya untuk beberapa posisi seperti frontliner, sekretaris, atau PA (Personal Assistant).

Bagi sebagian HRD yang beranggapan bahwa lampiran foto itu penting, biasanya hal ini juga dilakukan untuk efisiensi waktu dalam proses wawancara kerja. Tidak bisa dimungkiri, ada posisi tertentu yang mengharuskan HRD untuk melihat foto yang dilampirkan pada CV terlebih dahulu, karena permintaan maupun kebutuhan.

Itulah kenapa jika kalian lebih memilih melampirkan foto pada CV saat melamar kerja, pastikan menggunakan foto terbaik dan yang paling baru. Jangan foto jadul, foto saat masih anak-anak, apalagi pinjam foto milik teman untuk dilampirkan pada CV. Aduh, jangan. Pokoknya, jangan.

Perhatikan pula posisi yang kalian lamar. Jika untuk front office, operasional, atau yang berkaitan dengan pelanggan, akan lebih baik jika melampirkan foto. Sebab, biasanya ada beberapa syarat dan kebijakan yang harus dipenuhi.

Dari sisi perusahaan, foto yang terlampir pada CV bisa dijadikan juga sebagai kelengkapan administrasi dan/atau kebutuhan audit. Jadi, mohon saling memahami ya, teman-teman pelamar kerja di mana pun berada. Semoga bisa menjawab tentang apakah sebaiknya melampirkan foto atau tidak pada CV. Dah ya, nggak perlu bingung lagi jadinya, Mylov.

BACA JUGA Tutorial Putus yang Baik dan Benar Sesuai dengan Kaidah yang Telah Disempurnakan dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Juli 2020 oleh

Tags: cvfoto CVpelamar kerja
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

gaji dua digit staf admin Dear Fresh Graduate, Gaji Pas-pasan Belum Tentu Rezeki Juga Pas-pasan

Mungkin Nggak sih Fresh Graduate Mendapatkan Gaji Dua Digit per Bulan?

24 April 2021
Ikut Job Fair Beneran Bisa Dapat Kerja Nggak, sih? Bisa dong!

Ikut Job Fair Beneran Bisa Dapat Kerja Nggak, sih? Bisa dong!

11 Agustus 2022
Kenapa Ada Syarat Identitas Tertentu untuk Calon Pelamar Kerja? terminal mojok.co

Kenapa Ada Syarat Identitas Tertentu untuk Calon Pelamar Kerja?

13 Agustus 2021
Tips Apply CV via LinkedIn biar Nggak Cuma Ngetik "Interested" di Kolom Komentar terminal mojok.co

Tips Apply CV via LinkedIn biar Nggak Cuma Ngetik “Interested” di Kolom Komentar

30 April 2021
3 Jenis Background Check yang Perlu Diketahui Para Kandidat Saat Melamar Pekerjaan terminal mojok

3 Jenis Background Check yang Perlu Diketahui Para Kandidat Saat Melamar Pekerjaan

1 Mei 2021
Jadi PNS Nggak Pernah Gratis, tetap Butuh Duit  Mojok.co

Jadi PNS Nggak Benar-benar Gratis, tetap Butuh Duit 

8 November 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.