Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

Izzatun Nisa oleh Izzatun Nisa
5 Januari 2026
A A
Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat Mojok.co

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Liburan di dalam kota Palembang itu terbatas. Pilihannya itu-itu saja dan monoton. Itu mengapa, banyak orang Palembang memutuskan ke luar kota ketika benar-benar ingin healing. Termasuk saya dan keluarga. 

Salah satu tujuan luar kota yang jadi destinasi healing favorit orang Palembang adalah Lampung. Selain tidak perlu menyeberangi lautan sehingga lebih minim risiko, di Lampung ada banyak pilihan wisata. Salah satunya wisata pantai yang bisa menambah asupan vitamin sea. 

Akan tetapi, healing yang paripurna itu memang perlu dibayar dengan harga yang tidak murah. Tidak melulu soal duit, tapi juga tenaga. 

Ongkos tol Palembang-Lampung yang tidak murah

Biaya yang paling terasa dari liburan ke Lampung dari Palembang adalah ongkos tol. Seperti yang sudah jadi pembicaraan banyak orang, ongkos tol Sumatra lumayan menguras kantong, minimal banget keluar duit Rp50.000. Sementara untuk perjalanan tol Palembang (Kayu Agung) ke Bandar Lampung (Kota Baru) menghabiskan biaya sekitar Rp360.000. 

Nominal yang cukup besar untuk kaum mendang-mending. Dan, ongkos itu terasa semakin berat ketika melihat fasilitasnya. Misal, ketika mampir rest area, fasilitasnya tidak sebaik dan sekinclong rest area Pulau Jawa.

Apalagi saat ini ada perbaikan di KM 345+150 sampai KM 348+850 yang belum kunjung selesai sejak beberapa bulan lalu. Kerusakan jalannya menurut saya luar biasa parah meski hanya 3 kilometer saja. Kendaraan sampai harus antre satu per satu untuk melalui kilometer tersebut, tidak bisa menyalip, dan kecepatan cuma di 30-60 km/jam. Bahkan, tekstur jalan yang rusak benar-benar seperti jalanan rusak level jalan perkampungan atau desa.

Kondisi jalan yang sedang perbaikan diperparah dengan penerangan yang amat minim di malam hari. Jadi, pengendara benar-benar harus waspada dan siaga bila melewati kilometer tersebut saat hari sudah gelap.

Sumatra memang tidak bisa dibandingkan dengan Pulau Jawa. Healing di Jawa terasa lebih mudah karena ada berbagai moda transportasi di sana. Sementara di Sumatra, Palembang ke Lampung misal, hanya bisa menggunakan roda empat, entah mobil pribadi, bus, atau travel. 

Baca Juga:

Tol Trans Sumatera Kayu Agung–Palembang Bikin Istigfar: Jalan Berlubang, Licin, Minim Penerangan padahal Tarif Mahal~

Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun

Sebenarnya bisa sih naik kereta api. Tapi, sayangnya, jadwal perjalanan kereta api dari Palembang (Kertapati) ke Bandar Lampung (Tanjung Karang) hanya tersedia satu jadwal saja di pagi hari. Durasi perjalanannya pun bisa mencapai 9 jam. 

Wisata Lampung yang menggeliat

Segala upaya healing Palembang ke Lampung sebenarnya terbayar dengan yang didapat. Lampung daerah yangs eru utnuk dikulik, terlebih wisata pantai yang sedang menggeliat. Di sana ada resor dan pantai-pantai seperti yang ada di Bali, sampai yang lebih fokus dengan berbagai jenis wahana permainan air maupun hiburan di pinggir pantai.

Selain terkenal dengan Taman Nasional Way Kambas dan gajah bernama Nisa, di ibu kota provinsi, yaitu Bandar Lampung, juga terdapat tempat wisata bernama Lembah Hijau. Di sana juga terdapat gajah yang didatangkan langsung dari Way Kambas. Ini juga bisa jadi pilihan bagi yang kuat berkendara sampai Bandar Lampung saja dan enggan jauh-jauh sampai ke Lampung Timur.

Sebenarnya wisata Lampung yang menggeliat bisa menjadi keuntungan bagi orang Palembang seperti saya. Untuk menikmati interaksi dengan satwa liar, seperti gajah, harimau Sumatra, kami tidak perlu tidak perlu menyeberang sampai ke Taman Safari Bogor lagi. Untuk menikmati pantai dengan pasir putih juga tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam demi budget liburan ke Bali. 

Kini kami ada pilihan lain yang lebih mudah aksesnya dan terjangkau dari sisi harga, walau memang semua itu ada “harga” yang mesti dibayar. 

Penulis: Izzatun Nisa Syahidah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Alasan Orang Klaten Lebih Memilih Plesir ke Jogja ketimbang Solo, padahal Sama-sama Dekat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Januari 2026 oleh

Tags: lampungorang palembangpalembangwisata lampungwisatawan palembang
Izzatun Nisa

Izzatun Nisa

Ibu rumah tangga yang merantau. Dulu belajar teknologi pangan, lalu menjadi penulis konten. Aktif di komunitas ibu-ibu, serta pemerhati dinamika politik dalam dan luar negeri.

ArtikelTerkait

Bersyukur Ditolak Unsri dan Diterima UIN Palembang, Ternyata Kampusnya Lebih Nyaman Mojok.co

Bersyukur Ditolak Unsri dan Diterima UIN Palembang, Ternyata Kampusnya Lebih Nyaman

8 Maret 2024
Brebes, Lampung versi Jawa Tengah (Unsplash)

Alasan Brebes Layak Disebut Lampung Versi Jawa Tengah

10 Mei 2023
Balada Suka Duka Orang Ibu Kota yang Merantau ke Tanah Lampung terminal mojok.co

Balada Suka Duka Orang Ibu Kota yang Merantau ke Tanah Lampung

4 Januari 2021
Jalan RE Martadinata Bandar Lampung Menjebak Pengendara! (Unsplash)

Kerusakan Jalan RE Martadinata Bandar Lampung Membuatnya Menjadi Salah satu Jalanan Problematik di Provinsi Lampung

17 Oktober 2023
Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak "Anjing" pula

Bandung di Mata Orang Palembang: Udah Mahal, Banyak “Anjing” pula

24 Februari 2024
Perantau dari Palembang Bersiaplah Menerima Pertanyaan-pertanyaan Ini Mojok.co

Perantau dari Palembang Bersiaplah Menerima Pertanyaan-pertanyaan Ini

17 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Pustakawan, Profesi yang Sering Dianggap Remeh, padahal Kerjanya Enak dan Banyak Untungnya

7 Mei 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota Mojok.co

5 Kelemahan Punya Rumah Dekat Sawah yang Jarang Disadari Orang Kota

10 Mei 2026
Orang Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang Mojok.co

Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

5 Mei 2026
Derita Orang dengan Logat Bekasi yang Hidup di Solo (Unsplash)

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

10 Mei 2026
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.