Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Kurikulum Merdeka Membunuh Pramuka?

Radinopianto oleh Radinopianto
1 Maret 2024
A A
Kurikulum Merdeka Belajar Membunuh Pramuka? (Unsplash)

Kurikulum Merdeka Belajar Membunuh Pramuka? (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

Kegiatan Pramuka Memang Cuma Buang-buang Waktu, dan Justru Itulah Tujuannya

Menjamurnya Bimbel Bukan karena Pendidikan Kita Ampas, tapi karena Mengajar di Bimbel Memang Lebih Mudah

Revitalisasi pramuka membawa dampak baik yang signifikan di dunia pendidikan. Peran sertanya berkontribusi cukup mencerahkan, apalagi di tengah geliat Kurikulum Merdeka.

Pramuka tidak lari di tempat, tidak lagi jumud, tidak juga kental dengan perpeloncoan dan sejenisnya. Apalagi sampai masuk ke zona perundungan. Metamorfosa aktivitasnya tak hanya terjebak dengan menyanyi, tepuk tangan, yel-yel, dan baris-berbaris belaka. Pramuka berkembang lebih jauh seiring berputarnya waktu, sehingga mampu menyedot cukup minat peserta didik.

Di tengah konsep Kurikulum Merdeka Belajar, Pramuka mengubah wajahnya dalam kemasan menarik yang lebih modern. Aktivitas ini menyesuaikan dengan zaman tapi tidak meninggalkan jiwanya yang termaktub dalam pendidikan dasar.

Jika menengok ke sejarah bangsa ini, gerakan pramuka berkontribusi besar dalam pembentukan karakter. Ia memberikan titik cerah yang menggembirakan dalam pembentukan manusia tak sebatas pengakuan.

Kurikulum Merdeka Belajar mengguncang pramuka

Namun belakangan, keraguan melanda langit Indonesia. Kabar yang beredar cenderung sumir dan kehilangan arah. Konon katanya, hadirnya Kurikulum Merdeka Belajar membuat pramuka tidak lagi menjadi ekstrakurikuler wajib. Episode ini tentu membuat gelisah, apalagi jika kita mencermati Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Program P5 dalam Kurikulum Merdeka Belajar memandang pramuka bukan lagi bagian wajib bagi siswa. Menurut saya, cara menerjemahkan program tersebut tidak jelas dan tidak mempunyai dasar yang kuat. Terutama ketika menghubungkannya dengan peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib.

Baca halaman selanjutnya: Dua hal yang sebetulnya berbeda…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 1 Maret 2024 oleh

Tags: kurikulumKurikulum baruKurikulum Merdeka Belajarmerdeka belajarpramuka
Radinopianto

Radinopianto

Penulis fiksi dan non fiksi, sebagai ASN di lingkungan pemkab OKU Selatan, aktif sebagai pelatih pembina pramuka di kwarcab OKU Selatan.

ArtikelTerkait

Nadiem Makarim dan Teks Pidato untuk Hari Guru yang Penuh dengan Harapan Baru MOJOK.CO

Nadiem Makarim, Kita Lebih Membutuhkan Program Merdesa Belajar Sebelum Merdeka Belajar

28 Juli 2020
Pengalaman Sales Platform Pendidikan Menjadi Guru Dadakan: kalau Keadaannya Begini, Nggak Kaget kalau Guru Mengeluh dan Stres

Pengalaman Sales Platform Pendidikan Menjadi Guru Dadakan: kalau Keadaannya Begini, Nggak Kaget kalau Guru Mengeluh dan Stres

1 September 2024
Kampus Mengajar Tidak Menjamin Mahasiswa Merdeka Belajar (Unsplash)

Dosa Program Kampus Mengajar yang Malah Berisi Feodalisme Dosen dan Keserakahan Pihak Sekolah

12 Oktober 2023
Seharusnya Utang Piutang Masuk dalam Kurikulum Pendidikan Indonesia terminal mojok.co

Seharusnya Utang Piutang Masuk dalam Kurikulum Pendidikan Indonesia

22 Februari 2021
di kuburan

Pengalaman Numpang Tidur di Kuburan

18 Oktober 2019
Ikut Bimbel untuk Masuk PTN Itu Sebenarnya Tidak Perlu-perlu Banget, kecuali...  

Menjamurnya Bimbel Bukan karena Pendidikan Kita Ampas, tapi karena Mengajar di Bimbel Memang Lebih Mudah

12 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Mata Kurir, Metode Pembayaran COD Lebih Baik Dihapuskan Mojok.co kurir paket

Lika-liku kurir saat mengantar paket COD ke desa, kadang jadi pahlawan, seringnya jadi pesakitan

16 Juli 2026
Berhentilah Percaya Stigma Buruk Jalur Pantura Subang, Kawasan Ini Bukan Cuma soal Warung Remang-remang

Berhentilah percaya stigma buruk jalur pantura Subang, kawasan ini bukan cuma soal warung remang-remang

13 Juli 2026
Kebodohan konsumen Indomaret yang merusak kenyamanan belanja (Unsplash)

Akulah pelanggan Indomaret yang resah itu gara-gara konsumen nggak ada akhlak yang merusak kenyamanan belanja

17 Juli 2026
Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI Mojok.co

Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI 

13 Juli 2026
Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026
Pelajaran mahal bisnis rumahan di Surabaya biar cepet balik modal (Unsplash)

Pelajaran mahal buat kamu yang ingin buka usaha rumahan berupa warung makan di Surabaya supaya cepat balik modal

13 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.